Mohon tunggu...
Ryllo sakapambudi
Ryllo sakapambudi Mohon Tunggu... Mahasiswa Untag Surabaya

Hobi bermain Gitar dan bernyanyi

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Mahasiswa Untag Surabaya Bantu Warga Perumahan Beringin Indah Optimalkan Sistem Imun di Era Pandemi Covid-19

22 Juni 2021   12:10 Diperbarui: 22 Juni 2021   12:14 43 1 0 Mohon Tunggu...

        Sidoarjo - Mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Tahun 2021, Ryllo Saka Pambudi dari Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi ,Universitas 17 Agustus 1945 melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri di Perumahan Beringin Indah RT 11/RW 07 , Taman , Sidoarjo di masa Pandemi Covid-19 .  Salah satu akibat yang ditimbulkan dari pandemi ini yaitu kegiatan perkuliahan, seperti halnya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) disejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta harus terhambat yang seharusnya kegiatan ini dilakukan secara langsung kemasyarakat desa namun kini hanya dilakukan secara online (daring). Meskipun demikian hal tersebut tidak menghambat kegiatan KKN yang dilakukan oleh salah satu mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yaitu Ryllo Saka Pambudi dengan dosen pembimbing Drs. Ec. Mohammad Suyanto,MM untuk melaksanakan kegiatan program KKN yang diselenggarakan mulai tanggal 08 Juni-30 juni 2021 didesanya sendiri yaitu Perumahan Beringin Indah RT 11/RW 07 , Dusun Beringin Bendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. 

 Program KKN di Untag Surabaya ini dilakukan secara mandiri atau individu, meskipun demikian hal tersebut tidak mengurangi antusiasme untuk tetap melaksanakan tugas KKN yang telah diprogramkan dari kampus. Dalam program kerjanya ini, pria yang biasa dipanggil ''Ryllo'' ini menuturkan untuk mengajak warga masyarakat di desanya untuk menjaga kesehatan salah satunya mematuhi protocol kesehatan agar terhindar dari kasus covid-19. pria kelahiran 29 Januari 1997 ini memberikan penyuluhan secara Door to Door kapada warga masyarakat RT 11/RW 07, Perum Beringin Indah untuk selalu menggunakan masker dalam berkegiatan diluar rumah dan memakai handsanitizer selepas melakukan kegiatan apapapun. Tak lupa juga ia memberikan contoh bagaimana mencuci tangan yang tepat sesuai dengan anjuran protokol kesehatan. Dalam pelaksanaanya ia memiliki program membuat susu sari kedelai seduh bersama warga secara Door to Door guna mengoptimalkan imun di masa pandemi ini

Pembuatan Susu Kedelai

Dokpri
Dokpri
Permasalahan yang terjadi di Perumahan Beringin indah,Sidoarjo  adalah masyarakat cenderung mengabaikan kesehatan selama pandemi. Warga hanya mengandalkan pemakaian masker dan menjaga jarak dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, padahal perlu adanya pengoptimalan sistem kekebalan tubuh yang berfungsi mencegah infeksi virus Covid-19 dari dalam tubuh. Selain itu kesadaran akan pentingnya mengonsumsi minuman penambah imun tubuh masih kurang, Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan membuat minuman menjadi susu kedelai yang kaya akan protein dan antioksidan sehingga mampu menjaga sistem kekebalan tubuh dan membantu proses pertumbuhan anak anak. Proses pembuatan susu kedelai hanya memerlukan bahan baku meliputi Bubuk kedelai, gula, , dan air sehingga biaya yang dikeluarkan cenderung lebih murah, sedangkan pembuatan susu kedelai sangat mudah karena hanya memerlukan waktu yang efisien, sehingga masyarakat diharapkan mampu menerapkan secara mandiri dirumah sebagai salah satu upaya mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh selama pandemi. "Menjaga imunitas adalah salah satu hal yang sangat penting! jangan di remehkan karena virus ini tidak nampak mata , jaga selalu imun! lawan!" tutur pemuda 24 tahun ini.

Membagikan Susu Kedelai,Masker dan Handsanitizer ke Warga

Dokpri
Dokpri
Dokpri
Dokpri
ia  berharap masyarakat khususnya Warga Perumahan Beringin Indah Rt 11 Rw 07, bisa mendapatkan manfaat dan mendapat pengetahuan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan dan menjaga imun di masa pandemi Covid-19.

"Semoga masyarakat di Perumahan Beringin Indah khususnya warga RT 11/RW07 lebih teredukasi dan lebih peduli terkait protokol kesehatan dan penjagaan imun tubuh. Karena, dengan patuh terhadap protokol kesehatan, dapat menekan angka penyebaran virus Covid-19, disamping program vaksinasi masih terus berjalan dan digalakkan oleh pemerintah," tutupnya.

VIDEO PILIHAN