Mohon tunggu...
Reno Dwiheryana
Reno Dwiheryana Mohon Tunggu... Blogger

blogger harus punya dedikasi dan harga diri. bersyukur seminim apapun keadaan. umur kian bertambah, jatah hidup di dunia semakin berkurang. mati-matian manusia demi dunia, akan tetapi dunia tidak manusia bawa mati. sebanyak apapun harta manusia tidak akan mencukupi hidup yang singkat ini.

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Review "Without Remorse", Visi Besar Cerita Hambar

17 Mei 2021   12:19 Diperbarui: 17 Mei 2021   12:28 131 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Review "Without Remorse", Visi Besar Cerita Hambar
Without Remorse (Observer)

Film bertemakan militer merupakan satu dari sekian genre yang Penulis sukai, semisalkan Saving Private Ryan, Green Zone, Enemy of The Gates, Act of Valor, dan sebagainya. Apa yang menurut Penulis menarik dari kebanyakan film-film bertemakan militer selain perlengkapan maupun persenjataan yang digunakan yaitu efek realistis film sehingga penonton yang menyaksikan seolah turut merasakan tensi ketegangan didalamnya.

Untuk mendapatkan aspek realistis film-film bergenre militer, pada produser film tak segan merekrut mantan tentara maupun agen pemerintahan untuk memberikan gambaran akan seperti apa situasi perang sebetulnya maupun bagaimana strategi pasukan tempur di lapangan.

Satu film bergenre militer yang Penulis tunggu-tunggu yaitu "Without Remorse" yang diangkat dari novel Tom Clancy's dan tayang di layanan Netflix. Film ini dibintangi oleh Michael B. Jordan, berperan sebagai John Kelly anggota Navy SEAL Amerika.

Kisah bermula ketika John dan pasukannya menjalani misi di Aleppo, Syria untuk menyelamatkan sandera seorang anggota CIA. Dalam misi tersebut John sudah merasakan ada sesuatu yang tidak beres dimana mereka ternyata sedang berhadapan dengan militer Rusia, bukan militer pro Assad seperti yang diinformasikan dalam misi.

Tiga bulan berselang, satu per satu anggota tim yang bersama John saat misi di Aleppo terbunuh diprakarsai oleh agen rahasia Rusia yang beroperasi di Amerika. John tak luput dari sasaran, tempat tinggalnya pun disambangi oleh agen rahasia Rusia yang hendak berupaya membunuhnya. Serangan itu menyebabkan istri John yang sedang hamil tewas, sedangkan John tertembak dan mengalami koma.

Informasi akan penyerangan agen rahasia Rusia di Amerika secara tiba-tiba terendus oleh media dan dikhawatirkan dapat memicu ketegangan diantara dua negara. Tak menghendaki hal tersebut terjadi, CIA menolak untuk menginvestigasi pembunuhan oleh agen rahasia Rusia. Hal itu memotivasi rekan John yaitu Karen Grerr membocorkan informasi rahasia kepada John siapa dalang dibalik penyebab istrinya terbunuh.

Setelah kembali fit, diliputi oleh dendam John mulai menyelidiki dalang pembunuh istrinya hingga sampailah ia di Rusia.

Sekilas dari plot cerita berjalan nampak Without Remorse menjanjikan sesuatu yang besar. Sebuah insiden yang memungkinkan Amerika dan Rusia dapat berperang, mungkin orang-orang akan menyebutnya sebagai Perang Dunia ke-3.

Akan tetapi harapan dalam film itu buyar seketika dikarenakan twist plot di tengah jalan. Pengejaran yang dilakukan John bersama timnya guna memburu agen rahasia yang membunuh rekan dan istrinya hanya berujung kepada skema perangkap licik agar Amerika dan Rusia jadi berperang. John dan timnya pun berusaha keluar dari perangkap yang ditujukan kepadanya itu.

Cukup disayangkan memang plot cerita film Without Remorse ini seperti serba nanggung dimana pemburuan John hingga ke Rusia terasa sia-sia, sedangkan hadirnya konflik besar dari insiden saling serang ini justru lenyap begitu saja tanpa adanya penjelasan di akhir.

Dari segi aksi, film Without Remorse ini memang bisa dikatakan baik. Efek tembakan dan ledakan dalam film digambarkan dengan sangat baik, hanya saja mungkin porsinya yang kurang. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x