Mohon tunggu...
Sigit Eka Pribadi
Sigit Eka Pribadi Mohon Tunggu... Administrasi - #Juara Best In Specific Interest Kompasiana Award 2023#Nominee Best In Specific Interest Kompasiana Award 2022#Kompasianer Terpopuler 2020#

#Juara Best In Specific Interest Kompasiana Award 2023#Nominee Best In Specific Interest Kompasiana Award 2022#Kompasianer Terpopuler 2020#Menulis sesuai suara hati#Kebebasan berpendapat dijamin Konstitusi#

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Kaderisasi Itu Penting, Jangan Biasakan Ketergantungan dengan Karyawan Irreplaceable!

6 Desember 2023   10:38 Diperbarui: 9 Desember 2023   19:05 715
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Gambar Karyawan Irreplaceable di kantor | Dokumen Foto via Freepik

Suatu ketika saya pernah mendapati kondisi salah satu divisi team kerja kantor terkendala produk kerjanya belum selesai akibat salah satu karyawan anggota tim kerja yang membidangi produk kerja tersebut jatuh sakit dan sedang terbaring dirawat di rumah sakit.

Selama si karyawan tersebut jatuh sakit itu jugalah ternyata enggak ada yang mampu meng-handle untuk menuntaskan produk kerjanya dan memang faktanya posisi yang diduduki karyawan yang sedang sakit tersebut vital.

Anda tentu bisa bayangkan bagaimana kekisruhan yang terjadi, apalagi sudah deadline dan kerjaan harus segera selesai tapi yang mengerjakan sedang dirawat dirumah sakit, didelegasikan kepada karyawan lain enggak ada yang bisa. Atasan bingung, anggota tim pun bingung harus bagaimana. 

Mau dipaksakan si karyawan mengerjakan enggak mungkin. Masa iya, dengan kondisi terbaring sakit dirawat di rumah sakit tetap disuruh mengerjakan. Enggak mungkin, kan.

Sehingga apa lacur, produk kerja jadi terbengkalai karena enggak ada yang bisa mengerjakan selain dirinya. Padahal tuntasnya produk kerja tersebut sudah deadline dan amat ditunggu hasilnya.

Namun karena tetap tidak ada yang bisa mengerjakannya maka gagal lah produk tersebut dituntaskan. Tentu saja hal ini jadi teguran dan sekaligus jadi evaluasi secara keseluruhan. Sebab secara umumnya tetap kantor yang terdampak. 

Tentunya juga, hal ini sangatlah riskan bila dibiarkan, sehingga kantor menerapkan kebijakan untuk membuka ruang kaderisasi bagi beberapa karyawan untuk mem-back up posisi-posisi tertentu yang dinilai vital ataupun krusial.

Dari situasi yang pernah terjadi inilah dapat tergambarkan dengan jelas bahwa telah terjadi ketergantungan pada satu karyawan dalam satu bidang kerja tertentu dan sudah jadi kebiasaan dan dianggap biasa.

Atau dengan kata lain adalah, telah terjadi kondisi adanya karyawan irreplaceable disuatu kantor atau terjadi adanya karyawan yang tak tergantikan, tanpa andil karyawan tersebut kerjaan bakal mandeg. Telah terjadi pula situasi ketergantungan dan mengandalkan karyawan yang irreplaceable tersebut.

Disinilah pada akhirnya yang menegaskan bahwa kaderisasi karyawan dalam rangka juga regenerasi untuk tidak terjadi kondisi irreplaceable pada satu karyawan adalah penting bagi masa depan organisasi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun