Mohon tunggu...
Ari Putra
Ari Putra Mohon Tunggu...

Bumi, air, udara, lingkungan yang tak terpisahkan yang menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan memanfaatkanya secara adil dan bijaksana untuk kemaslahatan bersama...Mari selamatkan planet bumi kita yang hanya satu untuk semua mahkluk

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Masyarakat dan TNI Melakukan Kegiatan Go Green di Eks Galian C

26 Februari 2015   06:30 Diperbarui: 17 Juni 2015   10:29 120 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Masyarakat dan TNI Melakukan Kegiatan Go Green di Eks Galian C
1424880933751200994

Langkat, 23/2/15. Masyarakata dan TNI melakukan kegiatan go green di kawasan bekas tambang pasir di desa Pasar Enam Kwala Mencirin.  Kegiatan ini bagian dari penyelamatan daerah bantaran sungai yang saat ini kondisinya sudah rusak parah akibat eksploitasi secara berlebihan oleh orang tak bertanggung jawab.  Permulaan kegiatan ini langsung dihadiri oleh Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Edi Ramayadi.

Pangdam I BB  Mayjen Edi Ramayadi, Memberikan kata sambutan dalam acara Go Green di Eks tambang pasir/ galian C, Desa Pasar VI Kwala Mencirim - Langkat 23/2/2015



Dalam kata sambutan kegiatan ini ,Pangdam I BB Mayjen Edi Ramayadi mengajak masyarakat bertanggung jawab untuk kelestarian lingkungan dan bersama memeliharanya.“Mana yang mau kita tanam dan siapa nanti yang bertanggung jawab. Kalau kita menanam pantas bertanggung jawab, namanya juga kita mahkluk hidup". "Tanamaninijuga makhluk hidup dan tanggung jawab kita sebagai manusia yang paling sempurna di dunia ini, itu kata Allah. Kalau kita makhluk yang paling sempurna, mari juga kita hidupkan tanam-tanaman ini, mari kita jaga pohon –pohon ini, mari kita mengais rejeki tanpa merusak lingkungan hidup disekitar kita,” tambahnya

14248812422037458856
14248812422037458856
Pangdam I BB membuka acara Go Green dengan melakukan penanaman pohon sebagai langkah seremonial yang diikuti oleh para undangan yang hadir.  Kegiatan penanaman direncanakan selama sebulan untuk 10.000 pohon.



Pembukaan kegiatan Go Green ini turut pula dihadiri oleh Wakil Bupati Langkat Sulistyo, Danlantamal I Belawan Kolonel Laut Prasojo S, Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Agusman Heri, Waasrem Letkol Heri Rustandi, Kabinda Propinsi Sumatera Utara, Kabag Kehutanan Propsu, Kalpolres Langkat – Binjai, Ketua DPRD Langkat, Camat Sei Bingei, Organisasi Kepemudaan (OKP) pelajar dan Pramuka, Mahasiswa Tunas Pelita Binjai serta masyarakat desa Pasar Enam Kwala Mencirim.

Kegiatan Go Green dengan melakukan penanaman pohon  yang dilakukan di Desa Pasar VI Kwala Mencirim,  Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat tersebut, dilaksanakan selama satu bulan dimulai 23 Pebruari 2015 dengan melibatkan personil TNI sebanyak 200 orang, Polri 100 orang, masyarakat sekitar 400 orang, pelajar 25 orang, pramuka 25 orang. Sedangkan bibit yang ditanam mencapai 10 ribubatangterdiri dari mangga, timun, petai, mahoni,durian, trambesi dan berbagai tanaman lokal dan tanaman buah yang nantinya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat kelak saat mulai berbuah.

14248815051830575390
14248815051830575390
Masyarakat dan TNI bersama-sama melakukan penanaman pohon di bantaran sungai Kukam desa Pasar VI Kwala Mencirim.



Pada hari sebelum kegiatan seremonial ini, masyarakat telah melakukan gotongroyong dengan menanam berbagai jenis tanaman di bantaran sungai Kukam ini.  Selama beberapa hari tersebut masyarakat telah menanam 1500 pohon dengan berbagai jenis tanaman.

1424881647237028540
1424881647237028540
Pangdam I BB memberikan keterangan kepada Wartawan usai melakukan kegiatan kunjungan kerja dan kegiatan seremonial kegiatan Go Green di dampingi oleh Kepala Desa Pasar VI



Bapak Burhan selaku Kepala Desa Pasar VI mengatakan "lokasi ini memiliki potensi wisata jika dapat dikelola dengan baik, begitu juga sungainya, dapat dimanfaatkan dengan menabur berbagai benih ikan yang juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat".  Dengan adanya kegiatan Go Green ini diharapkan kegiatan penambangan pasir dapat berhenti, karena masyarakat juga yang merasakan dampak dampak dari galian C ini terbukti saat musim kemarau sumur sumur warga menjadi kering". Beliau menambahkan.

VIDEO PILIHAN