Mohon tunggu...
Akhmad Riduanor
Akhmad Riduanor Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa Uin antasari Banjarmasin

Selanjutnya

Tutup

Kisahuntukramadan

Manfaat Membaca Sholawat Dalam Kehidupan Sehari-Hari

26 Mei 2019   00:00 Diperbarui: 26 Mei 2019   00:08 0 0 0 Mohon Tunggu...

Menurut Al-Haitami, makna asli dari shalawat adalah do'a.  Shalawat berasal dari kata shalat dan bentuk jama'nya menjadi shalawat yang berarti doa untuk mengingat Allah secara terus menerus. Sholawat Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya adalah berupa rahmat. 

Dan sholawatnya Allah SWT kepada Rosulullah saw adalah berupa rahmat, keridhaan, pengagungan, pujian, dan penghormatan. Sedangkan, sholawatnya para malaikat kepada Rosulullah saw adalah berupa permohonan ampunan dan do'a agar dicurahkan rahmat. Dan sholawat para pengikut Rosulullah saw kepada beliau adalah berupa do'a dan menjunjung perintah beliau.

 Ibnu Abdus Salam berkata, Shalawat yang kita ucapkan kepada beliau saw bukan sebagai syafaat bagi beliau, karena makhluk seperti kita tak dapat memberikan syafaat kepada beliau. 

Namun, Allah SWT memerintahkan kita untuk menghargai orang yang telah berbuat kebajikan kepada kita. Sedangkan, manfaat dari shalawat akan kembali kepada orang yang mengucapkannya secara istilah adalah rahmat yang sempurna, kesempurnaan atas rahmat bagi kekasihnya. Disebut rahmat yang sempurna, karena tidak diciptakan shalawat, kecuali pada Nabi Muhammad SAW.

Shalawat bentuk jamak dari kata salla atau shalat yang berarti: doa, keberkahan, dan ibadah. Bagi kalangan tradisionalis, shalawat dimaknai sebagai bagian integral dari iman, kalau unsur ini tidak ada maka iman seseorang berkurang atau rusak, ritual pembacaan shalawat menunjukkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, ritual pembacaan shalawat merupakan ibadah sunah muakad dan merupakan amal shalih, ritual pembacaan shalawat akan mendapatkan balasan. 

Balasan di dunia adalah terwujudnya segala keinginan yang membacanya, sedangkan balasan di akhirat mendapat syafaat Nabi Muhammad, masuk surga bersama-sama kekasih-kekasih Allah, dengan keyakinan semacam itu, maka shalawat dapat dijadikan alat untuk mencapai tujuan pembacanya. Esensi dari shalawat adalah mengenang, mencintai, serta mencontoh Nabi saw, mengidolakannya, serta meneladaninya dalam setiap perilaku Nabi saw, menerima keputusannya dan menjauhi larangannya.

Shalawat merupakan jembatan agar kita mencintai Nabi saw, wujud cinta kita kepada Nabi adalah dengan shalawat dan shalawat menyempurnakan jati diri sebagai seorang muslim  

Dari beberapa definisi shalawat diatas dapat disimpulkan bahwa shalawat mempunyai makna yang berbeda bergantung subyek pembacanya, shalawatnya Allah swt terhadap Nabi Muhammad saw adalah merupakan pujian atas Nabi Muhammad saw di hadapan para malaikat dan Allah memberikan curahan rahmat-Nya, shalawatnya para malaikat kepada Nabi berarti permohonan rahmat Allah dan shalawat orang-orang mukmin kepada nabi adalah sebagai perwujudan rasa kecintaan kepada beliau, dan sebagai petunjuk cara yang terbaik dalam mensyukuri dan memelihara hubungan kita dengan Nabi.

Manfaat bershalawat dan salam kepada Rasulullah saw telah menjadi sebuah ketetapan yang membuat seorang muslim berkeinginan untuk mengucapkannya, dan menyeru kepadanya agar selalu menjaganya. Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut:

Bershalawat dan salam adalah perantara bertambahnya iman dan sebagai penyucian jiwa, peratara diampuninya dosa, lenyapnya kesedihan dan kesukaran.

 Bershalawat kepada rasulullah saw adalah peratara turunnya pertolongan Allah SWT kepada kita, berdo'anya para malaikat kepada kita, diangkatnya derajat, dihapusnya segala dosa, dan peratara agar beliau mengenali siapa umatnya pada padang mahsyar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2