Mohon tunggu...
Rifki Feriandi
Rifki Feriandi Mohon Tunggu... Open minded, easy going,

telat daki.... telat jalan-jalan.... tapi enjoy the life sajah...

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Galian Menganga di Pamulang Lebih dari Sebulan. Bukti Kelalaian?

13 September 2011   12:00 Diperbarui: 26 Juni 2015   02:00 0 1 7 Mohon Tunggu...

Galian-timbunan di jalan raya sepertinya sudah menjadi pemandangan sehari-hari warga Jakarta dan sekitarnya. Terkadang aktivitas pembangunan itu membuat jengkel masyarakat, karena ada kalanya sebuah jalan yang baru saja diperbaiki, di hot mix, besoknya sudah dijumpai lubang menganga. Istilahnya hari ini galian kabel telepon, besoknya galian pipa air, lusanya galian kabel optic. Lalu, pekerjaan selesai, lubang ditimbun lagi dengan begitu saja, tanpa pemadatan yang memadai.

Itu pula yang bisa dilihat di kawasan Pamulang, tepatnya di jalan Siliwangi. Sudah lebih dari dua bulan lubang galian menganga di kiri dan kanan jalan. Mungkin bahkan di beberapa segmen lubang itu sudah ada sejak tiga bulan lalu. Tidak ada penjelasan untuk apa lubang itu, namun sepertinya galian itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sisi jalan sehingga, karena memang terjadinya di daerah sisi jalan. Di ruas yanglain, jelas terlihat jika galian dilakukan untuk membuat saluran gorong-gorong.

Yang menjadi pertanyaan masyarakat Pamulang adalah kenapa galian-galian itu dibiarkan terbuka begitu saja selama lebih dari dua bulan, tanpa ada tindakan lanjutannya. Padahal pembiaran galian seperti itu menimbulkan beberapa pertanyaan:

Yang terhormat Walikota Tangerang Selatan, Ibu Airin. Kapankah galian-galian itu akan ditutup? Haruskah kita menunggu korban jiwa akibat terperosok lubang galian-galian itu? Dan jika korban jiwa itu jatuh, siapkah mereka yang terlibat untuk bertanggung jawab karena “kelalaian nyata”? Ataukah mereka-mereka akan berlindung di balik “Saya akui lalai, mohon dimengerti dan dimaafkan”.

Tolong Bu untuk bertindak tegas terhadap ketidakprofesional yang membahayakan jiwa ini. Masyarakat Tangerang Selatan akan selalu berada di belakang Ibu, karena Ibu kan dipilih langsung. Apalagi Bu, malu kan karena galian-galian yang dalamnya bisa setinggi lutut orang dewasa itu berada tidak jauh dari kantor Walikota Tangerang Selatan, tempat Ibu bekerja di Pamulang.

Mudah-mudahan postingan artikel ini bisa mempercepat selesainya pekerjaan terbengkalai itu. Jika tidak ada pengaruh, maka masyarakat akan kebingungan, langkah apa lagi yang harus dilakukan.

Pamulang, 13 September 2011

Di Depan Carefour, memakan sekitar 50-60% lebar gerbang

Di depan pintu masuk Pamulang Square arah Ciputat - sebetis dewasa

Galian di dua sisi, memakan badan jalan

Pintu masuk pamulang Square arah Pamulang. Titik kemacetan parah

Di sebelah Carefour. Jembatan swadaya seadanya.

Di penyempitan jalan, tambah sempit. Kedalaman galian bisa sampai sedengkul dewasa

Tanda-tanda kendaraan 'terpelest"

Penyelesaian jalan tidak sempurna, menjadi alasan perlambatan kendaraan

Di sebelah Universitas Pamulang. Lihat genangan air di galian.

Penyelesaian seadanya

Galian sepanjang supermarket. Bongkar muat terpaksa di badan jalan. [caption id="attachment_134764" align="aligncenter" width="300" caption="Denah lokasi galian vs lokasi Kantor Walikota"][/caption]

KONTEN MENARIK LAINNYA
x