Andri Mastiyanto
Andri Mastiyanto Pegawai Negeri Sipil , Seller Online

Penyuluh KesMas,admin Coin Pendidikan (Coin A Chance) RSKO Jakarta, Nominator tunggal Best Member Backpacker Jakarta 2014, Nominator Inspiratif Member 2016, kaskuser.

Selanjutnya

Tutup

Digital Artikel Utama

Waspada Penipuan oleh Operator Telkomsel Gadungan

29 Mei 2018   13:15 Diperbarui: 30 Mei 2018   22:51 2894 3 0
Waspada Penipuan oleh Operator Telkomsel Gadungan
Deskripsi : Penipuan berkedok operator Telkomsel I Sumber Foto : Telkomsel

Tulisan merupakan sebuah warisan yang tak lekang dimakan zaman. Selain itu tulisan bisa menjadi pengingat, dapat membantu orang lain, bahkan bisa mencegah tindak kejahatan lebih luas. Apa yang daku tuliskan kali ini merupakan salah-satu hal yang mungkin dapat membuat orang lain dapat terhindar dari tindak kejahatan.

Penipuan sebuah kata yang saat ini menjadi momok. Banyak pihak yang terperosok oleh aksi penipuan ini. Bahkan ada individu yang depresi ketika dirinya baru sadar bahwa diri-nya baru tertipu. Saat ini penipuan tidak hanya dari hubungan antara personal yang dikenal. Antara individu yang tidak dikenal lebih marak terjadi tindak penipuan.

Sekitar tahun 2007-2008 daku pernah tertipu dalam pembelian smartphone Blackberry dengan tipe layar lebar. Saat itu mereka menggunakan akun Facebook salah-satu teman di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI. Teman daku pada saat itu di timeline-nya menjual Blackberry, daku pun tidak curiga. Ternyata setelah transfer dana diri daku sadar terjadi tindak penipuan mengatasnamakan teman daku tersebut. 

Tanpa berpikir panjang, hari itu juga daku langsung menuju Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, ke bagian Pelayanan Masyarakat menyangkut peristiwa tersebut. Daku melihat bahwa kasus daku bisa menjadi ancaman bagi yang lainnya.

Tanpa berpikir uang daku akan kembali, daku memberanikan diri melaporkan ke aparat hukum, karena saat itu nomer telepon seluler penipu tersebut masih aktif. Apa yang daku lakukan tepat, sekitar 3 (tiga) minggu kemudian pelaku penipuan penjualan Blackberry tertangkap. Berdasarkan berita yang daku baca, sekitar 20 orang lebih telah tertipu.

Selang 11 tahun kemudian ternyata daku terkena kasus penipuan kembali. Kali ini daku terkena kasus penipuan seseorang mengaku sebagai operator Telkomsel. Kejadian ini terjadi 27/05/2018 pukul 10.30-an WIB di mana daku baru bangun. Pagi itu daku mengantuk sekali karena hari sebelumnya (26/5/2018) seharian tidak tidur sampai pukul 02.00 WIB keesokan harinya dan pukul 03.30 WIB bangun sahur. Daku pun pasca pemulihan flu berat selama 3 hari. Hanya sekitar satu setengah jam tidur dalam 24 jam terakhir. Daku baru tidur lagi ba'da Subuh (28/5/2018).

Sang penipu menelpon daku dengan nomer Telkomsel pribadi mengaku sebagai operator Telkomsel. Penipu tersebut mampu secara tepat menyebutkan nama lengkap dan nomer operator Telkomsel yang daku miliki. Bahkan dirinya menyampaikan diri daku terdata memiliki poin lebih dari 500 poin. Dirinya bertanya apakah saya telah menggunakan poin untuk ditukarkan dengan voucher atau hadiah lainnya.

Sejujurnya daku tidak pernah memperdulikan jumlah poin untuk ditukarkan dengan hadiah. Mungkin karena daku dulu pernah memiliki history di mana sekali menukarkan seluruh poin dengan undian TELKOMSEL tetapi ternyata tidak terpilih dalam undian. Tetapi entah kenapa saat daku dihubungi oleh penipu tersebut daku begitu peduli dengan penukaran poin (nggak habis pikir).

---------------------------------------------------------

Penipu tersebut menyampaikan bahwa dengan 500 poin bisa mendapatkan 3 bulan akses internet unlimited secara gratis tanpa pajak dan potongan. Dengan kepala masih pusing begadang dan bekas kerokan & bekam, logika daku tidak jalan. Sebagai seorang netters penggunaan akses internet sudah bagaikan makanan pokok, mendengar point dapat ditukarkan 3 bulan akses internet free unlimited langsung ON. 

