Mohon tunggu...
R Hady Syahputra Tambunan
R Hady Syahputra Tambunan Mohon Tunggu... Karyawan Swasta

Pemerhati Politik Sosial Budaya. Pengikut Gerakan Akal Sehat. GOPAY/WA: 081271510000 Ex.relawan BaraJP / KAWAL PEMILU / JASMEV

Selanjutnya

Tutup

Politik

Mesti Waspada dan Bijak, Hindari Share Atau Retweet Agar Tidak Ditangkap!

26 Mei 2019   15:41 Diperbarui: 26 Mei 2019   19:38 0 7 5 Mohon Tunggu...
Mesti Waspada dan Bijak, Hindari Share Atau Retweet Agar Tidak Ditangkap!
Twiter @AkunTofa berujung pidana dan penangkapan

#SayaDikabari bla..bla.. #MustofaNahrawardayaDitangkapPolisi #SaveLemonTofa

"Innalillahi-wainnailaihi-raajiuun. Sy dikabari, anak bernama Harun (15) warga Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat yg disiksa oknum di Komplek Masjid Al Huda ini, syahid hari ini. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat yg terbaik disisi Allah SWT, Amiiiin YRA," itulah cuitan Mustofa di akun twiternya @AkunTofa disertai emoticon "😭"😇".

Cuitan Mustofa itu terjadi pada saat kerusuhan di Jakarta. Mustofa berbelasungkawa atas kabar yang diterimanya pasal kematian bocah yang diduga dianiaya. Namun kebenaran berita itupun sempat diklarifikasi oleh ybs pada cuitan berikutnya.

Kabar Bohong atau hoaks sangat sensitif saat ini. Bila sobat pengguna media sosial mendapat share dari pihak lain, penulis sarankan anda bijak dan berhati2.

Walaupun anda bermaksud menanyakan, atau share dan retweet dengan kata2 #diduga atau #dikabari atau #apakah benar? Atau #ini benar gak? - belum tentu anda aman wahai sobat..

Dokpri: sayonara ancam giliran said didu
Dokpri: sayonara ancam giliran said didu
Karena sudah ada sindikat2 khusus pelapor yang kerjaannya melaporkan anda dan mengancam anda hanya tinggal menunggu giliran(ditangkap), lalu bila kemudian diproses maka anda akan bernasib sama dengan LemonTofa (Mustofa).

Kecuali anda memiliki power atau backing yang kuat karena selevel koordinator IT BPN Prabowo-Sandiaga saja belum tentu aman dari kasus, apalagi anda pengguna media sosial biasa. Dengan akun FB,IG,WA,Youtube yang terkoneksi dengan akun Google kontak anda, maka mencari anda bukanlah ibarat masuk ke rimba belantara.

Bila sedemikian benar keadaan yang terjadi, apakah anda tidak juga berhati2 mulai sekarang juga?

Apa tidak cukup melihat banyaknya contoh?

Dokpri
Dokpri
#Idiot tanpa sebut nama-nya Ahmad Dani juga #Dikabari-nya Mustofa sekarang mereka jadi repot, apalagi penulis membaca kritikan2 pedas anda juga link2 berita yang anda sebarkan sangat rentan terkena cidukan. Apalagi bilamana yang anda share dan retweet belum sah kebenarannya.

Jangan anda tanyakan di sosial media. Cukup diam saja. Sekarang kita hanya punya Tuhan Yang Maha Kuasa. 

Tokoh2 bangsa, Politikus, Mahasiswa atau kemana tempat anda akan mengadu? Tidak ada.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2