Digital

Implementasi Siakad, Memudahkan Tata Kelola pada Kampus

15 Mei 2019   14:46 Diperbarui: 15 Mei 2019   14:59 10 0 0

Penggunaan Sistem Informasi pada suatu universitas, telah menjadi suatu kebutuhan untuk sebuah pengelolaan sistem kelola universitas yang baik dan terintegrasi. 

Sistem Informasi Akademik atau bisa disebut dengan SIAKAD ini dirancang dan dibuat untuk megintegrasikan sistem yang telah ada , contohnya seperti Sistem Keuangan dengan Sistem Informasi kemahasiswaan yang telah terintegrasi dalam satu sistem.

Tujuan Implementasi Sistem Informasi Akademik ini adalah untuk memastikan semua komponen dalam kampus telah terintegrasi dan terstuktur dengan baik.Sejauh ini integrasi antar komponen-komponen sistem akademik ini telah berjalan dengan baik dan mumpuni untuk memenuhi proses bisnis di kampus. 

Hasil yang diberikan pada implementasi sistem ini adalah, integrasi sistem lebih baik dan keluarannya adalah sebuah pengeloalan yang lebih mudah dalam proses perkuliahan dan pembayaran.

Dalam mendukung implemantasi SIAKAD, harus ada ketersediaan dan kelengkapan infrastruktur untuk menunjang implementasi sistem yang telah dilakukan, seperti Server, Database (SQL Server), LAN Metropolitan, Komputer, dan juga menara Jaringan. 

Semua telah dianggarkan untuk pembelian semua penunjang disediakan semua agar implementasi sistem pada kampus berjalan dengan baik. Untuk anggaran atau biaya telah di sesuaikan dengan kebutuhan penunjang sistem yang di implementasikan.

Dalam  pemilihan karyawan yang terlibat dalam pembuatan dan implementasi sistem informasi akademik ini  dilakukan oleh tenaga IT yang telah bekerja lama dan tenaga lepas untuk melakukan pemeliharaan sistem.

Tugas pada input output data adalah 

  • memasukkan data anggran infrastruktur pada kebutuhan kampus
  • input data akhir mahasiswa yang telah diinputkan oleh dosen bersangkutan.

Tugas Pemrograman

  • Membangun software sesuai kebutuhannya universitas dalam menunjang kegiatan perkuliahan beserta administrartifnya.

Tugas Analisis Sistem

  • Menganalisa sistem yang sudah ada dan akan menjadi pembeda dengan sistem yang telah ada sebelumnya.
  • Menetapkan metode pengimplementasian software sistem apakah telah sesuai atau belum
  • memikirkan probabilitas sistem apabila jaringan mengalami masalah diluar sistem.

Soal pelatihan juga disiapkan untuk implementasi sistem informasi akademik ini, seperti memberi pengarahan penggunaan sistem, alur sistem, input data. yang menjadi pesertanya adalah, dosen, petugas TU, Petugas keamanan, OB, dan pegawai universitas. 

Kesulitan yang sering di temui dalam proses pembuatan software  adalah pada pemrogramannya.  Permasalahan seperti, sulitnya memahami bahasa pemrogramana dengan algoritma yang kompleks.

 Contohnya, Menampilkan data range  tanggal dan bulan sesuai kalender akademik dan penerapan penilaian mahasiswa dalam bentuk ranking.

Untuk pengetesan sistem informasi akademik harus melalui pengujian untuk memastikn apakah integrasi sistem dalam implementasinya sesuai dan dapat menerima inputan dan menghasilkan output yang sesuai.

lalu di tahap tes penerimaan akan dicoba dengan data asli yang diterapakn hari ini dan masa uji coba menggunakan data asli ini ditetukan dengan jangka waktu selam 2 bulan pertama untuk mengeahui implementasi sistem bisa dibilang berhasil.