Mohon tunggu...
R Rangga Widyalokadana Moerti
R Rangga Widyalokadana Moerti Mohon Tunggu... Mahasiswa - seorang mahasiswa

mahasiswa yang suka mengikuti perkembangan otomotif dan transportasi

Selanjutnya

Tutup

Balap Pilihan

Pensiunnya Valentino Rossi Merupakan Hal yang Menyedihkan tapi Sudah Terprediksi

1 Agustus 2022   14:38 Diperbarui: 1 Agustus 2022   15:07 94 3 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Tahun lalu pada 2o21, sang legenda balap mengumumkan pensiunnya dari dunia balap MotoGp.

Salah satu legenda di dunia balap terutama ajang balap MotoGP yaitu Valentino Rossi menyatakan pensiun setelah musim tahun 2021. Iya, musim ini merupakan terakhir kali sang legenda hidup Valentino Rossi menunggang motor balapnya. Beragam tanggapan dari berbagai pembalap bahkan rivalnya itu sendiri. Bahkan Marc Marquez yang sering kali bertarung head2head dengannya di arena sirkuit pun menyatakan bahwa Valentino Rossi merupakan pembalap yang luar biasa.

The Doctor atau Valentino Rossi memulai karier balapnya dari kelas 125cc pada tahun 1996 hingga1997. Bahkan dia pernah memenangi Grand Prix Indonesia di Sirkuit Sentul pada tahun 1997. Di Lanjutkan di kelas 250cc pada tahun 1998 hingga 1999. Lalu naik kelas ke 500cc yang kini menjadi 1000cc hingga akhir masa purnabaktinya. 

Tercatat dari 414 kali balapan di semua kelas hingga kini, dia telah 115 kali kemenangan. Lalu, dia pun menjadi juara dunia sembilan kali (1997 dikelas 125cc,1999 di kelas 250cc,2001,2002,2003,2004,2005,2008 dan 2009 di kelas MotoGP) Itu merupakan angka yang fantastis dan prestasi tersebutlah membuat dia seorang pembalap menjadi juara dunia di tiga kelas sehingga di segani oleh banyak penggemar balapan. 

Tercatat sang legenda beberapa kali gabung di berbagai tim dan menggunakan motor yang berbeda seperti aprilia, Honda, Ducati hingga terakhir Yamaha. Tak heran Valentino Rossi selalu hadir di iklan TV nasional untuk mengiklankan produk Yamaha bersama komedian komeng. 

Banyak desas-desus mengapa dia menyatakan pensiun dari ajang balapan tergengsi ini. Vale mengungkapkan dia sudah tidak sekompetitif lagi tidak masa mudanya. Memang, banyak sekali pembalap baru dan muda yang lebih unggul pada masa kini. Contohi lah seperti Joan Mir yang menjadi juara dunia pada tahun 2020, Marc Marquez yang merupakan juara dunia enam kali sekaligus rival dari Valentino Rossi.

Jika kita lihat dari data sejak terakhir kali Valentino Rossi menjadi juara dunia yaitu sejak tahun 2009, prestasinya naik turun bagaikan harga pangan. Sempat menjadi runner up 2014 hingga 2016 hingga terpuruk di peringkat 15 klasmen akhir pada musim 2020 yang lalu. 

Lalu juga, Vale pun terakhir kali menjadi juara satu yaitu pada tahun 2017 pada GP Belanda dan sisanya mentok di podium satu atau dua. Bahkan musim 2021 kali ini, dia berada di posisi paling buncit yaitu 19. Tetapi ada kemungkinan naik kok.

Lalu soal usia, memang the doctor sudah berumur 42 tahun yang notabene itu cukup tua dalam suatu balapan. Sehingga hal tersebut memungkinkan daya saing menurun dan kalah dengan saingannya yang jauh lebih muda seperti Fabio Quartararo, Franco Morbidelli, Marc Marquez hingga adik tirinya sendiri yaitu Luca Marini yang juga menjadi pembalap MotoGP yang sekaligus menjadi saingannya Valentino Rossi.

Tim terakhir tempat Valentino Rossi bergabung yaitu Sepang racing team, tim balap asal Malaysia yang debut di kelas MotoGp pada tahun 2019. Kita tidak tahu seluk beluk di dalam tim tersebut. Memang tim satelit saat ini yaitu Sepang racing team yang memiliki catatan baik di musim 2020 lalu yaitu para pembalapnya merasakan podium seperti Fabio Quartararo atau Franco Morbidelli. 

Kini, Valentino Rossi bertandem dengan Franco Morbidelli untuk membela Sepang racing team. Sedangkan teman satu Franco Morbidelli yaitu Fabio Quartararo berpindah ke tim lama rossi di tim pabrikan yaitu Yamaha Factory Racing. Valentino Rossi di Sepang racing team pun menggunakan motor yang sama dengan dia pakai di tim lamanya. Sepang Racing Team Menggunakan juga motor Yamaha M1 nya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Balap Selengkapnya
Lihat Balap Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan