Mohon tunggu...
Alamsyah
Alamsyah Mohon Tunggu... Jurnalis - verba volent scripta manent

Lisan Terbang, Tulisan Menetap

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Tanaman Dolar, Beracun tapi Banyak Memberi Manfaat

24 September 2021   07:26 Diperbarui: 24 September 2021   07:32 195 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Tanaman Dolar, Beracun tapi Banyak Memberi Manfaat
Tanaman Dolar banyak ditanam orang di rumah. (Foto: Pribadi)

Tanaman hias banyak ditanam di rumah. Selain indah dipandang juga bisa memberi manfaat, baik untuk kesehatan atau memberikan nilai ekonomi. 

Hampir di setiap rumah, orang menanam tanaman hias. Tanaman hias itu sendiri terdiri dari beberapa jenis. Ada tanaman hias bunga, daun, pohon, buah dan akar.

Dari kelima jenis tanaman hias tersebut, masing-masingnya memiliki kandungan kimia, yang jika dimanfaatkan bisa digunakan sebagai obat.

Selain memberikan manfaat, beberapa tanaman hias juga memiliki kandungan racun yang dapat merugikan orang. 

Sebut saja salah satunya tanaman Dolar. Tanaman berbahasa latin Zamioculcas Zamifolia itu disebutkan memang memiliki kandungan racun. 

Adapun racun yang ada pada tanaman Dolar itu bisa membuat kulit iritasi dan gatal-gatal karena mengandung senyawa Oksalat.

Senyawa oksalat, mengutip laman alodokter.com disebut berikutnya sebagai asam oksalat atau oxalic acid adalah senyawa organik yang ditemukan di dalam berbagai tumbuhan. 

Adapun jenis tumbuhan yang mengandung asam oksalat itu terdiri antara lain, sayuran, kacang-kacangan, buah, gandum, kakao dan masih ada lainnya. 

Jika senyawa oksalat itu berlebihan di dalam tubuh, laman ini menulis beberapa risiko jika terkena senyawa tersebut.

Disebutkan bahwa senyawa oksalat bisa meningkatkan risiko terjadinya batu ginjal, menghambat penyerapan nutrisi, menyebabkan hiperoksaluria serta menimbulkan efek interaksi obat.

Kendati mengandung racun, tanaman Dolar tetap banyak ditanam orang. Orang meyakini jika tanaman Dolar memiliki lebih banyak manfaat daripada risiko keracunan yang ditimbulkan melalui getahnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan