Bisnis

Toko Tutup, Hari Kemenangan dan Hukum Ekonomi

12 Juni 2018   07:00 Diperbarui: 12 Juni 2018   09:22 431 0 0
Toko Tutup, Hari Kemenangan dan Hukum Ekonomi
images-13-5b1e312acaf7db128a126d22.jpg

Banyak sekali toko-toko ataupun tempat-tempat yang tutup di hari kemenangan bagi umat muslim, oleh sebab itu bagi yang non-muslim akan kesusahan mencari kebutuhan yang diperlukan saat lebaran terutama di negara kita Indonesia ini. 

Dikarenakan tutupnya toko atau tempat di negeri kita sebab pemiliknya ingin berlibur ataupun hasrat beristirahat.

Nah, bagaimana mengantisipasi tutupnya toko atau tempat perbelanjaan di hari raya?

Memang tidak semua toko tutup (masih ada juga yang buka seperti warnet, mall, hotel, Pertamina, gereja/vihara, kelenteng/mesjid, pelabuhan/stasiun kereta api/bandara, rumah sakit, pemadam kebakaran, kantor polisi, restoran), tetapi dapat dikatakan terbilang banyak yang tutup. Untuk menghindarinya, ada tips untuk Anda:

Hari sebelum H masih ada, pastikan membeli barang kebutuhan Anda sebelum hari H, memang pastinya padat diserbu pengunjung, tetapi itu lebih baik daripada Anda kerepotan nantinya.

Jika Anda ingin memesan makanan, bisa pula melalui telepon. Tentunya sedikit lebih lama sampai ke tempat Anda.

Jika Anda, keluarga, teman, kerabat dan lain-lain sakit, tak usah khawatir, rumah sakit masih ada yang buka seperti hari biasa. Begitu juga kantor polisi, pemadam kebakaran, biasanya tidak libur.

Dibutuhkan kesabaran dalam menjelajah jalan mencari toko yang buka, di antara toko yang tutup. Jika Anda ingin membeli sesuatu, pastikan belanja kue, makanan dan minuman lebaran ekstra banyak. Dengan begitu Anda mempunyai persediaan.

Cukurlah rambut Anda sebelum hari H sebab akan susah menemukan salon yang buka waktu lebaran, begitu pula dengan penjahit pakaian.

Servis mobil Anda sebelum lebaran. Sebab selain telah siap untuk digunakan, biasanya bengkel dan tukang ban juga tutup. Mall dan pusat perbelanjaan di pusat kota biasanya masih ada yang buka walau di hari raya, itu adalah solusi yang tepat untuk membeli barang kebutuhan Anda.

Nah, supaya tidak kerepotan untuk membeli barang perbelanjaan Anda, pastikanlah telah siap sebelumnya!  Dan Anda bisa menikmati hari raya Idul Fitri, walaupun banyak toko yang tutup.

Saya jadi ingat pada hukum ekonomi yang diajarkan kepada para mahasiswa ekonomi atau pelajar di sekolah perekonomian, bahwa harga barang atau jasa akan naik kalau permintaan barang atau jasa tersebut meningkat.

Jelas sekali hal itu terjadi di sekitar Lebaran. Ya harga atau jasa, terutama sembako. Walau lebaran tinggal beberapa hari lagi, biarlah hal berikut ini menjadi pelajaran untuk hari-hari besar di tahun-tahun berikutnya.

Bagaimana Anda dapat belanja dengan harga normal dan dapat menikmati Lebaran Anda? Ini tipsnya (lebih baik selamat daripada terlambat):

Jika ingin membeli baju lebaran, belilah kira-kira 2 minggu sebelum hari raya, sebab dua minggu selanjutnya, barang-barang akan mulai naik perlahan-lahan.

Jika Anda memesan di penjahit, pesanlah jauh-jauh hari, hasilnya penjahit tak bisa menaikkan begitu saja dari harga pesanan sebelumnya.

Pastikan selalu membuat makanan lebaran Anda sendiri. Mulai dari ketupat, rendang, lontong sayur, makanan berkuah (makanan yang satu ini harganya akan melonjak bahkan saat bulan Ramadhan).

Nah, kalau barang sudah lengkap kan enak , menikmati hari raya Lebaran. Pastikan selalu mempersiapkan sebelumnya. Jika untuk makanan pastinya tidak bisa disimpan lama-lama. Belilah makanan kaleng seperti sarden, kornet, juga makanan kaleng lainnya.

Itu cocok untuk persiapan Lebaran Anda.