Mohon tunggu...
Sadam Tri Octaviansyah
Sadam Tri Octaviansyah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr Hamka

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Sinergi Mahasiswa UHAMKA dengan Tokoh Lingkungan dalam Pemberdayaan Kaum Dhuafa

24 Januari 2022   19:01 Diperbarui: 24 Januari 2022   19:07 195 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Untuk menciptakan peradaban umat Islam yang maju perlu ditanamkan sifat saling tolong menolong. Seperti pesan yang terdapat dalam Surah Al-Maun Allah SWT mengingatkan bahwa menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin adalah perbuatan yang mendustakan agama. Artinya apa? Kita diperintahkan harus senantiasa merawat anak yatim dan menolong orang yang susah.

Maka dari itu Universitas Prof. Dr. Hamka mempunyai program Dakwah Lingkungan yaitu Pemberdayaan Kaum Dhuafa yang terbagi dalam beberapa kelompok Mahasiswa. Kelompok saya kali ini tediri dari Abi Ilham Ramadhan, Muhammad Ghifari Wibowo, dan Sadam Tri Octaviansyah. Langkah pertama yang kami lakukan adalah melakukan survey terlebih dahulu ke daerah Kota Depok. 

Setelah mencari dan akhirnya kami berdiskusi dengan Bpk. Haris seorang Ketua RW 10 Kelurahan Kemiri Muka Kota Depok beliau memberi Saran pemberdayaan kami kali ini adalah Ibu Mudjenah seorang janda lansia yang perekonomiannya benar benar memprihatinkan.

Ibu Mudjenah ini bertempat tinggal di Kecamatan Beji Kelurahan Kemiri Muka Kota Depok. Kondisi perekonomian ibu Mudjenah sangat memprihatinkan. Beliau mempunyai dua orang anak laki-laki dan satu perempuan dimana anak pertama Ibu Mudjenah mengalami gangguan mental. 

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Ibu Mudjenah hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah dan penghasilan dari anaknya yang sangat kecil. Tentu saja hal tersebut membuat kebutuhan Ibu Mudjenah sulit untuk terpenuhi. Belum lagi karena usianya yang sudah tua sehingga tidak memungkinkan Ibu Mudjenah untuk bekerja.

Karena hal itulah yang membuat kami akhirnya sepakat untuk membantu Ibu Mudjenah. Dalam menjalankan tugas dakwah lapangan ini sangatlah berat tidak hanya dalam mencari donasi, untuk meyakinkan dan mengajak orang lain untuk berbuat baik itu tidak semudah membalikan telapak tangan. 

Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini juga menyulitkan kami dalam mencari para donatur. Tapi kami tidak mudah menyerah kami tetap berusaha walaupun sulit.

Dari hasil kerja keras ini kami mendapatkan uang sejumlah Rp. 800.000,- dari beberapa donator berbagai kalangan. Hasil yang di dapatkan pun masih kurang dari target. 

Kami pun berdiskusi Kembali kepada Ketua RW 10 untuk mencari solusi. Beliau pun memberi tahu bahwa daerah tersebut aka nada kunjungan dari Ketua DPRD Kota Depok dan akan ada proses penyampaian aspirasi. Kebetulan aspirasi yang akan disampaikan adalah tentang program bedah rumah.

Lalu kami menyampaikan kepada Bapak Ketua RW 10 ini agar Ibu Mudjenah bisa mendapatkan program bedah rumah melalui aspirasi dari beliau karena rumahnya terbilang tidak layak huni dan beliau menyetujuinya. Selang beberapa hari setelah penyampaian aspirasi tersebut kami mendapatkan kabar bahwa Ibu Mudjenah ini mendapatkan program bedah rumah senilai 23 Juta Rupiah dari 7 kuota yang disediakan. Kami sempat terkejut mendapat kabar tersebut. Memang benar bahwa Allah SWT akan menolong hambanya yang melakukan hal baik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan