Mohon tunggu...
Raiders Salomon Marpaung
Raiders Salomon Marpaung Mohon Tunggu... Guru/Dosen

Nama :Drs. Raiders Salomon Marpaung, MM. Alamat :Jl. Toram I No. 5, Jakarta 11820 Tempat, tanggal lahir :Bandung, 18 April 1962 Status : Menikah Pekerjaan: Guru/Dosen

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Ganda Putra Indonesia Paling Berpeluang Meraih Gelar Juara Dunia 2019

23 Agustus 2019   18:52 Diperbarui: 23 Agustus 2019   18:51 0 0 0 Mohon Tunggu...
Ganda Putra Indonesia Paling Berpeluang Meraih Gelar Juara Dunia 2019
(Dokumentasi:bulutangkis.com)

Memasuki babak perempatfinal turnamen Total BWF World Championships 2019 yang diselenggarakan di St.Jacobshalle Basel, Switzerland, Indonesia tinggal menyisakan empat wakilnya dari 14 yang ditunkan. Ganda putra Indonesia masih menunjukkan kehebatannya dengan meloloskan dua wakilnya sama dengan China dan Jepang.

Pada babak ketiga turnamen yang masuk kategori grade 1 tersebut, dua ganda putra terbaik Indonesia berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Dua ganda putra yang berhasil lolos ke babak perempatfinal tersebut adalah pasangan peringkat dua dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang diunggulkan di posisi keempat dan pasangan peringkat tujuh dunia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang diunggulkan di posisi ketujuh.

Ahsan/Hendra lolos ke babak perempatfinal setelah berhasil mengalahkan ganda putra Scotlandia Alexander Dunn/Adam Hall dua set langsung dengan skor 21-19  21-16. Kemudian pasangan Fajar/Rian lolos ke babak perempatfinal setelah berhasil mengalahkan unggulan ke 14 ganda putra Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong rubber set dengan skor 21-23  21-11  21-11.

Berikutnya di sektor tunggal putra, pemain pelatnas utama yang diprioritaskan untuk tampil di Olimpiade Tokyo Jonatan Christie menjadi satu-satunya harapan Indonesia yang tersisa. Jonatan Christie yang diunggulkan di posisi keempat, di babak ketiga berhasil mengalahkan pemain Denmark Jan O Jorgensen dua set langsung dengan skor 21-12  21-16 sehingga lolos ke babak perempatfinal.

Sementara itu peringkat delapan dunia Anthony Sinisuka Ginting yang diunggulkan di posisi keenam, tidak mampu mengikuti jejak Jonatan Christie setelah menderita kekalahan dari tunggal putra India Sai Praneeth B yang merupakan unggulan ke 16 dua set langsung dengan skor 19-21  13-21.

Selanjutnya di sektor ganda putri, peringkat lima dunia pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang diunggulkan di posisi kelima menjadi satu-satunya harapan Indonesia yang tersisa. Greysia/Apriyani, di babak ketiga berhasil mengalahkan pasangan Bulgaria yang diunggulkan di posisi kesepuluh Gabriela Stoeva/Stevani Stoeva dua set langsung dengan skor 21-19  21-16 sehingga lolos ke babak perempatfinal.

Sementara itu peringkat 19 dunia pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta yang diunggulkan di posisi ke 14, menderita kekalahan dari ganda putri Korea Selatan yang merupakan unggulan keenam Lee So Hee/Shin Seung Chan dua set langsung dengan skor 17-21  18-21 sehingga gagal lolos ke babak perempatfinal.

Di sektor ganda campuran, tidak ada satupun pasangan yang lolos ke babak perempatfinal dari dua pasangan yang tampil di babak ketiga. Peringkat enam dunia pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang diunggulkan di posisi keenam menderita kekalahan dari ganda campuran Belanda Robin Tabeling/Selena Piek rubber set dengan skor 13-21  23-21  8-21.

Pasangan peringkat sembilan dunia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang diunggulkan di posisi kesepuluh, juga menderita kekalahan dari ganda campuran China yang merupakan unggulan pertama Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dua set langsung dengan skor 17-21  12-21 sehingga gagal ke perempatfinal.

Berikutnya di sektor tunggal putri, harapan yang tertumpu pada tunggal putri terbaik Indonesia yaitu peringkat 16 dunia yang diunggulkan di posisi ke 14 Gregoria Mariska Tunjung pupus juga. Gregoria kalah dari tunggal putri Thailand yang merupakan unggulan ketujuh Ratchanok Intanon setelah berjuang selama tiga set dengan skor 21-18  21-23  10-21.

Babak perempatfinal akan dimainkan hari ini, Jumat (23/8/2019), semoga empat wakil Indonesia yang masih bertahan mampu melaju ke semifinal untuk mempertahankan peluang raihan gelar juara. Maju terus, pantang mundur !!!