Rizma Putri N
Rizma Putri N

mahasiswi T.Mtk uin malang

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Polemik Ketersediaan Teknologi dan Minat Belajar

3 Februari 2018   23:21 Diperbarui: 3 Februari 2018   23:36 254 1 1

ini adalah tulisan pertama saya disini.. 

dari sini saya masih perlu banyak belajar lagi untuk kedepannya..

baiklah... semua ini mulai terfikirkan saat saya mendengar dosen saya mengatakan, bahwa dulu.. saat jaman dimana saat fasilitas yang ada belum begitu memadai seperti saat ini mereka malah banyak memperoleh keberhasilan dan dapat memberi kemanfaatan bagi yang lainnya. tapi semuanya makin berbanding terbalik dengan apa yang ada pada jaman saat ini.

perlu kita ketahui bersama, tujuan utama dalam mencari ilmu adalah memperoleh kemanfaatan darinya. seperti hadist nabi yang sudah familiar kita dengar "sebaik-baik manusia adalah dapat bermanfaat bagi oranglain". siapa sih yang tidak ingin bermanfaat bagi orang lain? pasti semua menginginkannya.

mari kita tengok ke jaman dimana fasilitas masih belum seperti saat ini.. jaman dimana masih belum ada internet, belum ada media sosial, belum ada Handphonedll.para pencari ilmu justru lebih fokus untuk benar-benar mencapai tujuan mereka, walau harus pergi kesana kemari mencari buku yang di butuhkan.. dengan segala keterbatasan yang ada pada zaman itu.. justru dengan semua itu mereka bisa memperoleh keberhasilan dan dapat bermanfaat bagi yang lainnya.

saya ingat benar.. salah satu dosen saya berkata " untung saya tidak sedang hidup mencari ilmu di jaman kalian ini.." karena memang benar saja... benda kecil yang saat ini kita pegang kemana-mana menjadi suatu setan besar yang sangat sulit untuk di lepaskan,, melepaskan nya adalah suatu hal yang berat dilakukan rasanya.. (hehehe) dan sayapun merasakan sendiri bagaimana bisa benda kecil bernamakan handphoneini memberi dampak bagi para penuntut ilmu.

tak jarang di kelas kita jumpai saat dosen menerangkan.. malah mereka yan duduk di barisan belakang dengan khusuk nya menundukkan kepala dan memainkan HP nya masing-masing,,, entah lah apa yang di lakukan yang jelas fikiran mereka pasti tidak sedang berada dikalas saat itu. 

sebenarnya faktor inilah yang menjadi penyebab ketidak manfaatan dari ilmu yang diperoleh.. nilai mungkin bisa jadi sempurna,, tapi tidak ada kemanfaatan dari nya... sadarkah.. ity salah satu perbuatan yang dapat menyakiti hati dosen.. sementara jika dosen (guru) tidak ridho.. lantas bagaimana kita dapat memperoleh ilmu ynag bermanfaat???

tapi semua kembali lagi pada mereka sang pengguna... apa sebenarnya yang dicari.. kemanfaatan kah? atau hanya kesenangankah? atau juga nilai yang sempurna?