Bulutangkis Artikel Utama

Jelang BWF World Tour Finals, Kevin/Marcus Raih Pemain Putra Terbaik 2018

11 Desember 2018   10:28 Diperbarui: 11 Desember 2018   17:11 1607 3 2
Jelang BWF World Tour Finals, Kevin/Marcus Raih Pemain Putra Terbaik 2018
Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon.

Turnamen bulutangkis BWF World Tour Finals merupakan turnamen bulutangkis penutup/final dari serangkaian turnamen seluruhnya yang telah dihelat sepanjang setahun dan diselenggarakan setiap tahun.

Untuk tahun 2018 ini BWF Tour Finals digelar di Cina, tepatnya di Guangzhou, dimulai dari tanggal 12 hingga 16 Desember 2018. Turnamen penutup ini menjadi istimewa karena yang berhak mengikuti adalah para pebulutangkis dari semua nomor dengan berpredikat minimal delapan besar dunia.

Indonesia sendiri mengikutsertakan enam wakil di turnamen yang akan dimulai Kamis, 12 Desember ini, yaitu dua tunggal putra (Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto), dua ganda putra (Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon), satu ganda putri (Greysia Polii/Apriyani Rahayu) dan satu ganda campuran (Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja).

Satu nomor, yaitu tunggal putri, Indonesia tidak punya wakil, karena Indonesia tidak mempunyai pemain bulutangkis yang berpredikat minimal delapan besar.

Kendati suatu negara mempunyai banyak pebulutangkis yang mempunyai ranking minimal delapan besar, namun aturan BWF menetapkan bahwa setiap negara hanya boleh mengirimkan paling banyak dua wakil untuk masing-masing nomor.

Dengan demikian, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tidak ikut turnamen penutup ini. Fajar/Rian berhasil mencatatkan namanya di peringkat enam dunia, setelah mereka keluar sebagai juara turnamen Syed Modi International Badminton Championship 2018 yang berlangsung di Lucknow, India. Pada final (Minggu, 25/11/2018) Fajar/Rian menundukkan ganda tuan rumah, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-11 dan 22-20.

Syed Modi International Badminton Championship merupakan turnamen yang terakhir yang dihitung BWF untuk pengumpulan poin. Dengan juara, Fajar/Rian berpredikat enam dunia. 

Meski dalam undian yang dilakukan di Garden Hotel, Guangzhou (Senin, 10/12/2018) pagi waktu setempat, ganda Kevin/Marcus tergabung dalam grup sulit, pelatih ganda putra Indonesia Aryono Miranat tidak mencemaskan hasil pengundian tersebut. 

Kevin/Marcus berada di Grup A bersama-sama dengan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark), Li Jun Hui/Liu Yu Chen (Cina), dan Han Cheng Kai/Zhou Hao Dong (Cina).

Aryono Miranat optimis anak asuhnya bakal lolos ke semifinal.

Sementara Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan berada di Grup B bersama-sama dengan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang), Liao Min Chun/Su Ching Heng (Taiwan), dan Chen Hung Ling/Wang Chi Lin (Taiwan).

Anthony Sinisuka Ginting di Grup A, Tommy Sugiarto di Grup B. Nantinya dua pemain terbaik dari setiap grup mempunyai hak lolos ke semifinal.

Sementara itu, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dinobatkan sebagai pemain bulutangkis terbaik 2018. Bagi pasangan nomor satu dunia ini, Kevin/Marcus adalah kali kedua mereka mendapatkan trofi serupa. Pada tahun lalu, mereka menerima trofi ketika mereka mengikuti Dubai Super Series Finals.

Tahun ini Kevin/Marcus kembali dinobatkan sebagai BWF Best Male Players 2018 di ajang BWF Player of The Year.

Pencapaian Kevin/Marcus tahun 2018 ini, selain meraih medali emas Asian Games 2018, mereka juga juara di delapan turnamen BWF World Tour, yaitu Hongkong Open Super 500, Fuzhou China Open Super 750, Danish Open Super 750, Japan Open Super 500, Indonesia Open Super 1000, India Open Super 500, All England Super 1000, dan Indonesia Masters Super 500.

Pada final Asian Games 2018 di Senayan Jakarta, Kevin/Marcus menang atas Fajar/Rian dengan 13-21, 21-18, dan 24-22. Dalam laga pada 28 Agustus 2018 itu, dengan demikian perak diraih Fajar/Rian.

Dalam turnamen BWF Finals 2018 yang dihelat di Tianse Gymnasium, Guangzhou ini, Kevin/Marcus berpotensi menambah gelar lagi.

Kendati dinobatkan lagi sebagai BWF Player of The Year, namun kedua mereka enggan jemawa atas apa yang telah diperoleh.

Ada momen yang paling tidak terlupakan bagi Kevin/Marcus sepanjang tahun 2018 ini, yakni raihan di ajang Asian Games. Menurut Kevin, mereka hampir kalah, namun dapat bangkit dan akhirnya menang.

Selamat berjuang para pahlawan Indonesia demi kebanggaan dan harumnya nama bangsa.