Ekonomi

Konsep Perumahan Kekinian

9 November 2018   16:33 Diperbarui: 9 November 2018   16:42 126 5 14

Bagi para konsumen, saat mencari rumah biasanya mereka tidak hanya  mengutamakan bangunan saja. Ada banyak pertimbangan psikologis yang melatarbelakangi pemilihan rumah. Selain dari segi lokasi dan  spesifikasi bangunan, kini masyarakat juga mulai peka ketika memilih  konsep dan desain perumahan yang ditawarkan pengembang. Rumah tapak yang  dilengkapi dengan fasilitas umum dan fasilitas sosial tentu akan lebih  menarik perhatian konsumen.

Simak cara untuk memilih konsep perumahan kekinian:

1. Ramah lingkungan

Tempat tinggal yang asri nan hijau tentu menjadi tipikal hunian impian  semua orang. Tidak heran jika banyak pengembang yang memilih konsep  eco-green terpampang di brosur perumahannya.

Sebenarnya konsep ramah lingkungan ini tidak sebatas penanaman pohon dan  taman di areal perumahan. Anda bisa memilih material bangunan yang bersertifikat eco friendly, desain rumah yang mengutamakan cahaya dan  aliran udara secara alami, sampai dengan daur ulang limbah dan air hujan menjadi layak dikonsumsi kembali.

2. Fasilitas olahraga

Konsep perumahan yang menawarkan fasilitas olahraga cukup banyak  diminati oleh pasar. Umumnya pengembang menyediakan jogging track dan taman di lingkup perumahannya. Ada pula yang lebih serius menyisihkan  lahan untuk membangun kolam renang, lapangan basket atau clubhouse.

3. Berbasis teknologi 

Perangkat teknologi yang paling populer dipasang pada perumahan adalah  kamera CCTV, sambungan internet WiFi, dan pintu gerbang otomatis. Beberapa perumahan berskala menengah ke atas sudah menerapkan perangkat  rumah pintar (smarthome) yang bisa dioperasikan langsung dari smartphone  pemilik rumah.

Hunian di Tangerang salah satunya telah mengusung konsep rumah kekinian,  yang dilengkapi oleh smart home features yang menjamin kenyamanan dan  keamanan penghuni. Sistem keamanannya pun dilengkapi home automation  programme yang terintegrasi dengan kunci digital dan CCTV internal sehingga penghuni tidak perlu khawatir dengan keamanan rumah. Perumahan  yang diinstal dengan smartphone nyatanya semakin banyak diminati pasar.  Sayangnya, biaya perangkat teknologi yang cukup mahal membuat orang  enggan memilikinya.