Mohon tunggu...
Safira AishaPutri
Safira AishaPutri Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa S1 -Ilmu Kelautan, FPIK UNDIP

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Mahasiswa KKN Undip Tim II Lakukan Pencerdasan dalam Pengembangan UMKM Berbasis Lash Cash Society

30 Juli 2021   15:30 Diperbarui: 30 Juli 2021   15:31 46 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mahasiswa KKN Undip Tim II Lakukan Pencerdasan dalam Pengembangan UMKM Berbasis Lash Cash Society
Foto: Dokumentasi Pribadi

Demak, Reportase 1 - Mahasiswa KKN Undip Tim II 2021 melakukan kegiatan pencerdasan dalam pengembangan UMKM di desa Tambakbulusan berbasis less cash society (penggunaan e-commerce). Dengan harapan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dapat memulihkan perekonomian dari dampak pandemik, kamis (22/7).

Sebagaimana diketahui UMKM adalah istilah umum dalam khazanah ekonomi yang merujuk kepada usaha ekonomi produktif yang merujuk kepada usaha ekonomi produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha sesuai dengan kriteria oleh undang-undang No. 20 tahun 2008.

Lumpuhnya perekonomian masyarakat melonjak dinyatakan sejak Indonesia terdampak pandemik Covid-19 pada 2020 kemarin. tidak hanya industri besar, para pelaku umkm turut merasakan kemerosotan dari hasil usaha mereka. 

Ditinjau berdasarkan pengamatan yang dilakukan, salah satu pelaku UMKM aneka olahan laut milik bapak agus, sudah sejak lama ia berjualan dan turut berkontribusi dalam pembangunan desa, dirinya mengatakan pandemik benar-benar membuat penjualan menurun, dan laba yang didapatkan melonjak sangat rendah dari biasanya. Ia berharap pemerintah juga memperhatikan para pedagang kecil baik kota maupun desa, selama ini ia mengaku belum pernah sekalipun mendapatkan bantuan dari dinas seperti yang digemborkan bahwa ada bantuan UMKM yang turun bagi pelaku usaha dagang di Demak. 

"Yang dijual seperti ini saja, sering tidak habis seperti tahun kemarin, karena Covid ini orang jadi takut keluar rumah berbelanja ke pasar atau toko, penjualan dekat daerah pariwisata sini pun terkadang ditutup dan sepi pengunjung, kalau masalah bantuan dari pemerintah pernah dengar bahkan sudah sering mengurus persaratannya, tapi untuk hasil ya gini aja, kita cuma bisa menunggu" ujarnya. 

Disamping itu Bapak Musahadi selaku BUMDES atau yang mengepalai tentang UMKM desa Tambakbulusan, Demak ini mengatakan "kami berharap dan menunggu untuk diberikan pembinaan berupa pelatihan, ataupun pencerdasan dalam mendorong UMKM disini, karena pada dasarnya warga Desa Tambakbulusan belum memahami mengenai penjualan digital yang saat ini sedang terkenal di kota sana". 

Melalui BUMDES, ia menyampaikan harapannya agar pelaku usaha UMKM di seluruh desa Tambakbulusan, mampu melakukan pemulihan ekonomi mereka dari dampak pandemik Covid19. Karena pada dasarnya Masuknya UMKM pada e-Commerce dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia karena merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM untuk memasarkan produknya selain dapat memperluas akses pasar. Di sisi lain, pelanggan akan lebih mudah mendapatkan informasi yang diperlukan secara online. 

Dan dewasa ini semakin pesat, manfaat kecanggihan teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Hanya dengan satu genggaman melalui aplikasi jualbeli online yang ada pada smartphone kita dapat membeli barang yang kita inginkan tanpa harus keluar rumah. Adanya e-Commerce yang menggunakan sistem pembayaran dengan cara transfer atau non tunai maka dapat mendorong terciptanya masyarakat Less Cash Society (LCS) yang dirasa lebih cepat, efisien dan praktis. Peningkatan jumlah anggota online shop juga membuat nilai transaksi e-commerce di Indonesia mengalami peningkatan sejak tahun 2016 dengan pengguna belanja online yang mencapai 8,7 juta dan nilai transaksi $4.89 miliar membuat bisnis melaui eCommerce semakin menggiurkan.

Dan pentingnya kegiatan ini dilakukan untuk mewujudkan masyarakat Desa Tambakbulusan yang sejahtera dan berwawasan guna memenuhi kebutuhan hidup, baik desa dan bernegara. Berikut dokumentasi pencerdasan mengenai pentingnya E-Commerce pada masyarakat desa Tambakbulusan, Demak.   

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN