Mohon tunggu...
Birokrasi Artikel Utama

Transjakarta Gratis untuk Warga Jakarta

23 Desember 2016   13:33 Diperbarui: 24 Desember 2016   14:53 0 24 11 Mohon Tunggu...
Transjakarta Gratis untuk Warga Jakarta
media indonesia

Jakarta membutuhkan akomodasi dan akses transportasi yang tinggi mengingat traffic dan mobilitas yang padat. Transjakarta banyak dijadikan sebagai pilihan utama transportasi bagi penduduk Jakarta. Moda transportasi umum ini selain memiliki armada yang banyak, jangkauan luas, jalur khusus, juga memiliki anggaran subsidi alias gratis bagi penduduk Jakarta!

Subsidi dianggarkan dengan alasan penduduk membutuhkan akses yang cepat dan mudah dalam aktifitas sehari-hari. Pelajar, Pekerja dan golongan-golongan lain di Jakarta memiliki hak dan akses yang sama dalam menikmati Transjakarta gratis. Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 160 Tahun 2016 tentang bus Transjakarta Gratis dan ketentuan biaya angkutan umum.

Pelajar yang menggunakan KJP (Kartu Jakarta Pintar), lansia, pegawai honorer Pemda DKI, dan pegawai ber-KTP Jakarta dengan upah UMR (Upah Minimum Regional) sudah dapat menikmati berkeliling Jakarta dengan gratis. Gubernur non-aktif Jakarta, Basuki Tjahya Purnama mengungkapkan hal serupa.

"Sekarang mulai gratis terbatas. Sekarang kita sudah mulai buat orang yang gaji UMP, lansia, pegawai honorer Pemda, pelajar kan sudah gratis," papar Ahok.

Transjakarta gratis terus ditingkatkan pelayanan dan cakupannya. Wakil Gubernur non-aktif Djarot Saiful Hidayat menjelaskan penghuni Rusunawa dan PNS DKI juga dapat menikmati layanan ini. Tujuannya jelas, berkontribusi nyata bagi pengurangan angka kemiskinan dan tingginya biaya hidup.

Di Jakarta itu biaya hidup tinggi, makanya kami subsidi. Caranya dengan menyubsidi pengeluaran mereka. Kalau begitu, akan ada solusi untuk mereka. Kami akan lanjutkan terus program ini," kata Djarot

Sudah selayaknya program ini kita apresiasi bersama dan digunakan sebaik-baiknya. Subsidi transportasi dan maksimalisasi anggaran Pemda menunjukkan transparansi, reformasi birokrasi, dan pelayanan publik sudah benar-benar hadir di Jakarta. Bukan lagi mitos atau isapan jempol belaka.

VIDEO PILIHAN