Mohon tunggu...
INDONESIA NEWS
INDONESIA NEWS Mohon Tunggu... Guru - Anak Bangsa

Memberitakan yang benar, bicara benar

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Jumlah Guru Agama Kristen di DKI Jakarta Sedikit

1 Oktober 2022   23:56 Diperbarui: 2 Oktober 2022   00:00 164 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

DPRD Komisi E Provinsi DKI Jakarta membentuk pansus kusus pendidikan dalam rangka mempersiapkan Perda khusus pendidikan  Provinsi DKI Jakarat, hadir dalam rapat dengar pendapat ini di antaranya, Dinas Pendidikan, BKD, Kanwil kemetrian Agama Provinsi Dki Jakarta dan semua stakeholder pendidikan diantaranya  PGRI, Satu Asah Peduli Bangsa, Forum Komunikasi Agama Hindu, forum komunikasi Guru Agama Islam, Forum Guru Pendidikan Agama Kristen Indonesia dll. 

Rapat pansus 27 September di pimpin oleh Jhonny Simanjuntak di hadiri oleh semua anggota DPRD dari semua Fraksi, rapat pansus berjalan dengan baik dan memberikan banyak hal - hal baru yang selama ini belum mendapat sorotan, salah satu yang hadir dalam pansus ini ketua Forum Guru pendidikan agama kristen Indonesia Abraham Pellokila, M.Pdk, dalam pemaparannya dia menyampaikan  " perlu perhatian serius dinas pendidikan provinsi Dki Jakarata terhadap guru pendidika agama kristen sebab jumlahnya sangat sedikit, dari hail survei yang di lakukan pada tahun 2021, di dapati bahwa jumlah sekolah yang terisi oleh guru agama kristen  di Provinsi DKI Jakarta hanya 15 % artinya perlu 85 % lagi. 

Dalam program PPPK yang sedang di gagas oleh pemerintah pusat  belum dapat mengakomodir sekolah  yang belum ada guru agama Kristen nya , sebab basis penerimaan formasi pppk di ambil dari data dapodik, berarti sekolah yang kosong tetap tidak terisi, persoalan baru yang menjadi kendala lagi adalah, banyak pensiun yang terjadi antara tahun 2021 samapi 2024 termasuk di dalamnya banyak guru agama kristen, oleh karena itu butuh kebijakan khusus dari pemerintah daerah agar hal kekosongan ini dapar di atasi. 

Dalam hal pendidikan tidak boleh ada diskriminasi, pemerintah harus berlaku adil agar semua anak didik Indonesia mendapat hak yang sama serta seimbang, jika yang beragam Islam mendapat perlakuan yang baik dalam pendidikan agamanya, maka peserta didik dengan agama lain juga mendapat hal yang sama, agar tidak tumbuh kecembuaruan sosial yang tajam, tentu dengan cara menghadirkan guru agama kristen ke sekolah, sesuai dengan peraturan dan undang - undang yang berlaku.

Selain ketersedian guru pendidikan agama kristen  bagi peserta didik yang beragama kristen, tentu harus di dukung dengan kesejatraan yang sepadan bagi para guru nya , sebab masih banyak praktek yang kurang baik oleh kepala satuan pendidikan, tidak memberikan SK kepada guru, sehingga guru tidak masuk dalam DAPODIK atau Data pokok pendidikan, akibatnya masalah pembiayaan atau honornya tidak di perhitungkan, banyak guru yang mendapatkan honor seadanya, sesuai dengan kemauan kepala sekolah. 

Ada juga praktek lain yang di lakukan oleh kepala sekolah, yaitu mengunakan guru mata pelajaran lain yang kebetulan beragama kristen untuk mengajar pendidikan agama kristen, akibanya anak - anak kristennya tidak terlayani dengan baik, karena guru tersebut harus melayani 2 mata pelajaran sekaligus dengan beban yang berat, maka selalu yang di korbankan adalah mata pelajaran tambahannya yaitu pendidikan agama kristen, kami mendorong agar praktek seperti ini tidak lakukan lagi oleh para kepala sekolah. 

Kepala dinas pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana menyambut baik  berbagai masukan serta saran yang di sampaikan oleh Forum Guru Pendidikan Agama Kristen Indonesia, bersedia terbuka terhadap berbagai masukan, dan akan menindaklajuti, Nahdiana juga menjelaskan berbagai program yang akan di lakukan dalam memenuhi berebagai kebutuhan guru dari semua mata pelajaran, termasuk pendidikan agama untuk semua agama. Perihal pengusulan formasi PPPK, dinas pendidika DKI sudah menyampaikan pengusulan formasi ke Kemenpan RB, " kita berharap akan di terimas sesuai usalan kita " katanya 

Menutup pemaparannya, Abraham Pellokila, mendorong agar dinas pendidikan memperhatikan masalah intoleransi di sekolah negeri, sebab akhir - akhirn ini banyak informasi tentang  tindakan  intoleransi di sekolah negeri, dinas pendidika DKI jakarta perlu terus melakuka pembianaan agar  kepala sekolah serta guru - guru memahami betul bagaimana membagun kebersamaan dan toleransi di sekolah 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan