Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Pegawai

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

Ceritaramlan Pilihan

Berburu Daging Sapi buat Lebaran dan Sepintu Sedulang di Bangka

14 Juni 2018   18:40 Diperbarui: 14 Juni 2018   18:50 760 7 3
Berburu Daging Sapi buat Lebaran dan Sepintu Sedulang di Bangka
Pedgang daging sapi H - 1 Lebaran di Pasar Kite Sungailiat ( dokpri)

Sehari menjelang Idul Fitri 1439 H di tempat saya tinggal di kota Sungailiat, kabupaten Bangka, warga disibukan dengan berbagai persiapan lebaran. Terutama di pasar Kite Sungailiat, para pembeli memburu daging sapi.

Tingginya permintaan harga daging sapi memicu naiknya harga mencapai Rp 140 ribu/kg, naik dari harga sepekan sebelum lebaran Rp 120 ribu/ kg. Selain itu yang banyak dicari pembeli yakni sarung ketupat. 

Ketimbang membuat sendiri, belum lagi sulitkan mendapatkan daun kelapa, lebih praktis membeli yang sudah jadi. Ada pula jasa membuat ketupat dan lontong yang sudah dimasak ( sudah jadi ) juga banyak mendapat pesanan.

Menu ketupat dengan lauk pauknya daging sapi yang dibuat berbagai macam menu dari rendang, semur hingga soto, selain disajikan buat menjamu tamu di rumah - rumah warga juga untuk di bawa ke masjid karena beberapa masjid di kabupaten Bangka, warga desanya setelah sholat Ied menggelar adat Sepintu Sedulang yakni setiap rumah membawa satu dulang yang berisikan berbagai makanan, termasuk ketupat dan lauk - pauk ke masjid maupun balai desa untuk disantap bersama - sama. 

Kamis (14/6) benar - benar disibukkan dengan persiapan menjelang Idul Fitri, diantaranya panitia penerima zakat fitrah di UPZ yang ada di masjid - masjid, diantaranya di masjid Agung Sungailiat. 

Ketika saya sholat tarawih Rabu malam (13/6) yang merupakani sholat tarawih terakhir di Ramaadhan 1439 H ini di masjid Agung, Ketua pelaksana Badan Pengelola Masjid Agung Sungailiat H. Saipul Zohri ketika menyampaikan Kultum mengingatkan seluruh jemaah agar tidak membayar zakat fitrah pada saat menjelang sholat Ied, karena amil zakat tidak akan sempat lagi mengantarkan zakatnya kepada orang yang berhak menerima.

Sholat Tarawih terakhir di ramaadhan 1439 H di masjid Agung Sungailiat ( foto Rustian)
Sholat Tarawih terakhir di ramaadhan 1439 H di masjid Agung Sungailiat ( foto Rustian)
Rendang daging sapi salahsatu menu lebaran (foto Rustian)
Rendang daging sapi salahsatu menu lebaran (foto Rustian)
Ia juga menyampaikan permohonan maaf bila ada kekurangan yang dirasakan dalam pelayanan yang diberikan kepada para jemaah selama Ramadhan 1439 H di masjid Agung. 

Kesempatan itu Saipul juga menginformasikan Khotib yang akan bertugas pada sholat Idul Fitri 1 Syawal 1439 H, Jumat (15/6) di masjid agung Sungailiat adalah Prof, DR Hatamar Rasyid, MA, Direktur Pasca Sarjana UIN Abdurahman Sidik Bangka Belitung dan sebagai imam Yusuf Mujarobi.

Disamping itu Kamis malam ( 15/6 ) akan berlangsung pawai takbir menyambut Idul Fitri dengan start dan berakhir di masjid Agung Sungailiat, melalui jalan - utama di kota Sungailiat. Pawai tabir berlangsung setelah sholat Isya.

Persiapan pelaksanaan sholat Ied juga dilakukan pihak masjid Agung Sungailiat, sehari menjelang Idul Fitri para petugas memasang tenda di halaman masjid guna menampung jemaah yang diperkirakan akan membeludak yang tidak bisa tertampung di dalam masjid.

Suasana menjelang Idul Fitri juga terasa sejak Subuh di masjid Agung Sungailiat. Jemaah Subuh cukup ramai, karena ini merupakan subuh terakhir di Ramadhan 1439 H. Inilah kisah menjelang Idul Fitri di kampungku. 

Saya juga ingin mengucapkan kepada kompasianer yang merayakan Idul Fitri, selamat Idul Fitri 1 Syawal 1439 H, mohon maaf lahir dan batin. 

Salam dari Pulau Bangka.

Rustian Al Ansori