Mohon tunggu...
Rosa NovitaP
Rosa NovitaP Mohon Tunggu... Konten Kreator

My attitude is based on how you treat me

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

KKN Upgris Daring Mahasiswa Membuat 30 Poster dan Bimbingan Belajar di Kampung Dosoman

16 September 2020   16:20 Diperbarui: 16 September 2020   16:34 12 0 0 Mohon Tunggu...

dokpri
dokpri
Pandemi Covid-19 berdampak di seluruh kegiatan di masyarakat. Tak terkecuali di dunia pendidikan. Semua kegiatan lapangan dibatalkan, ditunda atau diganti secara daring/virtual. Salah satu kegiatan lapangan yang dilakukan secara daring adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang bekerjasama dengan Ditjen Dikti Kemendikbud, BNPB, ISMKI, AIPKI, Kemenkes, pun mengadakan kegiatan KKN menjadi KKN daring. Selama ini kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Upgris mengharuskan mahasiswa berbaur dan membantu warga. Namun di masa pandemi ini, mereka diharuskan melaksanakan kegiatan secara online. 

Dengan menyebarkan poster lewat sosial media agar para warga mengetahui berbagai informasi terkait covid-19 ini. Rosa Novita Pitaloka dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar mengatakan melaksanakan kegiatan KKN tematik dimulai tanggal 17 Agustus hingga 17 Septermber April ini di Kampung Dosoman Kelurahan Pati Wetan Kabupaten Pati. Beberapa  hari mereka berada di lapangan, tetapi selanjutnya dilakukan via daring. ”Selama 3 hari ia observasi dan meminta perizinan dari RT, RW dan Lurah Pati Wetan,” kata Rosa. 

Meski hanya selama 3 hari, kata Rosa, ia sudah melakukan observasi dengan survei langsung untuk menentukan program. Mereka sempat bertemu dengan perangkat desa, tokoh masyarakat dan warga. Bahkan, mereka pun di dukung penuh oleh tokoh masyarakat dan warga. Sempat bertemu dengan Ibu Lurah Pati Wetan untuk membahas dan mendiskusikan program. 

Dikarena tidak bisa berinteraksi langsung dengan warga, Rosa melaksanakan program dengan membuat materi, poster dan video edukasi terkaid covid-19 untuk warga. “Posternya kita kirim lewat sosial media Instagram, Facebook dan Youtube. Sementara untuk kegiatan tanggap darurat Covid-19, mahasiswa KKN kata Rosa, melakukan program edukasi membuat handsanitizer dan memncuci tangan dengan benar serta pengemasan dan pembagian masker ke warga Kampung Dosoman. 

Mahasisiwi asal Dosoman, Pati ini juga membantu warga sekitar dengan mendampingi anak sd belajar dirumah. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pendampingan belajar anak dibuka setiap hari. Selama pelaksanaan KKN daring menurutnya cukup menghemat biaya karena lebih banyak di rumah. Namun begitu, ia mengaku begitu sedih karena tidak bisa berbaur dengan warga seperti kegiatan KKN di saat kondisi normal. Peserta KKN ini mengaku kegiatan KKN secara daring memang bertujuan untuk meminimalkan terkena penularan covid. Bahkan, untuk komunikasi dengan sesama tim KKN mereka melakukan secara online. 

“Komunikasi antar anggota unit dan pelaksana beberapa program dilakukan melalui komunikasi via handphone dan online. Dukanya mungkin karena kita tidak bisa bertemu langsung dengan teman teman unit KKN untuk sekadar komunikasi perkermbangan dan pelaksanaan KKN. Tapi sukanya ya untuk beberapa teman bisa melakukannya di rumah tanpa harus bepergian,” ujarnya. 

Katanya, ia bersama temannya diarahkan untuk melakukan kegiatan pencegahan Covid-19 dengan ikut membantu mendistribusikan informasi dan masker. Selain, memberikan edukasi ke masyarakat, pihaknya juga memberikan masukan ke warga tentang kegiatan yang bisa dilakukan di rumah sehingga tetap bisa produktif. 

Melaksanakan kegiatan KKN secara daring, menurut Rosa, mengharuskan mahasiswa tidak bisa bertatap muka langsunng dengan seluruh warga untuk sosialisasi dan eksekusi program. “Kami menyiasati dengan tampil di poster, video pembelajaran, pendampingan belajar siswa secara online,” katanya.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x