Mohon tunggu...
Risnawati Nurlatifah
Risnawati Nurlatifah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Santri Rumah Gemilang Indonesia

Saya Risnawati Nurlatifah merupakan salah satu santri Rumah Gemilang Indonesia yang kini tengah melakukan workshop sebagai syarat kelulusan di Rumah Gemilang Indonesia. Saya memiliki hobi membaca dan menulis sebagai pengisi waktu luang saya.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Memberi Bahagia Saat di Dunia, Diberi Nikmat Saat di Akhirat

6 Desember 2022   15:20 Diperbarui: 6 Desember 2022   15:36 248
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Banyak sekali amalan yang membuat kita disayang oleh Allah SWT, salah satunya adalah dengan rajin bersedekah dan membayar zakat. Kedua amalan itu dapat menghasilkan pahala begitu besar dari Allah SWT. Tidak hanya itu, dengan melakukan dua tindakan itu dapat membantu para kaum yang sangat kekurangan dan membutuhkan.

Suatu kebiasaan bagi orang muslim yang tak mudah ditinggalkan, terutama zakat. Dengan berzakat, sudah tentu kita membersihkan harta kita yang didalamnya terdapat hak-hak para kaum fakir dan itu sudah tertera dalam kitab suci Al Qur'an.

Namun ada beberapa perbedaan antara sedekah dan zakat. Meski memiliki arti yang sama, namun dalam penerapannya ada yang berbeda. Sedekah dapat dilakukan kapan saja tidak terbatas oleh waktu dan hukum melakukannya adalah sunnah, sedangkan zakat dilakukan dalam waktu yang sudah ditentukan menurut syariat islam dan hukumnya fardhu 'ain bagi orang yang sudah memenuhi syarat untuk melakukan zakat.

Sedekah berasal dari bahasa Arab: 'shodaqotun' yang berarti memberikan. Sedangkan menurut istilah, sedekah adalah pemberian sesuatu kepada orang yang membutuhkan semata-mata hanya mengharap ridho Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan suka rela tanpa ditentukan jumlahnya.

Hukum bersedekah adalah sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan). Artinya apabila dilakukan maka ia akan mendapat pahala dari Allah SWT, Seperti dalam firman Alloh yang artinya: "Dan bersedekahlah kepada Kami, sesungguhnya Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang bersedekah". (QS. Yusuf: 88)

Selain itu, sedekah merupakan amalan yang akan terus mengalir meski kita sudah meninggal. Dalam hadits shahih, Nabi SAW bersabda yang artinya: "Bila anak adam meninggal dunia maka seluruh pahala amalannya terputus, kecuali pahala 3 amalan: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang senantiaa mendoakan kebaikan untuknya". (HR. At-Tirmidzi dan lainnya)

Zakat berasal dari bahasa Arab yang artinya menyucikan. Zakat merupakan bentuk sedekah yang diperlakukan islam sebagai kewajiban atau seperti pajak bagi orang yang sudah memenuhi syarat. Salah satu syaratnya adalah memiliki harta yang cukup atau tidak kekurangan. 

Sedangkan menurut istilah, zakat adalah memberikan hartanya kepada orang lain yang membutuhkan dengan tujuan mensucikan jiwa dan sebagai pengingat bahwa harta itu bukan milik mereka, namun milik Allah SWT yang dititipkan kepada mereka.

Adapun hukum berzakat adalah wajib bagi setiap muslim jika mereka sudah mampu. Dikatakan wajib sebab zakat diperintahkan langsung oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam surah Al Baqarah ayat 110 yang artinya:

"Dan laksanakanlah sholat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahala) di sisi Allah. Sunggu, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun