Raiders Salomon Marpaung
Raiders Salomon Marpaung Guru

Nama :Drs. Raiders Salomon Marpaung, MM. Alamat :Jl. Toram I No. 5, Jakarta 11820 Tempat, tanggal lahir :Bandung, 18 April 1962 Status : Menikah Pekerjaan: Guru/Dosen

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Tim Junior Indonesia Raih Dua Gelar di Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix 2019

10 Mei 2019   09:52 Diperbarui: 10 Mei 2019   10:08 32 0 1
Tim Junior Indonesia Raih Dua Gelar di Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix 2019
bulutangkis-89-5cd4e54a75065735a507e1c5.jpg

                                                                                                                       (Dokumentasi: www.bulutangkis.com)

Dalam waktu yang bersamaan dengan penyelenggaraan turnamen dengan level super 300 Barfoot & Thompson New Zealand Open 2019 yang masuk level Super 300, tim junior Indonesia tampil dalam turnamen Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix 2019 yang diselenggarakan dari tanggal 30 April sampai dengan tanggal 5 Mei 2019 yang baru lalu di Tangerang Selatan, Indonesia.

Turnamen tersebut mempertandingkan tiga kelompok umur yaitu U15, U17 dan U19. Untuk kelompok U19, tim Indonesia selaku tuan rumah diperkuat oleh 146 pemain dari lima sektor yang diikuti di turnamen yang masuk kategori Junior International Grand Prix tersebut.

Komposisi pemain Indonesia yang ikut serta di kelompok U19 terdiri dari 50 pemain sektor tunggal putra, 19 pemain sektor tunggal putri, 26 pasangan sektor ganda putra, 24 pasangan sektor ganda putri, dan 27 pasangan sektor ganda campuran.

Berdasarkan daftar unggulan pemain di kelompok U19, Indonesia berpeluang besar untuk meraih tiga gelar juara. Tiga gelar juara tersebut diperkirakan diraih dari sektor tunggal putra melalui pemain Pelatnas Pratama, Christian Adinata yang diunggulkan di posisi pertama. 

Berikutnya sektor ganda putri melalui pasangan Pelatnas Pratama juga, Nita Violina Marwah/Putri Syaikah yang juga diunggulkan di posisi pertama. Terakhir sektor ganda campuran melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil yang diunggulkan di posisi pertama.

Pemain Indonesia lainnya yang diunggulkan adalah pemain Pelatnas Pratama Syabda Perkasa Belawa diunggulkan di posisi kedua, Yonathan Ramlie diunggulkan di posisi keenam, Muhammad Aldo Apriyandi diunggulkan di posisi kesepuluh dan pemain dengan status magang di Pelatnas Pratama Bobby Setiabudi yang diunggulkan di posisi ke 12 dari sektor tunggal putra.

Berikutnya pemain Pelatnas Pratama lainnya Putri Kusuma Wardani diunggulkan di posisi keempat, Yasnita Enggira Setiawan diunggulkan di posisi kelima dan Stephanie Widjaya yang diunggulkan di posisi keenam dari sektor tunggal putri.

Selanjutnya pemain Pelatnas Pratama pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang diunggulkan di posisi kedua dari sektor ganda putra.

Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Indah Cahya Sari Jamil yang merupakan kombinasi pemain non pelatnas dengan pemain Pelatnas Pratama diunggulkan di posisi kedua dan pasangan magang pelatnas pratama Metya Inayah Cindiani/Amalia Cahaya Pratiwi yang diunggulkan di posisi ketujuh dari sektor ganda putri.

Berikutnya pasangan Dwiki Rafian Restu/Nita Violina Marwah yang merupakan kombinasi pemain non pelatnas dengan pemain Pelatnas Pratama diunggulkan di posisi keenam sektor ganda campuran.

Hasilnya cukup memuaskan, dengan keberhasilannya meraih dua gelar juara, tiga finalis dan dua semi finalis. Dua gelar juara yang diraih pemain Indonesia adalah dari sektor ganda putra, dan ganda campuran. Posisi finalis diraih dari sektor tunggal putra, tunggal putri dan ganda putri. Semi finalis diraih dari sektor tunggal putra.

Gelar juara ganda putra diraih oleh pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang diunggulkan di posisi kedua setelah berhasil mengalahkan unggulan pertama pasangan Di Zijian/Wang Chang dari China melalui pertarungan dua set langsung dengan skor 21-15 dan 21-14.

Berikutnya gelar juara ganda campuran diraih oleh pasangan Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil yang diunggulkan di posisi pertama setelah berhasil mengalahkan pasangan unggulan kedua Feng Yanzhe/Lin Fangling dari China melalui pertarungan dua set langsung dengan skor 21-14 dan 21-19.

Selanjutnya finalis ganda putri diraih oleh pasangan Nita Violina Marwah/Putri Syaikah Ulima Hidayat, pasangan pelatnas pratama yang diunggulkan di posisi pertama. Di final Nita/Putri kalah dari pasangan unggulan keenam Lin Fangling/Zhou Xinru dari China melalui pertarungan dua set langsung dengan skor 16-21  18-21.

Posisi finalis tunggal putra diraih oleh Bobby Setiabudi yang diunggulkan di posisi ke 12. Di babak final Bobby kalah dari unggulan kedelapan Li Yunze dari China, melalui pertarungan dua set langsung dengan skor 18-21  22-24.

Berikutnya posisi finalis tunggal putri diraih oleh Putri Kusuma Wardani yang diunggulkan di posisi keempat. Putri di babak final kalah dari pemain China Dai Wang melalui pertarungan rubber set dengan skor 21-13  11-21 dan 19-21.

Selanjutnya posisi semi finalis tunggal putra diraih oleh unggulan kesepuluh Muhammad Aldo Apriyandi dan pemain non unggulan Muhammad Iqbal. 

Di babak semi final Iqbal kalah dari rekan senegaranya Bobby melalui pertarungan dua set langsung dengan skor 14-21  4-21 sedangkan Aldo kalah dari pemain China Li Yunze yang akhirnya keluar sebagai juara melalui pertarungan dua set langsung dengan skor 12-21  16-21.