Mohon tunggu...
Rinaldy A.H
Rinaldy A.H Mohon Tunggu... Lainnya - Digital Marketing Professional

Digital Marketing Tips

Selanjutnya

Tutup

Indonesia Hi-Tech

5 Cara Meningkatkan Penjualan dengan Chatbot

3 Agustus 2022   22:02 Diperbarui: 3 Agustus 2022   22:15 53 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Sektor bisnis saat ini mengorientasikan ulang strategi mereka untuk mengutamakan klien. Perusahaan harus berkonsentrasi pada peningkatan loyalitas klien untuk meningkatkan pendapatan, dan ini dapat dilakukan dengan menyediakan conversational customer service yang baik. Menurut laporan Accenture baru-baru ini, 56% CIO dan eksekutif IT yang ditanyai secara global percaya bahwa conversational interfaces, seperti chatbots, akan menyebabkan gangguan dalam bisnis mereka masing-masing. Salah satu tujuan utama memiliki conversational interfaces adalah untuk dapat melibatkan seseorang secara langsung dan memberikan apa yang mereka inginkan dengan segera. Hal ini terutama berlaku untuk perusahaan yang sudah berada di bawah tekanan dari pesaing di bidangnya. Pesaing ini mengungguli mereka dalam hal memberikan barang dan jasa yang dapat diandalkan dan berkualitas tinggi.

Konsumen saat ini melihat layanan dan barang individual sebagai tanda nilai. Karena itu, perusahaan berusaha membangun loyalitas klien dengan menggunakan teknologi seperti chatbots yang memberikan perhatian individual kepada konsumen. Ini dapat dilakukan melalui situs web atau media sosial tanpa dianggap mengganggu. Seperti disebutkan dalam studi penelitian Accenture baru-baru ini yang menguraikan keuntungan conversational interfaces untuk organisasi, yang mana di sinilah "Anda" berperan.

Bagaimana Chatbots dapat Membantu Meningkatkan Penjualan?

Tugas dasar layanan pelanggan dan penjualan sekarang ditangani oleh chatbots. Baik itu untuk menghasilkan prospek, mencari calon pelanggan, mengelola kampanye otomatis, atau bahkan memberikan pengalaman pemasaran tertargetkan. Chatbots meningkatkan layanan pelanggan secara umum dan membuat interaksi antara brand Anda dan pelanggan menjadi lebih berharga.

Segera setelah pengunjung tiba di situs web Anda, otomatisasi chatbot dapat memberi mereka pesan selamat datang dan prompt pengambilan prospek. Chatbot mampu memulai percakapan dengan cara seperti manusia dan memberikan pengalaman terpandu dengan respons otomatis yang disesuaikan, memastikan bahwa pengguna mendapatkan informasi yang mereka butuhkan pada waktu yang tepat.

Mari kita periksa bagaimana chatbots dapat berkontribusi secara proaktif untuk meningkatkan angka penjualan.

1. Mendapatkan Lead dari Pengunjung Situs

Pelanggan dapat langsung dikirim ke situs web Anda melalui chatbots, di mana mereka dapat segera bergabung ke milis Anda. Anda akan mendapatkan sapaan real-time dari chatbot yang akan mencerminkan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Tanpa melanggar peraturan keamanan, bisnis & perusahaan dapat menggunakan chatbot yang memiliki prosedur pendaftaran yang rumit atau yang meminta informasi pribadi. Selain itu, ini membantu klien dalam memilih alternatif untuk memfokuskan kriteria pencarian mereka. Ini memberikan tingkat kemudahan baru dan informasi nilai tambah untuk semua visitor Anda, yang mungkin datang dari berbagai lokasi dan waktu.

2. Chatbots Fokus pada Penjualan

Chatbots dengan kemampuan AI merevolusi proses penjualan. Tim layanan pelanggan sekarang dapat "mempercepat" data inventaris dalam waktu kurang dari satu menit. Namun, merupakan kebenaran bahwa AI percakapan (conversational AI) dan chatbots dapat digunakan dalam kapasitas lain dalam layanan pelanggan, dan penggunaannya semakin berkembang. Chatbots memiliki prospek khusus karena dapat mengenali niat klien dan memperoleh data mendalam yang dahulu tidak dapat dilakukan oleh AI sendiri. Chatbot telah berkembang menjadi metode yang pasti untuk meningkatkan keterlibatan karena chatbot dapat mengirim penawaran individual tanpa menjadi membosankan atau tanpa menjual hal-hal yang tidak relevan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Indonesia Hi-Tech Selengkapnya
Lihat Indonesia Hi-Tech Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan