Mohon tunggu...
Samuel Benedickson
Samuel Benedickson Mohon Tunggu... Wiraswasta - Wirausaha

Suka membaca, olahraga, bermain catur

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Menghitung Hari - Miliki Hati Bijaksana

8 Mei 2023   13:12 Diperbarui: 8 Mei 2023   13:19 41
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

Memiliki hati yang bijaksana tentu tidak mudah untuk memperolehnya, walaupun hampir semua orang ingin memilikinya. Berbagai faktor dapat mempengaruhi sesorang untuk memiliki hati yang bijaksana, antara lain; faktor individunya sendiri, faktor keluarga, faktor lingkungan sosial, faktor pendidikan, faktor pengalaman hidup yang menempa kepribadian seseorang. Berbagai macan tantangan, kesulitan mauppun faktor-faktor pendukung lainnya.

Hal lain yang sangat menentukan seseorang memiliki hati yang bijaksana adalah karunia pemberian Tuhan yang mahakuasa atau yang disebut anugerah. Anugerah pun harus dijaga dan dirawat melalui hubungan pribadi dengan Tuhan Sang Pemberi anugerah itu.

Kitab Mazmur pasal 90 ayat 12 menyebutkan; "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana". Tentu yang dimaksud disini bukanlah sekedar menghitung hari-hari atau seperti yang disebut dalam sebuah lagu -- Menghitung Hari -- Lagu Krisdayanti.

Dalam hidup ini, kita menjalani sesuatu yang tidak pasti. Kadangkala, bahkan sering terjadi dalam perjalanan hidup, kita mengalami hal-hal yang kita tidak harapkan dan mungkin kita tidak duga sama sekali. Tapi suatu hal yang pasti, bahwa kendali tetap ada di tangan Tuhan yang mahakuasa. Berserah kepada Tuhan merupakan suatu keniscayaan, sebab dalam hidup in kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Hidup ini sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. 

Oleh karena itu marilah kita berusaha dan mengusahakan supaya kita mengerti kehendak Tuhan untuk kepentingan bersama, baik masyarakat, bangsa dan negara sesuai dengan kapasitas kita amsing-masing.


Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun