Media

Polres Musi Rawas Adakan Simulasi Penanganan Karhutla

3 Agustus 2018   16:32 Diperbarui: 3 Agustus 2018   16:51 348 0 0
Polres Musi Rawas Adakan Simulasi Penanganan Karhutla
dokpri

Musi Rawas - Simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) digelar di areal perkebunan kelapa sawit milik PT Pratama Palm Abadi (PPA), di Kecamatan Muara Lakitan, Mura, Rabu (1/8/2018).

Sebelum simulasi dilakukan, Kapolres Mura AKBP Bayu Dewantoro, SIK, MM, didampingi Kabag Ops Polres Mura Kompol Handoko Sanjaya melakukan pengecekan peralatan pemadaman api, seperti selang, tangki air, dan traktor. Mereka juga melihat menara pemantau titik api.

Saat melakukan pengecekan, tiba-tiba ada laporan tentang adanya kebakaran di lahan PT PPA. Mendapatkan informasi itu, unsur Tripika Muara Lakitan bersama masyarakat peduli api (MPA) langsung menuju lokasi Karhutla.

Sebelumnya, dilakukan pemantauan titik api (hot spot) dari menara dengan ketinggian 12 meter.

Setibanya di lokasi Karhutla, tim melihat warga dan pekerja melakukan pemadaman dengan pelepah kelapa sawit. Tim lalu ikut memadamkan api dengan peralatan yang ada. Alhasil, kobaran api berhasil dipadamkan dengan cepat.

Simulasi penanganan Karhutla itu dipimpin Kapolsek Muara Lakitan AKP Nasharudin bersama Danramil Muara Lakitan Kapten Inf Maryono dan Sekretaris Camat Muara Lakitan Ali Syahbana.

Kapolres Mura AKBP Bayu Dewantoro mengatakan, dirinya turun langsung ke lapangan guna melihat sarana, peralatan penanganan Karhutla, dan mengecek Tripika bersama MPA Muara Lakitan agar siapsiaga dan bergerak cepat ketika terjadi Karhutla.

Kesiapsiagaan dan penanganan cepat memadamkan kobaran api sangat penting, agar areal yang terbakar tidak meluas.

Namun, yang utama adalah memberikan penyadaran hukum kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan ketika membuka lahan pertanian atau perkebunan.

"Simulasi ini juga menjadi perhatian penting. Kesiapsiagaan personel, tetapi sarana dan peralatan membantu pemadaman api. Jangan sampai ketika digunakan mengalami kendala dan menghambat pemadaman api. Itulah penting dicek dan dipergunakan meskipun tidak ada lahan terbakar," ujar Bayu.

Perwakikan Pimpinan PT PPA Babeh Suroso menyampaikan, pihak mengapresiasi Kapolres Mura yang turun langsung memberikan pengarahan dan pengecekan sarana prasarana penanganan Karhutla secara langsung di lapangan.

"Kami berharap tidak ada kebakaran hutan dan lahan di areal perkebunan perusahaan dan perkebunan masyarakat. Karena, sanksi tegas terhadap pelaku pembakaran sangat jelas. Kami siap mendukung masalah Karhutla yang diinstruksikan Presiden Republik Indonesia Jokowi," kata Babeh.