Mohon tunggu...
satria revolusi
satria revolusi Mohon Tunggu...

"menjadi penulis hebat" kata itu selalu kutemukan ketika masuk dalam kamarku, karena ku yakin hukum tarik menarik itu ada. aku yakin cita-cita besarku menjadi nyata untuk setiap hari dan setiap goresan tintaku.

Selanjutnya

Tutup

Keamanan

Perselingkuhan Konflik dan Konspirasi

30 Mei 2013   18:24 Diperbarui: 24 Juni 2015   12:47 262 0 1 Mohon Tunggu...

Konflik menurut kamus besar Indonesia adalah suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Sedangkan Konspirasi adalah Persekonggkolan jahat yang bersifat sangat rahasia dan tertutup antara beberapa orang atau kelompok terhadap kelompok lain atau individu yang membuat kelompok yang menjadi korban tersebut dirugikan.

Telah berabad-abad lamanya konflik marak sekali terjadi di Dunia ini dan tidak sedikit yang menyisakan korban baik harta maupun jiwa dan menyulut percikan dendam. Bukan Cuma itu konspirasi juga telah lama sekali terjadi bahkan pada Zaman Kulafaur Rusiddin Umar Bin Al-Khathab yang dijuluk sebagai Al-Faruq atau pemisah antara yang Halal dan yang Haram, Amirul Mukminin tersebut pada saat mengimani Sholat Subuh di Masjid Nabawi Madinah ditusuk oleh seorang budak bernama Abu Lu’lu’ah (abu lulu) budak milik Mughirah bin Syu’bah dengan pisau bermata dua,  menurut berbagai sumber Abu Lulu membunuh umar tidak sendiri melainkan ada perencanaan atau konspirasi yang dilakukannya dengan Seorang Nasrani bernama Jufainah dan Hormuzan Raja Romawi yang telah ditahlukan dan dimaafkan hingga ia tinggal di Madinah. Penyebab terbunuhnya Umar Al-Faruq tersebut tidak lain adalah dendam lama orang-orang Persia dan Romawi yang runtuh Imperiumnya akibat Islam membebaskan Iraq dan Syam (sekarang Palestina, Lebanon dan Syiria).

Bukan Cuma Umar saja, bahkan Khalifah ketiga Usman bin Affan  terkena fitnah Ibnu Saba yang menjalar diantara Kufah dan Basyrah hingga menimbulkan pemberonakan terhadapnya, di Madinah Ia terkepung pemberontak yang benci terhadap kekhalifahannya yang mengangkat orang-orang muda sebagai Gubernur dibeberapa wilayah (konon menurut sumber relative yang diangkat dari Bani Umayah) hingga ia terbunuh oleh komplotan Muhammad bin Abu Bakar dalam rumahnya ketika ia sedang membaca ayat suci Al-Quran, bahkan ironisnya pada saat pemakamanya yang tidak lebih dihadiri 10 orang pelayat, Jenazahnya dilempari batu namun dihalau oleh Ali bin Abi Talib.

Disini kita melihat Konspirasi itu terjadi sejak zaman dahulu kala, apalagi zaman sekarang ini yang manusianya lebih cerdas dalam strategi modern. Di NTB pernah terjadi Isu penculikan yang memakan korban jiwa dan menyisakan trauma ditengah Masyarakat, anehnya lagi pihak kepolisian berhasil menangkap penyebar SMS gelap bernada Sara tersebut yang berasal dari NTB sendiri, namun jauh sebelum terjadinya Isu penculikan di NTB khususnya Pulau Lombok pernah juga ada Isu Penculikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu Kota Maumere yang bermula dari SMS yang sama persis dengan isi SMS yang beredar pada saat isu penculikan di NTB. Ini menjadi pertanyaan pada benak kita, Apakah SMS yang beredar itu bermula dari Pulau Lombok atau NTB? Jika benar kenapa bisa sama dengan Isi SMS dari Maumere yang kejadiannya jauh sebelum kejadian di Lombok? Dimana Kinerja serta Kredibilitas Aparat yang berwajib menangani masalah yang begitu komplet ini? Ataukah motif dan tujuan apakah dibalik Isu yang mengoyangkan kerukunan di NTB ini? Sepertinya kita membutuhkan Keterbukaan Informasi Publik untuk meminimalisir segala sesuatu yang tejadi kedepan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x