Rintar Sipahutar
Rintar Sipahutar Guru

Rintar Sipahutar, S.Pd, Guru Matematika SMP Negeri 1 Lingga Utara, Kepulauan Riau "Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan"

Selanjutnya

Tutup

Humor

Jenderal Kancil dan Jenderal Kardus

9 Agustus 2018   02:08 Diperbarui: 9 Agustus 2018   02:29 1501 1 1
Jenderal Kancil dan Jenderal Kardus
(Screenshoot YouTube)

Saya sudah lama mendengar istilah "jenderal kancil", bahkan dalam cerita dengan berbagai versi, tetapi mengenai "jenderal kardus" baru malam tadi aku baca di media online.

Saya coba cari di google menggunakan kata kunci "jenderal kancil" dan ternyata hasil pencariannya cukup banyak. Mulai dari cerita komik, sinetron hingga the movie. Catatan Wikipedia, profil facebook bahkan YouTube pun lengkap.

Dan ketika saya mengubah kata kuncinya menjadi "jenderal kardus", ternyata juga terdapat sangat banyak yang menggunakan istilah tersebut. 

Bedanya, jika hasil pencarian "jenderal kancil" tarikhnya sudah ada sejak lama dan pemakaiannya juga sudah lazim di telinga, tetapi hasil pencarian "jenderal kardus" menunjukkan rata-rata waktunya sekitar 3 jam yang lalu, artinya masih sangat baru dan anget.

Dan umumnya "jenderal kardus" menjadi headline dari media online mainstream di negeri ini sejak beberapa jam yang lalu dan istilah tersebut pun sepertinya langsung menjadi trending topic

Ada apa gerangan dengan "jenderal kardus"? Mengapa dia tiba-tiba menjadi sangat terkenal? Apakah ada hubungannya dengan tahun politik yang semakin memanas?

Pertanyaannya adalah, pernahkah "jenderal kancil" dan "jenderal kardus" bertemu? Dan jika pernah, kira-kira apa yang mereka bicarakan?

Apakah"jenderal kancil" pernah berharap dibuatkan rumah dari kardus oleh"jenderal kardus"? Atau "jenderal kardus" yang justru meminta mentimun kepada "jenderal kancil"?

Dan jika seandainya "jenderal kancil" berantem dengan "jenderal kardus", siapakah yang akan menang?

Ah... masa bodoh, ah. Jenderal koq berantem. Tapi bisa saja. Namanya juga cuma jenderal-jenderalan, kan bukan jenderal sungguhan?

(Dari catatan dini hari)