Mohon tunggu...
Putri BagusAulia
Putri BagusAulia Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Mahasiswi

Mahasiswi semester 5

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Contoh Penerapan Perbuatan Al-Sunnah Al-Fi'liyah dalam Kehidupan Sehari-hari

21 Oktober 2021   20:55 Diperbarui: 21 Oktober 2021   21:40 188 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Melacak akar-akar sejarah menculnya istilah Ahlussunnah Wal Jamaah secara etimologi bahwa aswaja sudah ada sejak Rasulullah lalu diteruskan oleh para sahabat-sahabat sebagai pedoman hidup yang mengikuti segala sesuatu yang dilakukan oleh Nabi dari tingkah laku, perkataan, perbuatan dan semua yang berhubungan dengan Rosulullah. Ahli Sunnah wal Jama'ah meliputi pemahaman dalam tiga bidang utama, yakni bidang

Aqidah, Fiqh dan Tasawwuf. Ketiganya merupakan ajaran Islam yang harus bersumber dari Nash Qur'an maupun Hadist dan kemudian menjadi satu kesatuan konsep ajaran aswaja. Sunnah fi'liyyah adalah segala hal yang disandarkan kepada perbuatan nabi muhammad. Sunnah Dibagi Menjadi 3 yaitu Sunnah Qauliyah,Fi'liyah dan Taqririyah. 

Sunnah qauliyyah adalah segala sesuatu yang disandarkan kepada perkataan atau ucapan nabi muhammad. Sunnah fi'liyyah adalah segala hal yang disandarkan kepada perbuatan nabi muhammad. 

Sedangkan sunnah taqririyyah adalah suatu hal yang disandarkan kepada sikap diamnya nabi muhammad ketika melihat hal yang dilakukan atau diucapkan oleh para sahabat nabi. AspekSyari’ah(Fiqh)

Dalam bidang syari’ah Ahlussunnah wal Jama’ah menetapkan 4 (empat) sumber yang bisa dijadikan rujukan bagi pemahaman keagamaannya, yaitu al-Qur’an, Sunnah Nabi, Ijma’(kesepakatan Ulama), dan Qiyas,dari keempat sumber yang ada, al-Qur’an yang telah dijadikan sebagai sumber utama. Ini artinya bahwa apabila terdapat masalah kehidupan yang mereka hadapi, terlebih dahulu harus dikembalikan kepada al-Qur’an sebagai pemecahannya. 

Aswaja adalah postulat dari ungkapan Nabi Agung Muhammad Salallahu’alaihi wa sallam. “Man ana ‘alaihi wa ashabi” berarti, golongan aswaja adalah yang mengikuti ajaran Islam sebagaimana yang telah dianjarkan dan diamalkan Nabi agung Rasulullah beserta para sahabatnya beliau.

Ahlusunnah wal jama’ah merupakan salah satu diantara banyak aliran dan sekte yang bermuculan dalam Islam. Diantara seluruh aliran yang ada, kiranya aswaja inilah yang memiliki banyak pengikut bahkan banyak diantara semua sekte. Jadi dapat dikatakan bahwasannya, aswaja memegang perananan yang cukup luas dalam perkembangan pemikiran Islam.

Tentunya ada banyak hal yang mempengaruhi proses kelahirannya aswaja ini dari sejarah. Diantaranya yang cukup populer adalah tingginya suhu konstelasi politik yang terjadi yang terjadi pada masa setelah wafatnya Nabi Muhammad Saw. Wafatnya Utsman bin Affan yaitu khalifah ke-3 menyulut berbagai macam reaksi. 

Utamanya, tentu karena ia wafat dalam keadaan terbunuh, tidak dalam peperangan. Hal ini memantik semangat di kalangan untuk menuntut Imam Ali, Pengganti Utsman untuk bertanggung jawab. Terlebih sang pembunuh ini masih memiliki hubungan darah dengan Ali itu sendiri , sehingga tidak segera mendapat hukuman setimpal. Perbedaan Ahlussunnah wal Jamaah dengan bid'ah dan syiah adalah :

Ahli sunnah, yakni orang-orang yang mengajarkannya, menjaganya, mengamalkannya, mengutipnya, dan membawanya baik dalam bentuk riwayat atau dirayat atau manhaj. 

Jadi merekalah yang paling dahulu mengenal sekaligus mengamalkan as sunnah. Syi'ah yakni Mereka yang menyatakan bahwa Ali bin Abu Thalib adalah yang paling utama di antara para sahabat dan yang berhak untuk memegang tampuk kepemimpinan atas kaum Muslim, demikian pula anak cucunya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan