Otomotif

Inilah Era Kemunculan Motor Listrik di Tanah Air

24 Februari 2018   10:36 Diperbarui: 24 Februari 2018   10:55 1758 0 0
Inilah Era Kemunculan Motor Listrik di Tanah Air
iwanbanaran.com

Kemunculan motor listrik Indonesia nampaknya tak akan menunggu waktu lama lagi. Produsen dalam negeri bernama Gesits yang berbasis di Surabaya pada tahun 2018 ini kabarnya sudah masuk ke dalam tahap pertama produksi massal. Diperkirakan, karya mereka akan dapat dinikmati pada 2019 mendatang. 

Hal yang hampir senada juga diungkapkan oleh Yamaha yang ikut turun tangan dalam euforia motor listrik tanah air. 

Yamaha kabarnya telah melakukan serangkaian tes dan uji coba terakhir sebelum benar-benar menjual motor listrik dalam jumlah besar. Pabrikan ternama tersebut bahkan akan menawarkan motor listrik dengan taraf internasional, yakni motor listrik yang sebelumnya telah sukses di pasar Taiwan dan Jepang. 


Motor listrik karya Yamaha akan dikenal dengan nama E-Vino. Huruf 'E' jelas merujuk pada electric yang menjadi simbol motor listrik. Nama tersebut juga tidak lepas dari pengaruh motor matic konvensional bernama Fino.

Secara terang-terangan Yamaha menyebut Fino adalah inspirasi dari E-Vino. Salah satu buktinya adalah penggunaan platform yang sama, termasuk bentuk body yang nyaris mirip. Akan tetapi sebelum motor listrik Indonesia bernama Gesits dan Yamaha yang mengusung E-Vino di atas, pasar motor listrik di Indonesia sebenarnya sudah terlebih dahulu diisi oleh nama Viar Q1.

Nama Viar mungkin masih asing di kalangan pecinta motor berbahan bakar minyak. Padahal sebenarnya, Viar adalah nama besar di belantika motor listrik nasional. 

Mereka behasil memproduksi motor listrik berbentuk skuter dengan desain futuristik dan ringan. 

Aspek ringan ini juga membuat pasar Viar semakin luas, yakni mencakup para orang tua yang membutuhkan kendaraan yang berukuran lebih praktis. Kemudian seiring berjalannya waktu, Viar terus berinovasi dan memberikan banyak pilihan untuk peminat motor listrik di masa sekarang bahkan masa depan. Namun tahukah Anda apa kelebihan dari motor listrik ini?

Perbedaan yang begitu mencolok antara motor listrik dengan motor berbahan bakar minyak adalah pada gas emisi. Motor listrik tidak menggunakan minyak yang membuatnya tidak mengeluarkan gas atau asap yang menimbulkan pencemaran udara. Sehingga tidak berlebihan bila ada sebutan motor listrik jauh lebih ramah lingkungan. 

Namun ada juga anggapan bahwa motor listrik tidak secepat motor konvensional. Anggapan ini nampaknya akan segera hilang mengingat motor listrik tercepat di dunia saat ini memiliki daya laju mencapai lebih dari 300 kilometer per jam! 

Bahkan sebagian pihak berani mempertandingkan motor listrik tersebut ke dalam arena balapan internasional seperti Superbike.

Itu semua hanyalah sedikit dari kelebihan yang ditawarkan dari motor listrik. Kemunculannya tentu akan menjadi 'ancaman' bagi motor era lama mengingat desakan akan kelestarian alam. 


Siapkah Anda menyambut dominasi skuter listrik Indonesia di masa mendatang?