Media

Ideologi, Lingkungan dan Satu Pandangan Dunia

21 September 2017   21:50 Diperbarui: 21 September 2017   21:54 196 0 0

Dalam makalahnya  terdiri dari berbagai macam bagian yang mnejelasakn tentang lingkungan berhubungan dengan organisasi sosial, adpun hal tersebut bagian pertamanya adalah menguraikan pertumbumbuhan umum environmentalisme dan bagaimana ia telah mendalami wacana secara umum serta menjadi ideology yang dominan, bagian keduanya ialah membentuk Spektrum utnuk berbagai lingkungan, bagian ketiganya makalah in memusatkan  perhatian ada arena akuntansi dan melihat bagaimana bahasa dan kekuatan berinteraksi dengan kendaraan komunikasi korporat  untuk berdistribusi pada wacana yang lebih luas. Pada pabian keempat makalah menggambarakan pemilihan laporan dan kerangka kerja yang digunakan untuk menganlaisis wacana dan selanjutnya analisis laporan sukarela Noranda yang tersedia.

Wawasan Lingkungan

Eder (1996) memulai tiga fase di akhir tahun 1960-an. Dia menggambarakan pertama sebagai fase dimana ketidakcocokan ekologi dan ekonomi mencirikan masalah lingkungan, tahap kedua terjadi ketika pendekatan  peraturan mendominasi tindakan dan wacana lingkungan fae ke 3 adalah fase yang muncul pada pertengahan tahun 1990am yaitu normalisasi budaya masalah lingkungan dan integrasi mereka dengan pola piker ideologis yang mapan. Terdapat beberapa varian di dalam dua sudut pandang ini dan Gray et al (1996) menawarkan klasifikasi tujuh tingkat kerangka kerja untuk menjelaskan" beberapa cara umum dimana  berbagai kelompok dalam masyarakat dapat membayangkan hubungan antara organisasi dan masyarakat.

Pandangan  filosofis lingkungan

diberi label dan dijelaskan sebagai berikut:

  • Kapitalis murni
  • Dimana pandangan dominan dalam akuntansi dan keuangan dimana satu-satunya tanggung jawab korporasi adalah meghasilkan uang bagi pemegang saham.
  • Perimbangan
  • Mereka yang memiliki pandangan jangka panjang yang menyadari bahwa kesejahteraan ekonomi dan stabilitas hanya dicapai dan menerima tanggung jawab sosail tertentu.
  • Pendukung kontrak sosial
  • Sebuah sikap bahwa perusahaan dan oganisasi lain ada pada kehendak masyarakat dan oleh karena itu bertanggung jawab untuk  menghormati dan merespond masyarakat tersebut.
  • Ekologi sosial
  • Mereka yang perduli terhadap lingkungan sosial dan merasa bahwa karena organisasi besar telah berpengaruh dalam menciptkan masalah sosial dan lingkungan yang harus mereka jaga berpengaruh dalam membantu memberantas masalah ini.
  • Sosialis
  • Harus ada penyesuaian kembali  yang signifikan dalam kepemilikan dan penataan masyarakat.
  • Feminis radikal
  • Mereka yang merasa bahwa ada sesuatu yang pada dasarnya salah dengan konstruksi maskulin agresif yang membandingkan sistem sosial kita da bahwa ada kebutuhan akan nilai-nilai feminism seperti cinta, kasih saying dan kerjasama
  • Ahli ekologi mendalam
  • berpendapat bahwa  manusia tidak memiliki hak eksistensi yang lebih besar daripada kehidupan lainya.

Filosofi Antroposentris ( Manusia- Dipusatkan

(Clark, 1998, hal 346) menyatakan bahwa ada keyakinan bahwa kebaikan semua dapat dipromosikan melalui operasi pasar ekonomi yang tidak terbatas. Para pemerintah dibawah pendirian ini adalah untuk melindungi  kehidupan kebebasan dan hak kepemilikan, alam tersebut berharga hanya karena kegunaannya bagi manusia, untuk kedepannya tidak ada masalah yang nyata karena manusia dan teknologi sangat mudah beradaptasi.

Filosofis ekosentris (Holistik)

Dalam penjelasannya ekologi berbeda dengan lingkungan karena dibutuhkan pandangan yang lebih holistic yang melibatkan pemikiran ulang tempat manusia di alam. Ekofeminisme merupakan istilah umum untuk berbagai perspektif yang berfokus pada kesejajaran antara dominasi perempuan dan dominasi alam. Ekofeminisme  tampaknya memilki banyak kesamaan dengan ekologi yang dalam. Meskipun demikian, ekofeminisme tidak mencari penggabungan manusia dan alam yang dicari oleh bebrapa  ahli ekologi mendalam namun ia berusaha untuk memahami kesamaan dan perbedaan antara manusia dan alam.

Komunikasi dan wacana Perusahaan

Wacana merupakan produk budaya dan sosial yang berfungsi untuk membnagun kehidupan sosial kita dan memproduksi secara rekursif, menghasilkan kembali dan mengubah makna, ideologi serta struktur sosial (Fairclough, 1989, 1992; Phillips & hardy, 2002; van Dijk, 1985). Wacana public didasari oleh beragam komunikasi yang beragam dan beragam. Penting untuk mempertimbangkan hubungan antara bahasa, kekuatan dan Ideologi (fairclough, 1989).

Dalam makalahnya penganalisisan dilakukan di laporan yang pertama yang dihasilkan oleh noranda. Penggunaan  skema kasifikasi analisis wacana yang diusulkan oleh Alvesson & Karremen (2000), pendekatan yang baik yang dilakukan adalah pendekatan meso-wacana. Pendekatan ini merupakan pendekatan yang relative sensitive terhadap penggunaan bahasa dalam konteks, tetapi juga dimana kita mencari pola yang lebih luas dan melampaui rincian teks

Deskripsi Laporan Noranda

Noranda merupakan salah satu perusahaan di Kanda yang mulai memproduksi laporan lingkungan dan laporan lainya pada tahun 1190 yang mana merupakan usaha pertama dari pada Noranda. Noranda memfokuskan laporan pertamanya di sepanjang bidang spesifiknya pada dampak lingkungan. Adapun hal-hal tersebut meliputi; pembuangan air, tumpahan, dreinase asam tambang, emisi udara, restorasi lahan, daur ulang logam , konservasi energi dan masalah hokum. Masing-masing bidang dan dampak disusun dengan cara yang sama dengan empat bagian penting:

  • Deskripsi tentang bagaimana industry pertambangan (tidak secara khusus perusahaan) menggunakan dan berinteraksi dengan lingkungan.
  • Tingkat peraturan.
  • Kepatuhan perusahaan terhadap peraturan.
  • Rencana tindakan untuk menangani wilayah dimana kepatuhan tidak dapat diterima.

Perangkat framing tanggung Jawab moral

Perusahaan digambarkan bekerjasama dengan pemerintah. Hal ini bisa diartikan sebagai korporat korperatur agenda atau mungkin ditafsirkan sebagai pendekatan yang lebih kooperatif terhadap peraturan yang mempertimbangkan urgensi teknologi dan pasar. Perusahaan mengidentifikasikan bahwa  mereka melakukan kegiatan pengelolaan lingkungan dengan mengacu pada data:

  • Persyaratan pengaturan.
  • Praktek pengelolaan terbaik (yang merupakan persyarakatan dan prosedur non-peraturan.
  • Kebijakan perusahaan dan kebijakan khusus perusahaan.

Filsafat Lingkungan Noranda dan Dunia yang berubah

Dalam kinerja perusahaan berusaha menyampaikan bagai proses pemeliharaan dan kinerja kepada masyarakat, walau begitu  iteraksi perusahaan dengan pemerintah, industry dan masyarakat menentukan tingkah laku yang dapat diterima. Pemanfaatan media sebagai penyambung suatu keputusan saangat dibutuhkan untuk kinerja kedepannya.

Intinya lingkungan merupakan bidang perjuangan politik dan perebutan di pasar untuk citra hijau berarti bahwa perubahan individu diperlakukan untuk mengimbangi perubahan pasar oleh sebab itu perusahaan menjadi perantara untuk menjaga kesetaraan dan perubahan bagi lingkungan sekitar.