Mohon tunggu...
Rahmat Nuryadin
Rahmat Nuryadin Mohon Tunggu... Guru - Reader Writer Photographer Videographer

Laki-laki

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Andai Guru adalah Bus Pariwisata

1 November 2023   13:50 Diperbarui: 1 November 2023   14:07 447
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Kabin Bus Pariwisata Azzahra Holiday (Sumber dokumen pribadi)

"Old MacDonald had a farm, Ee i ee i o, And on his farm he had some cows, Ee i ee i oh." Demikianlah kira-kira suara instrumen yang dikeluarkan dari sebuah bus pariwisata yang sontak disambut dengan jogetan anak-anak, remaja hingga dewasa yang telah menanti kehadirannya.  Selain melodi lagu tersebut, masih banyak instrumen lagu yang dimainkan, mulai dari lagu yang sedang populer seperti domba kuring, Ajojing hingga bait lagu nasional. Mereka menyebutnya klakson basuri.

Pengalaman menarik didapatkan ketika saya berwisata ke Pangandaran beberapa waktu lalu menaiki Bus Pariwisata Azzahra Holiday. 

Bus ini tergolong popular di jalanan diantara banyak bus pariwisata lainnya. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat yang menghampiri bus tersebut di kala sedang terparkir. Mereka dengan suka rela memberikan buah tangan kepada awak bus. Mulai dari memberikan air mineral, air kelapa, hingga buah-buahan. Sebagai gantinya mereka akan mendapatkan stiker armada bus tersebut. Masyarakat yang kebanyakan anak-anak sangat antusias menunggu dan merespon setiap kehadiran bus dengan riang dan berjoget. Tak luput sebagian dari mereka mengambil dokumentasi berupa video atas kedatangan bus pariwisata tersebut.

Saya yang kebetulan berada di tempat duduk baris pertama di dalam bus, benar-benar melihat antusiasme warga masyarakat dan sikap respon cepat awak bus yang menyapanya dengan menyalakan klakson basuri.

Dalam hati saya berkata, "Seandainya murid saya menyapa dan menanti kehadiran saya di depan kelas seperti halnya anak-anak menanti kedatangan bus pariwisata."

Pembelajaran yang saya dapat dari perjalanan saya ke Pangandaran bersama Bus Pariwisata Azzahra Holiday adalah:

1. sebagai guru kita harus senantiasa menyapa setiap murid dengan ramah dan riang apapun latar belakang mereka. Awak bus akan membunyikan klason basuri meskipun hanya terdapat dua atau tiga anak yang memintanya. Bahkan dijumpai hanya seorang ibu yang sedang mengais anak balita tak luput disapa juga.

2. Memberikan apa yang murid mau dan perlukan. Ketika klakson Basuri tidak dimainkan oleh awak bus, nampak gurat kekecewaan dari anak-anak yang menantikannya. Terdengar juga kata yang tidak pantas diucapkan terlontar dari mulutnya.

Suara klakson basuri ibarat mata pelajaran dan bus pariwisata adalah guru. Dengan menata dan mengelola mata pelajaran secara menarik tentunya akan membuat kegiatan pembelajaran di kelas menjadi menyenangkan. Murid akan menerima pelajaran yang diberikan oleh guru dengan senang hati dan sebagai rewardnya adalah kegiatan pembelajaran yang berhasil.

Klakson basuri tidak dibunyikan di sepanjang jalan kendati terdapat kerumunan di tempat tersebut. Awak bus memperhatikan waktu dan tempat di saat membunyikannya. Kita sebagai guru juga  harus tahu dan menguasai keadaan lapangan dalam hal ini kelas. Metode pembelajaran yang kita pakai harus disesuaikan dengan waktu dan keadaan, tidak bisa satu cara untuk segala suasana.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun