Mohon tunggu...
Ridha Afzal
Ridha Afzal Mohon Tunggu... Nurse

#IndonesianCaretakingTraveler

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Dua "Tempat Rekreasi" Tidak Populer yang Bikin Anda Lebih Baik

23 Juli 2020   20:12 Diperbarui: 23 Juli 2020   20:09 28 7 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dua "Tempat Rekreasi" Tidak Populer yang Bikin Anda Lebih Baik
Source: Malang Times

Saya orang yang suka rekreasi. Tidak harus bayar atau mengeluarkan duit. Misalnya ke Pemandian Kalireco di Lawang. Gratis tis....

Bagi saya, rekreasi itu sangat menyehatkan, jiwa dan raga. Jiwa, karena dengan rekreasi kita bisa merefresh kondisi mental psikologis. Orang yang stress, bisa segar kembali, melupakan segala persoalan psikologis yang dihadapi. Ini bagus sekali sebagai sebuah solusi praktis. Sedangkan secara fisik, orang yang melakukan rekreasi, level kebahagiaanya meningkat.

Orang yang bahagia pembuuh darahnya lancar. Lancarnya pembuluh darah ini menandakan bahwa jantung kita bekerja dengan baik. Mereka yang jantungnya baik, otomatis fisiknya baik. Karena jantung merupakan pusat kendali semua organ tubuh.

Sebaliknya, mereka yang tidak pernah rekreasi, akan stress hidupnya. Pasti mengalami tekanan, baik secara fisik maupun psikologis. Akibatnya bisa sakit-sakitan, kepala pusing, mual, muntah, susah buang air, keringat tidak keluar, terjadi penuaan dini  karea kulit mengekerut, dan...bisa mati muda.

Makna Rekreasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata "rekreasi" berasal dari Bahasa Inggris "recreation" yang berarti: "penyegaran kembali badan dan pikiran; sesuatu yang menggembirakan hati dan menyegarkan seperti hiburan dan piknik."

Yang perlu saya garis-bawahi adalah kata-kata kunci dari definisi menurut KBBI tersebut, yakni pada kalimat 'penyegaran kembali badan dan pikiran" serta "menggembirakan hati dan menyegarkan". Dua kalimat tersebut kalau boleh saya artikan memiliki konotasi subyektif. 

Artinya setiap orang pada dasarnya memiliki cara yang berbeda dalam memaknainya. Sepanjang bersifat "menyegarkan kembali badan dan pikiran" serta "menggembirakan hati" berarti bisa disebut 'rekreasi'.

Dua contoh rekreasi yang disebut oleh KBBI hanya berupa 'hiburan' atau 'piknik' itu belum cukup. Walaupun, rata-rata orang setuju bahwa dua hal itulah yang pantas disebut sebagai tempat rekreasi.

Di Malang Raya misalnya, merupakan salah satu destinasi wisata terkenal di Indonesia. Malang Raya menempati urutan pertama dengan jumlah wisatawan terbanyak sepanjang 2017 lalu Malang Times.com). Sebanyak 15,2 juta wisatawan mengunjungi Malang Raya tahun 2017. Rinciannya, berdasarkan data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang kunjungan wisatawan ke Kota Malang tahun lalu tembus 4 juta wisatawan.

Sedangkan di Kabupaten Malang, masih berdasarkan data Dinas pariwisata Kabupaten Malang jumlah wisatawan mencapai 7 juta pada 2017 lalu dan 4,2 juta wisatawan berkunjung ke Kota Batu 2017 lalu. Sehingga jika ditotal, kunjungan wisata di Malang Raya Mencapai 15,2 wisatawan tahun lalu (Malang Times).

Saya berikan contoh di Malang, karea saya sedang tinggal di sana. Ini menunjukkan bahwa tempat rekreasi seperti yang ada dan dimiliki Malang Raya ini sangat dimiati sebagaimana definisi KBBI, yang berisi piknik da hiburan.

Mau tahu dua tempat rekreasi yang membuat anda akan jauh lebih baik, tapi tempat tersebut tidak populer?

Rumah Sakit (RS)

Cobalah anda ingat, kapan terakhir mengunjungi orang sakit di RS. Terakhir saya mengunjungi orang sakit sebulan lalu. Saat ada kerabat dari tempat di mana kami tinggal. Tidak jauh, hanya 5 menit jalan kaki dari rumah di Singosari, Malang. Kondisinya sedang ramai-ramainya Covid-19, jadi tidak kondusif.

Suasanya RS tidak seperti biasanya. Lahan parkir yang biasanya ramai, kini sepi. Tempat parkir motor yang biasanya padat, barangkali hanya seper-sepuluh yang kini ditempati. Mobil pun hanya satu dua. Kecuali ada beberapa mungkin milik staff RS.

Meski saya sebagai petugas kesehatan, perawat tepatnya, memasuki RS selalu ada rasa tidak nyaman. Apalagi di era Corona. Orang pada takut. Kayak Scary Movie aja. Saat ini, masuk RS ekstra ketat. Kata teman saya yang kerja di bagian Instalasi Gawa Darurat, untuk Masuk Rumah Sakit (MRS), bahasa awamnya 'Rawat Inap', saat ini ekstra ketat. Hanya mereka yang benar-benar darurat yang dirawat. Selebihnya disarankan pulang atau Rawat Jalan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN