Mohon tunggu...
Wikatama
Wikatama Mohon Tunggu... Bersahabat dan mudah belajar

Penggemar bakso dan mie ayam Sederhana, ceplas ceplos, suka promosi dan membantu masyarakat

Selanjutnya

Tutup

Kandidat

Masyarakat di Era Unicorn Gunakan Hak Pilih untuk Menentukan Kemajuan Daerah

2 Maret 2019   15:58 Diperbarui: 7 Maret 2019   21:28 0 0 1 Mohon Tunggu...
Masyarakat di Era Unicorn Gunakan Hak Pilih untuk Menentukan Kemajuan Daerah
sumber foto: dokpri

Rekan Ar1ef Wibisono kota Mojokerto menyampaikan bahwa di era unicorn atau teknologi modern saat ini, pilihan rakyat menentukan masa depan atau kemajuan sebuah daerah.

Menggunakan hak pilih adalah hak setiap warga negara yang baik, tentunya warga negara yang baik akan memilih wakil rakyat yang baik juga untuk mewujudkan keARIEFan lokal. 

Akan sangat rugi apabila kita sebagai warga negara Indonesia tidak menggunakan hak pilih kita, kita tidak bisa menyalurkan aspirasi kita sebagai masyarakat di era unicorn karena tidak bisa memberikan dampak positif kedepan untuk daerah atau lingkungan kita, pendapatan daerah akan terbuang sia sia karena penyelenggaraan pemilu dibiayai oleh negara dan itu adalah uang rakyat.Dan jika seseorang pemilih tidak menggunakan hak pilihnya maka anggaran untuk PILEG dan PILPRES Pemilu 17 April 2019 termasuk tindakan yang merugikan negara.Manfaatkan pemilu kali ini dengan bijaksana, pilih presiden idaman dan wakil rakyat yang kamu cintai sesuai kepentingan rakyat.
Lindungi hak pilihnya, tidak memilih berarti golput dan calon wakil rakyatmu kekurangan satu suara untuk lebih dekat dengan keterpilihannya.
Rekam jejak kandidat, telusuri baik dan buruknya calon wakil rakyat bisa kita ketahui agar menemukan kandidat yang dianggap baik dan bisa mewakili suara rakyat. Tetap gunakan hak pilihnmu untuk kemajuan daerahmu, pilih yang lebih sedikit keburukannya dan yang paling banyak memberi manfaat dan keberhasilannya. Siapapun yang terpilih dan mendapat suara terbanyak tentunya harus memperhatikan juga mewujudkan keARIEFan lokal untuk meningkatkan potensi daerah dan mensejahterakan masyarakat.
Ketika seorang pemilih tidak mempergunakan hak pilihnya, maka tersisa satu surat suara yang tak terpakai. Dan suara yang tak digunakan tersebut membuka potensi manipulasi suara oleh oknum yang mungkin melakukan kecurangan.