Deskripsi : password 4 digit angka yang nantinya diminta Operator Telkomsel Gadungan l Sumber Foto : dokpri
Deskripsi : password 4 digit angka yang nantinya diminta Operator Telkomsel Gadungan l Sumber Foto : dokpri
Dalam pernyataan penipu selanjutnya bahwa diri daku akan menerima sms dari nomer TELKOMSEL resmi di mana harus merespon kode 4 digit angka dalam kurang dari 13 detik sebanyak 5 kali. Apabila daku merespon lambat maka sistem akan menolak. Yang membuat daku percaya kepada penipu tersebut, ia mampu mengirimkan SMS melalui nomer TELKOMSEL resmi. 

Awalnya daku ragu-ragu, tetapi pernyataan dia cukup tepat ketika menyampaikan dalam beberapa detik SMS akan diterima di nomer yang daku miliki. Daku berfikir kalau bukan dari operator bagaimana bisa dirinya mengirimkan sms dari nomer TELKOMSEL resmi bukan dari nomer pribadi. Tanpa pikir panjang daku pun mengikuti perintahnya untuk merespon cepat SMS dengan kode 4 (empat) digit angka kurang dari 13 detik.

Deskripsi : Kegiatan aksi pembelian ke Quora internet bagi nomer seluler lain dengan aksi penipuan I Sumber Foto : dokpri
Deskripsi : Kegiatan aksi pembelian ke Quora internet bagi nomer seluler lain dengan aksi penipuan I Sumber Foto : dokpri
Kelalaian daku pun muncul, daku tidak memperhatikan tulisan diatasnya hanya fokus kepada 4 digit angka. Karena penipu itu mengisyaratkan agar cepat merespon memberitau kode 4 digit angka yang muncul pada sms yang diterima kurang dari 13 detik. Hal ini pun terulang sampai dengan 4 kali jadi total daku memberikan 5 nomor.

Setelah selesai 5 kali daku baru tersadar bahwa telah tertipu karena melihat tulisan SMS yang terkirim. Sang penipu sempat menyampaikan bahwa poin daku 600 poin jadi tersisa 100 poin dan memang benar daku memiliki 600 poin. Ia menyebutkan sisa poin tersebut dapat ditukarkan melalui ATM dan diserahkan ke kasir dengan voucher belanja sebesar Rp 1.000.000.

Daku tersadar bila diri daku telah tertipu dan penipu berusaha untuk menambah nilai penipuan. Daku pun mengerjai dirinya (penipu). Daku buat ia menelpon daku total sekitar 60 menit tanpa ditutup dengan menyampaikan bahwa sudah ke mesin ATM Indomaret terdekat dengan menyampaikan, "Maaf pak ternyata menu yang bapak sampaikan tidak ada di menu ATM". 

Lalu daku kemudian bilang salah mesin ATM, karena penipu minta mesin ATM Mandiri, namun daku sampaikan "Saya lakukan transaksi di mesin ATM BNI dengan kartu ATM Mandiri gimana dwonk". Sang penipu menyarankan untuk mencari ATM Mandiri reguler. Daku pun hanya mengiyakan dan tidak menutup sambungan seluler.

Penipu pun menyampaikan untuk mendapatkan voucher bapak harus bertindak jujur. Daku bilang, daku akan mencari di lokasi yang lain dan ia pun tidak menutup teleponnya. Manipulasi daku balas manipulasi dengan menyampaikan kepada penipu itu bahwa sampai 3 mesin ATM di lokasi yang berbeda daku sebutkan bahwa tidak bisa menggunakan kode e-cash sesuai langkah-langkah yang ia sebutkan di mesin ATM Mandiri sekali pun. 

Ia sepertinya mengincar saldo E-Cash dari tabungan Mandiri. Setelah terasa smartphone sudah cukup panas & daku puas mengerjai, daku tutup obrolan dengan berucap "Maaf mas cancel saja, saya sudah pusing karena abis begadang".

Terdengar ia cukup kesal dari suara-nya. "Mas jangan membantah-bantah bila tidak ada menu di mesin ATM". Akhirnya percakapan daku selesaikan dan dia pun berusaha menelpon daku kembali sebanyak 2 (dua) kali tetapi tidak daku angkat.

--------------------------------------------------------

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2