Mohon tunggu...
Rizki Mubarok
Rizki Mubarok Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

Seorang Melankolis Muda yang Gemar Bertualang dalam Sakralitas Peradaban Semu

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Ki Hajar Dewantara: Belajar, buat Apa?

12 Agustus 2023   09:05 Diperbarui: 12 Agustus 2023   09:06 159
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Sedari kecil, kita selalu didoktrin untuk terus belajar, belajar, belajar. Sampai pepatah pun mengatakan, "belajarlah sampai akhir hayat". Tapi pernah ga kalian mereduksi kembali makna belajar itu sendiri. Bertanya pada diri sendiri, "mengapa belajar itu penting?"

Mengingat sejak usia dini, kita dituntut untuk mengikuti semua pendidikan formal dari mulai SD, SMP, SMA bahkan sampai Kuliah. Maka, bagi saya mengingat tujuan pendidikan itu perlu diketahui oleh sesama, selain mendorong semangat belajar para pembelajar, memahami tujuan itu untuk menguatkan niat belajar supaya sampai pada hakikatnya.

Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia mengatakan bahwa tujuan pendidikan ialah "Memerdekakan Manusia"

Merdeka secara lahir dan batin. Bebas dari penjajahan secara fisik maupun pemikiran. Kemerdekaan itu diartikan tidak lain dan tidak bukan untuk kebahagiaan dan keselamatan manusia. Jika belajar ditujukan untuk mencari pekerjaan, mendapatkan nilai bagus, mendapatkan rangking, atau hal lainnya, maka pendidikan itu belum diartikan sebagai pendidikan sepenuhnya. Akan tetapi jika pendidikan mendorong manusia untuk bisa hidup bahagia dan keselamatan bagi dirinya, keluarganya, masyarakat dan bangsa, maka pendidikan sudah sampai pada hakikat sebenarnya.

Keselamatan dan kebahagiaan tentu menjadi keinginan umat manusia, bukan?
Dengan pengetahuan yang dimiliki dan di dorong dengan implementasinya maka manusia dapat mengetahui makna belajar itu sendiri.

Bayangkan saja, jika dahulu tidak ada lampu? Bayangkan jika tidak ada transportasi? Bayangkan jika tidak ada internet? Sulit, bukan?

Tapi dengan bekal pendidikan, para ilmuwan membuat hal yang tidak 'mungkin' menjadi mungkin. Secara nurani, merdeka dalam belajar membuat kita menjadi lebih peka terhadap sosial. Saling membantu, toleransi, dan berkolaborasi membuat manusia lebih mudah membangun chemistry di lingkungan sekitarnya.

Tapi, apakah tujuan pendidikan itu mudah tercapai? Jelas tidak. Sebab, belajar akan terus berkelanjutan dan tidak akan pernah cukup sampai usia kita yang mencukupkan untuk berhenti belajar, yaitu kematian.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun