Mohon tunggu...
SehatQ
SehatQ Mohon Tunggu... SehatQ

Asisten Kesehatan Keluarga Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Virus Campak Merajalela, Ini yang Wajib Kamu Ketahui

22 Juli 2019   14:07 Diperbarui: 25 Juli 2019   00:10 0 0 0 Mohon Tunggu...

Semakin berkembangnya zaman dan teknologi kedokteran, tidak serta merta membuat kesehatan masyarakat semakin membaik. Bukan hanya trend dunia fashion dahulu yang sekarang comeback, ternyata virus campak juga bisa ikutan comeback.

Tahun 2018 virus campak merajela. Bukan main, diperkirakan kasus campak di dunia melonjak 50%. Kok bisa ya?

Pasti pernah kan mendengar tentang gerakan anti-vaksin yang baru-baru ini ramai diberitakan. Nah inilah biang keladi mengapa virus campak kembali merajalela.

Gerakan ini dipicu oleh hoax yang beredar secara cepat di media sosial. Hoax tersebut adalah vaksin terhadap virus campak dapat menyebabkan autisme dan ini tentu saja meresahkan orangtua sehingga enggan memberikan vaksin bagi anak-anaknya.

Agar tidak salah kaprah lagi, mari simak 3 fakta penting seputar virus Campak berikut ini.

1.Virus Campak Sangat Mudah Menular
Virus campak hidup di hidung dan tenggorokan orang yang terinfeksi. Oleh sebab itu, orang yang terinfeksi virus campak dapat menularkannya ke orang lain lewat bersin dan batuk.  

Dan yang lebih parahnya lagi, virus campak dapat ditularkan ke orang lain bahkan ketika orang yang terinfeksi belum menunjukkan gejala. Diperkirakan 90% orang yang terpapar virus campak pasti akan mengalami campak

2.Virus Campak Menimbulkan Komplikasi Serius
Selama ini banyak orang berpikir bahwa campak hanya menyerang anak kecil dan menimbulkan demam serta ruam-ruam merah menimbulkan bekas yang mengganggu penampilan. Namun anggapan ini salah.

Faktanya virus campak dapat menyerang segala usia. Komplikasi serius campak paling rentan terjadi bila terjangkit virus campak pada usia kurang dari 5 tahun dan lebih dari usia 20 tahun.

Komplikasi serius yang dapat ditimbulkan virus campak antara lain: peradangan otak yang menyebabkan kerusakan otak dan ketulian, diare, infeksi paru, dan infeksi telinga. Jadi jangan disepelekan ya.

3.Vaksin Aman dan Efektif Melindungi dari Virus Campak
Vaksin campak efektif mencegah terjangkitnya virus campak. Faktanya vaksin campak telah berhasil menurunkan kejadian campak sebanyak 99% dibandingkan era sebelum ditemukannya vaksin campak.

Selain efektif, vaksin campak juga terbukti aman. Pada tahun 2010, sebuah penelitian membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara vaksin campak terhadap efek samping autis,

Inilah 3 fakta penting seputar infeksi virus campak yang mesti kamu ketahui. Hikmahnya kita wajib lebih bijak menelan dan mencerna informasi.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x