Mohon tunggu...
Raihan Putratama Bintang Hema
Raihan Putratama Bintang Hema Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - aku manusia

intinya itu

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Santri? Apa Itu?

21 Oktober 2021   22:23 Diperbarui: 21 Oktober 2021   22:47 110 2 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Santri? siapa itu?

Santri adalah seorang pelajar yang belajar di pondok pondok pesantren. ya itu  sih pendapat saya ya wkwkwk. benarkan saya? ya masa siswa  biasa disebut santri. Ya bisa sih tapi kurang pantas lah kan biasanya identik santri itu adalah orang yang mencari ilmu agama Islam di suatu pondok pesantren atau majelis ilmu lah Katakanlah. 

ya santri pun Jika menurut KBBI sendiri Ntar saya buka adalah orang yang mendalami Islam atau orang yang sholeh atau orang yang beribadah dengan sungguh-sungguh tapi nggak sungguh-sungguh hati Katakanlah santri itu adalah orang yang mendalami agama itu aja agama Islam lebih tepatnya agama lain.  

kalau menurut web yang terpercaya santri itu adalah Nah di web itu pun juga menjelaskan apa yang saya bicarakan diawal tadi bahwasannya santri itu adalah  orang yang menimba ilmu agama Islam di pesantren tapi saya nggak setuju itu ada di situ tulisannya seperti ini orang yang menetap hingga pendidikannya selesai ya Ada sih yang seperti itu Tapi kan biasanya ada yang yang belum selesai dia sudah mengakhiri masa studinya karena 1 dan 1/2 lain hal.

 ada stigma stereotype eh bukan-bukan lebih tepatnya adalah ah pemikiran masa pemikir bukan bukan ininya itulah yang yang menandakan bahwa santri itu di pesantren hanya belajar agama. hanya membaca kitab membaca Alquran belajar tentang ibadah fiqih tasawuf kaidah dan lain sebagainya. 

itu itu salah menurut saya Karena saya sempat menjadi santri walaupun hanya 1 tahun karena terkendala melanjutkan studi makanya saya cuma setahun. nah di situ nggak hanya diajarkan ilmu-ilmu tersebut mereka juga diajari dengan ilmu-ilmu kehidupan seperti contoh bukan contoh dulu lebih tepatnya itu lebih dikatakan sebagai khidmat. 

Hikmat ini tidak bisa kita lakukan jika tidak di pesantren Okelah kita bisa mempelajari ibadah ibadah yang lain ibadah ibadah seperti Alquran fiqih tasawuf aqidah dan lain-lain itu bisa kita pelajari di rumah ataupun di masjid tanpa harus ke pondok pesantren.

Bisa itu bisa tapi yang yang mantap dari pesantren itu adalah khidmat nya karena di situ di sigmat itu kita diajari untuk menuruti Apa kata kyai menurut kata ustadz Melakukan hal-hal lain yang ada di pondok pesantren yang cuma misalnya hanya membuang sampah 1 plastik sampah saja itu mendapatkan ganjaran yang sangat banyak Adik aja seperti kata Ustaz saya satu sampah yang kamu buat itu diganjar dengan 1 bidadari di surga boooo.... apa enggak mantap gitu. 

Contoh-contoh hikmat yang ada di pesantren itu seperti memasak menjaga kantin tiket tiketnya bisa piket dapur yang masak itu tadi Haha piket bersih-bersih menyiram tanaman harus hanyalah ah Ya itulah itu contoh-contoh yang saya tahu Selama saya mondok ya itu yang di jadikan tapi pondok-pondok lain atau Pondok yang lebih besar mungkin lebih banyak lagi kita tak hanya sekedar itu mungkin bisa jadi menjadi Sopir dari Kyai atau ustad nya menjadi di ajudan Dan lain sebagainya lah Makasih banyak itu contoh-contohnya dan saya pada saat itu yaitu hikmahnya mulai dari bersih-bersih nggak khusus nah nikmat yang paling istimewa di pondok saya pada saat itu adalah mengajar. 

jadi di pondok saya itu itu gak ada yang namanya guru dari luar jadi guru yang mengajar itu adalah murid dari Kyai jadi murid nah muridnya ya ini santri-santri ini kan otomatis banyak Junior nah itu jadi gurunya para Junior itu terus kan enggak digaji akhirnya mereka memiliki tugas-tugas tertentu ya kayak mengajar membimbing adik-adiknya ke arah yang lebih baik ya seperti normalnya gurulah 

Bagaimana tapi katanya Ustaz saya dulu itu kita mengajar itu bukan sebagai guru jadi aku guru aku mengajar Bukan yang seperti itu jadi di melatih bukan terlatih Berlatih menjadi guru jadi dilatih untuk bukan menjadi seorang guru tapi latihan atau belajar menjadi guru agar apa ya kalau misalnya ada salahnya itu nggak pertanggungjawabannya itu nggak besar jadi ya soalnya saya belajar mengajar 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan