Mohon tunggu...
Sindy Fiona
Sindy Fiona Mohon Tunggu... cnn

be u're self

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Pentingnya Sistem Pengelolaan Keuangan Sekolah Melalui Pendekatan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)

21 Juni 2021   10:51 Diperbarui: 21 Juni 2021   11:07 45 1 0 Mohon Tunggu...

Manajemen keuangan adalah salah satu aktivitas manajemen sekolah yang ikut serta memantau jalannya aktivitas pembelajaran di lembaga sekolah sebagiamana biasanya yang terjalin di substansi atau kegiatan manajemen pembelajaran biasanya. Manajemen keuangan ini umumnya melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan pengendalian. keberhasilan manajemen sekolah dalam pengelolaan keuangan sekolah tergantung pada perencanaan yang mumpuni. Manajemen berbasis sekolah sendiri yakni suatu konsep yang menawarkan otonomi pada sekolah untuk meningkatkan kualiatas sekolah.

Bagi Mujamil Qomar,( Qomar., 2007, hal. 163) sepanjang ini terdapat kesan kalau keuangan merupakan segalanya dalam memajukan sesuatu lembaga pembelajaran. Tanpa sokongan finansial yang lumayan, manajer lembaga pembelajaran seolah tidak dapat berbuat banyak dalam upaya memajukan lembaga pembelajaran yang dipimpinnya. Karena, mereka berpikir seluruh upaya memajukan tetap wajib dimodali duit. Upaya memajukan komponen- komponen pembelajaran tanpa diiringi sokongan duit seolah tentu menyudahi di tengah jalur. Keuangan serta pembiayaan ialah kemampuan yang sangat memastikan dalam penyelenggaraan pembelajaran.

Manajemen keuangan pondok pesantren merupakan segala kegiatan aktivitas yang berhubungan langsung dengan upaya buat memperoleh dana dengan meminilmalkan biaya dan upaya pemakaian serta penglokasian dana tersebut jadi lebih efisien serta efektif. Ada pula guna dari manajemen keuangan dalam pondok pesantren yakni melakukan aktivitas supaya sesuatu tujuan tercapai secara efisien serta efektif. Terselenggaranya pembelajaran yang bermutu butuh terdapatnya pengelolaan keuangan secara merata serta handal terhadap sumber energi yang terdapat dalam lembaga sekolah. Dalam konteks tersebut, keuangan ialah sumber yang sangat dibutuhkan sekolah selaku perlengkapan buat memenuhi bermacam fasilitas serta prasarana pendidikan di sekolah, tingkatkan kesejahteraan guru, layanan sekolah dan program supervisi yang terdapat.

Oleh sebab itu, selaku pemimpin dalam pembelajaran di sekolah wajib mengenali serta sanggup mengelola keuangan sekolah/ sekolah islam dengan baik, bertanggung jawab serta transparan kepada warga serta pemerintah( Sulistyorini, 2009, perihal. 130). Sebagaimana yang tertuang dalam PP Pasal 48 tahun 2006 tentang pengelolaan dana pembelajaran, pengalolaan dana pembelajaran bersumber pada pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas publik. Keuangandi lembaga pembelajaran ialah bagian yang sangat berarti sehingga butuh diatur sebaik- baiknya. Buat itu, dibutuhkan manajemen keuangan yang baik. Manajemen keuangan di lembaga pembelajaran ialah rangkaian kegiatan pengaturan keuangan lembaga pembelajaran mulai perencanaan, pembukuan, pembelanjaan, pengawasan serta pertanggungjawaban keuangan di lembaga pembelajaran. Sebagaimana yang terjalin pada substansi manajemen pembelajaran, aktivitas manajemen keuangan dicoba lewat proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengoordinasian, pengawasan ataupun pengendalian.

Bersumber pada Permendiknas Nomor. 19 Tahun 2007 tentang standar pengelolaan, tiap sekolah pada seluruh jenjang pembelajaran wajib menyusun Rencana Kerja Sekolah( RKS) serta Rencana Aktivitas serta Anggaran Sekolah( RKAS). Komponen keuangan ini butuh dikelolah sebaik- baiknya supaya bisa menggapai tujuan secara maksimal. Yang bermanfaat buat tingkatkan kualitas sumber energi manusia pemerintah wajib melaksanakan pengelolaan anggaran secara handal. Oleh sebab itu, sekolah ataupun pesantren wajib penuhi standart pembiayaan minimun. Pembiayan minimun sendiri terdiri dari bayaran pembedahan, bayaran investasi serta bayaran personal.

VIDEO PILIHAN