Mohon tunggu...
Ria Anggraini
Ria Anggraini Mohon Tunggu... Ordinary people

Orang biasa yang suka menulis dan membaca.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Mengatasi Keseleo dan Terkilir

25 Januari 2020   00:20 Diperbarui: 25 Januari 2020   00:47 13 1 1 Mohon Tunggu...
Mengatasi Keseleo dan Terkilir
Ilustrasi kaki dibalut dengan perban elastis (Alodokter) 

Apa yang terpikir di benak teman-teman saat mengalami keseleo atau terkilir? 

Mayoritas jawaban saya rasa urut atau pijit, atau yang lebih ringan baluri bagian tubuh yang terkilir atau keseleo dengan sesuatu yang hangat. 

Benarkah hal di atas merupakan solusi saat kita mengalaminya?

Masing-masing orang memiliki keyakinan sendiri akan beberapa hal, termasuk tindakan yang diambil saat mengalami sesuatu. 

Dalam tulisan ini saya hanya ingin berbagi pengalaman pribadi saat mengalami pembengkakan pada kaki saya. Pada awalnya tidak terlalu mengganggu, namun lama kelamaan jalan saya jadi pincang karena pergelangan kaki membengkak. Seperti jawaban di atas, orang-orang terdekat menyarankan pijit atau urut. Tapi tukang urut langganan saya sudah lama meninggal dunia, dan saya bukan termasuk orang yang mudah percaya pada tukang urut lain. 

Lalu sebagai orang yang sudah merasa akrab dengan mbah Google, saya putuskan untuk mencari solusinya disana. Saya ikuti satu per satu tahapannya dan alhamdulillah tanpa harus ke dokter atau tukang urut kaki saya kembali normal. 

Caranya adalah:

1. Kompres dengan es bagian kaki yang bengkak. Esnya jangan langsung kena ke kulit, namun gunakan handuk atau kain untuk membungkus es. Lakukan hal ini dalam waktu 20-30 menit. Ulang hal ini selama 2 x 24 jam. 

Gunanya agar otot kita yang bengkak menjadi rileks. 

2. Setelah dikompres, balut kaki dengan menggunakan perban elastis atau perban engkel yang dapat diperoleh di toko-toko obat atau apotek terdekat dengan harga berkisar Rp40.000,- s.d Rp50.000, -

3. Posisikan kaki yang sudah diperban lebih tinggi dari jantung dalam kondisi tidur terlentang. Fase ini akan terasa sakit banget, bahkan sampai meringis lalu menangis, hal ini bisa dikarenakan saat itu urat dan otot sedang kembali ke posisi semula. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x