Mohon tunggu...
Muhammad Rahmat Dityo
Muhammad Rahmat Dityo Mohon Tunggu... Wiraswasta - Barista

Saya suka bikin kopi yg nyaman.

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur

Investasi Jangka Panjang Bisnis Kopi dari Hilir ke Hulu

4 Desember 2022   21:50 Diperbarui: 8 Desember 2022   17:50 110
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Entrepreneur. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcomp

Bisnis kopi lumayan menjanjikan untuk berinvestasi jangka panjang, karena margin keuntungan kotor yang lumayan besar dan pengeluaran jasa dan biaya yang cukup minim ketika sudah berjalan. Awal mula memulai bisnis kopi pasti membutuhkan modal yang besar, karena kita harus membeli beberapa peralatan dan lahan yang harganya lumayan, agar dapat menunjang bisnis ini dengan baik. Untuk bisnis kopi agar kita dapat menghasilkan keuntungan lebih besar, kita harus masuk juga ke hilir dari kopi. Yang dimaksud hilir dari kopi itu adalah pemasok kopi dari kebun atau kopi yang masih green beans, kita akan mendapatkan harga yang murah apabila kita langsung membeli green beans atau biji kopi mentah dari kebun atau tengkulak pertama. 

Memulai dari kita beli biji kopi langsung dari hilir lalu kita mencoba untuk membeli mesin roasting kopi sendiri dan memang mesin roasting kopi emang tidak semurah yang kalian bayangkan, harga mesin roasting kopi sangat mahal apabila anda beli baru. Bagaimana apabila kita tidak punya modal untuk beli mesin roasting sendiri? , kalau kita tidak punya modal untuk itu, kita bisa mencari jasa roasting yang terpercaya untuk memanggang green beans atau biji kopi mentah yang kita beli dari hilir, harga jasa roasting di Jakarta tidak terlalu mahal, 1 kilogram green beans berkisar Rp. 20.000 - Rp. 40.000. Lalu dari proses roasting, apabila rasa yang kita mau sudah didapatkan, baru kita gunakan biji kopi itu di coffee shop yang ingin kita buat.

Lalu selanjutnya kita membuat coffee shop atau kedai kopi sendiri, membuat kedai kopi atau coffee shop di Jakarta kita bisa menyesuaikan dari berapa modal kita dan keinginan konsep kedai seperti apa, semakin besar kedai, semakin besar pula modal yang harus disiapkan. Apabila anda mempunyai modal yang besar, anda bisa membuat kedai atau coffee shop yang besar dan unik atau kaum milenial menyebutnya instagramable, dengan mempunyai coffee shop yang besar, besar pula prospek ke depannya. Jangan lupa untuk melihat perilaku pasar dahulu di daerah tempat anda dan sesuaikan harga minuman dan makanan yang tepat sesuai pasar agar bisnis berjalan dengan baik. 

Dan apabila anda memiliki modal yang tidak terlalu besar, anda bisa membuat coffee shop yang lebih kecil dan anda bisa membuat kedai kopi atau coffee shop yang mengedepankan konsep coffee to go atau take away coffee. Konsep coffee to go sangat cocok di daerah perkantoran atau daerah sekolah, karena orang-orang kantor pasti lebih senang untuk meminum kopi tidak ditempat atau memesan secara online. Jadi apabila kita mempunyai modal yang besar atau tidak, kita harus melihat dahulu keinginan pasar seperti apa, percuma kalau kita membuat coffee shop yang besar tapi tidak sesuai keinginan pasar, yang ada kita akan kesusahan untuk menjalani bisnis. 

Prospek bisnis kopi sangat menjanjikan untuk jangka panjang, karena perilaku manusia saat ini untuk sebagian orang, kopi merupakan kebutuhan wajib untuk menjalani hari. Dari kita melihat perilaku tersebut, apabila kita membuat bisnis kopi dan menjalankannya dari hilir ke hulu, pasti kita akan memperoleh laba atau keuntungan yang lebih besar daripada kita hanya menjalankannya di hulu. Sebenernya masih banyak faktor yang akan mempengaruhi prospek bisnis kopi, tapi saya hanya menggambarkan sedikit tentang bisnis kopi yang dijalankan dari hilir ke hulu.

Penulis : Muhammad Rahmat Dityo (Mahasiswa Prodi Manajemen, Universitas Pamulang)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun