Mohon tunggu...
Saskia PutriJenifa
Saskia PutriJenifa Mohon Tunggu... Mahasiswa Ilmu Komunikasi

SaskiaūüĆľ Pengen jadi jurnalis‚̧ԳŹūüéď

Selanjutnya

Tutup

Karir

Tren Bekerja Sukses dengan Digital Nomad

4 Desember 2019   11:18 Diperbarui: 4 Desember 2019   13:44 0 1 1 Mohon Tunggu...

By: Saskia Putri Jenifa

 Ilmu Komunikasi

Bekerja dengan mudah namun tetap mendapatkan penghasilan yang tinggi merupakan dambaan setiap orang. Apalagi di era modern seperti saat ini, ketatnya persaingan dalam  mendapatkan pekerjaan semakin membuat orang-orang terpacu  untuk menciptakan berbagai jenis pekerjaan baru, salah satunya adalah Digital Nomad.

Digital Nomad merupakan sebuah pekerjaan yang dilakukan tanpa terikat oleh ruang dan waktu hanya dengan memanfaatkan media digital dan jaringan internet.  Pengusaha digital secara nomaden ( berpindah-pindah) biasanya  bekerja secara independen dengan jarak yang lumayan  jauh, seringkali  usahanya dijalankan di negara yang berbeda dengan yang ia tempati. Digital Nomad  dapat memantau dan mengerjakan berbagai usaha mereka kapan dan dimana saja karena mereka tidak harus terikat dengan spasial dan temporal yang menuntut mereka harus hadir untuk menyelesaikan pekerjaan.

 Jenis usaha yang dibangun oleh para digital nomad ini seperti coffe shop, sarana travelling, restoran, atau menjadi enterpreneur digital dengan menjual buku, lukisan , seni rupa, dan website elektronik  melalui jaringan internet.  Tidak sedikit  pula para pengusaha  digital nomads yang memilih menjadi youtuber, influencer, admin online shop, traveller, dan penulis. Jenis pekerjaan yang mereka pilih bergantung pada minat dan passion yang dimiliki serta  peluang keuntungan  yang akan diperoleh.

Dewasa ini,  digital nomad sangat ramai digandrungi oleh berbagai kalangan . Pensiunan, pengusaha, dewasa maupun remaja bisa dengan bebas berbisnis tanpa memandang usia, pendidikan maupun faktor lainnya. Digital nomad memang saat ini menjadi sebuah trend pekerjaan yang diminati masyarakat. Selain lebih mudah dan efisien, digital nomad juga tidak terlalu membutuhkan modal yang terlalu besar, namun modal juga dibutuhkan tergantung jenis usaha apa yang dipilih oleh pengembara usaha digital ini.

Wilayah pariwisata dan rekreasi seperti Bali, Raja Ampat, Borobudur dan Jakarta menjadi sasaran para pengusaha digital nomads. Berbagai pekerjaan yang dapat dilakukan melalui media digital dan internet mereka ciptakan untuk menopang kegiatan perekenomian.

 Seperti Shabrina Koeswologito, ia merupakan seorang travel blogger dari Indonesia yang saat ini menetap di kota New York. Shabrina memiliki sebuah website  SlowTravelStory.com  yang khusus cerita perjalanan yang bersifat  jangka panjang. Ia  sudah menciptakan  guidebook "Bali From Locals" di Amazon.com. Shabrina juga   berhasil memperoleh pengalaman dan penghasilan besar berkat usahanya dengan menjadi seorang  digital nomads.  

Karena pekerjaan ini sangat mudah  dan cocok untuk berbagai kalangan terutama bagi  millenials membuat digital nomad menjadi  pekerjaan favorit dan sangat ditekuni saat ini. So, tunggu apalagi ayo tambah pengalamanmu  dan kejar impianmu dengan digital nomads!

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x