Mohon tunggu...
Qois AlHaqqi
Qois AlHaqqi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Seorang Mahasiswa Teknik Sipil yang sedang berusaha memaknai setiap arti kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Kekayaan Setara dengan Tingkat Pendidikan?

17 Agustus 2023   22:35 Diperbarui: 17 Agustus 2023   22:56 163
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi investasi dan waktu (iStockphoto/arthon meekodong)

Uang, hal yang wajar kita butuhkan selama hidup kita. Bahkan kata pepatah hidup bahagia tanpa uang pun terkadang dapat dipatahkan dengan keadaan realita, dimana orang terkapar dan dimanfaatkan saat tidak memiliki harta atau bodoh dalam mengelola harta. 

Morgan Housel, seorang mantan jurnalis amerika. Buku yang ia buat menjelaskan kondisi sulit bukan soal tidak memiliki harta, tapi memutuskan menggunakan harta yang ada digunakan untuk apa. Kenapa perlu difikirkan? karena uang yang ada dimasa muda menentukan kenyamananmu di masa tua nantinya. Sehingga perlu pembenahan mindset terkait soal uang.

Mindset tentang Hidup hemat, bukanlah hal yang salah untuk menjaga sesuatu atas apa yang telah kita dapat. Soal kayanya seseorang bukan karena kendaraan mereka, atau pernak pernik yang dikenakan, tapi merujuk pada aset dan tabungan yang belum bermanifestasi dalam wujud yang lain. 

Menjadi orang yang tidak impulsif dengan trend apa yang sedang terjadi, karena kebetuhan yang muncul sesaat perlu diperhatikan sebagai hal yang apakah memang kita perlukan atau justru membuang kekayaan kita dalam wujud lain yang tak dapat diperuntukan.

Kekayaan juga bukan hal yang selalu dituntut secara instant, segalanya butuh proses termasuk kekayaan. Termasuk dalam hal menjadikan keuangan kita untuk berlatih sejak dini menumpukkan dalam bentuk investasi, namun investasi cerdas berjangka panjang. Dimana uang dingin yang kita letakan akan tumbuh seiring perkembangan waktu yang dapat kita tuai dikemudian hari setara dengan investasi waktu yang telah diberi. 

Dalam pengelolaan investasi keuangan, role model yang menjadi panutan dalam penerapan adalah hal umum yang terjadi dalam kesalahan investasi, expert model akan membuat kita semakin merincikan peristiwa yang mana tidak semua orang mendapatkan kejadian tersebut. 

Semakin umum, semakin membuat apa yang akan kita terapkan semakin realistis. Karena dalam investasi keuangan, kita akan dihadapkan kapan kita perlu mengetahui makna cukup, tanpa menaruh espektasi tinggi pada suatu hal yang tidak sebanding dengan besarnya resiko. 

Dalam investasi, resiko dan keberutungan sangat berbalik namun melekat. Kita perlu lebih mendalami makna naik turunnya dalam investasi, mengetahuan sisi aman dalam pengelolaan uang, sehingga uang yang berputar tetap membuat malam kita lelap dengan istirahat, bangun pagi dengan memikirkan kegiatan dalam sehari, bukan terpaut pada pengelolaan uang dalam nvestasi yang justru menjeratkan diri. Investasi bukanlah trading yang melihat keuntungan seketika, pahami soal waktu agar lebih bisa menenagkan diri dan lebih paham akan situasi kedepan dalam berinvestasi. 

Sehingga, dalam prosesnya dengan kita mengatur tujuan kita menimbun uang dalam investasi adalah untuk mengejar makna hidup mandiri, agar mengetahui kapan hal itu sudah cukup dan tidak menaikan standard hidup kita hanya karena pendapatan yang mungkin semakin meningkat. 

Penulis, Morgan Housel, tetap memiliki kebiasaan menabung, standard yang akan tetap sama dalam kondisi apapun karena kecukupan yang telah tercukupi, bukan kekayaan yang semakin dikejar semakin tidak tahu batasan yang dikejar. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun