Mohon tunggu...
Rd.
Rd. Mohon Tunggu... Lainnya - .

tentang buku, sepeda, debian, motor tua, musik, makanan, bubin LantanG dan bang Rhoma

Selanjutnya

Tutup

Book Artikel Utama

Kota-kota yang Saya Datangi Gara-gara Buku

10 Oktober 2022   16:31 Diperbarui: 25 Oktober 2022   13:31 397
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi buku fiksi. (sumber: freepik.com/jannoon028 via kompas.com) 

Ada beberapa penulis favorit saya, yang setiap tulisan-tulisannya berhasil membuat saya penasaran, walaupun berjenis fiksi tapi nyatanya tempat dan lokasi latar belakang cerita adalah nyata, terkadang alur ceritanya toh berdasarkan pengalaman penulisnya sendiri.

Jadi bagaimanapun apa yang mereka gambarkan di buku terasa nyata emosinya, dan membuat saya terpikat sehingga meniatkan diri untuk mewujudkan mimpi mengunjungi tempat yang menjadi latar belakang kisah-kisah yang mereka buat.

Paling tidak, ada tiga tempat yang sedari dulu mengganggu benak saya, menggugah rasa penasaran untuk merasakan sensasi tempat yang digambarkan cukup jelas di dalam buku-buku.

1. Bandar Lampung

Kota ini menjadi latar belakang sebagian kisah Anak-anak Mama Alin karya bubin LantanG, tentang tiga anak kembar yang ditinggalkan ibunya sejak lahir dan dibesarkan oleh ayahnya yang cuma mau dipanggil dengan namanya saja: Rana. 

Nyaris semua tempat dan ruas jalan di ibukota Lampung itu digambarkan dengan cukup detil sehingga sejak saya ajtuh cinta saay pertama kali membaca cerita bersambungnya di majalah Hai di era tahun 90-an, saya sudah mengimpikan bisa berjalan-jalan di kota itu pada suatu saat.

Akhirnya impian saya terwujud di tahun 2019, saat ada kerjasama pekerjaan dengan Universitas Lampung. 

Tak terbayangkan senangnya saya bias menjelajahi ruas jalan Raden Intan, menyusuri daerah Pasir Gintung, ke jalan Manggis, menengok keramaian Pasar Bawah sampai mengelilingi komplek Way Halim. 

Berjalan entah berapa kilometer pun di siang hari saya jabanin dengan senang hatisampai-sampai saya menginao di hotel Marcopolo yang mengingatkan saya pada satu scene di ceritanya bubin.

Beberapa tahun sebelumnya, saya juga sempat tersenyum lebar saat tak sengaja menemukan ruas jalan Cijagra kala pelatihan di kota Bandung, hanya gara-gara nama tempat itu menjadi destinasi 'Ra dan Kekes, tokoh dalam cerita Anak-anak Mama Alin saat jalan-jalan ke kota itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Book Selengkapnya
Lihat Book Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun