Mohon tunggu...
Rachael Gheitsya Aulia R
Rachael Gheitsya Aulia R Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Menulis dan melukis

Selanjutnya

Tutup

Diary

My Diary

29 September 2022   14:21 Diperbarui: 29 September 2022   14:34 54 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Nama saya Rachael Gheitsya Aulia Ramadani. Teman saya biasa memanggil saya Rachael. Saya lahir di Tangerang pada tanggal 08 November 2003. Saya anak pertma dari 2 bersaudara dan sekarang tinggal di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Saya memiliki hobi melukis dan sangat senang dengan praktikum-praktikum seperti, praktikum kimia, fisika, biologi, dan lain lain. Saya memiliki cita cita sebagai laboran professional, dengan ini saya masuk ke dalam salah satu universitas Negeri yaitu UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA dengan prodi kimia murni.

Nama saya Rachael Gheitsya Aulia Ramadani. Teman saya biasa memanggil saya Rachael. Saya lahir di Tangerang pada tanggal 08 November 2003. Saya anak pertma dari 2 bersaudara dan sekarang tinggal di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Saya memiliki hobi melukis dan sangat senang dengan praktikum-praktikum seperti, praktikum kimia, fisika, biologi, dan lain lain. Saya memiliki cita cita sebagai laboran professional, dengan ini saya masuk ke dalam salah satu universitas Negeri yaitu UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA dengan prodi kimia murni.

Ini adalah tulisan pertama saya tentang diri saya sendiri sekaligus perjalanan saya untuk bisa sampai di universitas tercinta in dengan prodi yang di inginkan . Dalam diri saya ini terdapat banyak sisi yang mungkin oraan lain tidak tahu mengenai ini. Pada pandangan keluarga saya, saya memiliki sifat yang humoris, santun, dan banyak sekali. Saya senang berkunjung ke rumah  para saudara apabila saya memiliki waktu senggang.

Lalu bagaimana pandangan teman dan orang sekitar terhadap saya ?????

Yang pertama, yaitu pandangan teman saya terhadap saya adalah saya memiliki sifat kadang introvert kadang juga ekstrovert. Apa itu introvert dan ekstrovert? Introvert adalah cenderung menarik diri, pendiam, tenang, suka menyendiri, dan tidak tergesa-gesa atau berhati-hati. Lalu ekstrovert adalah kebalikan dari introvert seperti mempunyai sifat yang lebih senang ber-interaksi dengan dunia luar (pergaulan, adaptasi dan lain sebagainya).

Yang kedua, yaitu pandangan orang sekitar saya (tetangga, dll) adalah saya memiliki sifat yang selalu penasaran dengan suatu organisasi-organisasi yang ada di lingkungan sekitar rumah saya. 

Sebagai contoh, saya pernah mengikuti organisasi masjid (remaja masjid) nah disitu saya banyak mempelajari hal-hal seperti, bagaimana mengurus suatu agenda masjid, tidak hanya itu, saya banyak belajar mengenai ilmu-ilmu agama mulai  dari tajwid, bacaan bacan sholat, arti arti dari setiap ayat dan maksud dari ayat tersebut. 

Sebelum masuk ke organisasi ini saya berpikir bahwa mulai dari cara membaca al-quran tidak begitu sulit tetapi hanya dapat membacanya saja ternyata banyak hal yang harus diperhatikan seperti makhorijul huruf-nya, tajwid-nya, dan lain sebagainya. Kemudian bacaan bacaan sholat yang ada perbedaan sesuai aliran yang dipegang misal aliran muhammadiyah mempunyai bacaan sholat tersendiri tetapi idak jauh beda dengan bacaan sholat orang orang pada umumnya.

Tidak hanya itu, saya memilki cita-cita sebagai laboran professional. Saya memiliki riwayat pendidikan mulai dari SMP hingga SMA berbasis negeri. Pada tahun 2019 ketika ingin masuk ke jenjang SMA ternyata sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada tahun tersebut masih menggunakan sistem ZONASI, menurut saya sistem zonasi memiliki sisi positif dan negatifnya tersendiri.

Sisi Positif dari jalur zonasi adalah membantu para calon siswa yang rumahnya dekat dengan sekolah, dengan demikian misal: rumah ani berada 200 meter dari sekolah dan ani diterima pada jalur zonasi PPDB tersebut, maka Ani tidak perlu mencari sekolah jauh jauh sehingga memerlukan biaya transportasi, inti pada dampak positifnya adalah membantu para siswa yang rumahnya dekat untuk masuk ke sekolah yang dituju.

Sisi Negatif dari jalur Zonasi adalah memberatkan para siswa yang ingin sekali masuk di salah satu sekolah tetapi dengan jalur zonasi ini dia tidak dapat masuk ke sekolah yang dituju. Tetapi ada jalan lain seperti zalur prestasi dan jalur lainnya. Saya adalah salah satu orang yang kurang beruntung pada kesempatan itu baik jalur zonasi, prestasi dan lain sebagainya. Dan pada akhirnya saya masuk ke salah satu sekolah swasta berbasis islam, disitulah rasa ingin menjadi seorang laboran bergejolak .

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan