Mohon tunggu...
Puji Hastuti
Puji Hastuti Mohon Tunggu... DOSEN

Seorang pembelajar yang Ingin terus mengasah diri

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Penatku

20 September 2019   22:20 Diperbarui: 20 September 2019   22:28 0 0 0 Mohon Tunggu...

Hidungku mulai meler. Cairan jernih mengalir dari salah satu lubang hidung. Lubang hidung yang tak lagi plong. Lubang hidung yang terasa perih. Lubang hidung yang tersumbat.

Aku merasa tidak enak badan. Aku merasa mukaku  terbakar. Rupanya flu menyerangku. Menyerang diriku yang lagi membutuhkan kekuatan untuk menyelesaikan tugas-tugasku.

Laporan yang harus segera diselesaikan, minggu-mingu terahir ini begitu menyita energiku. Energi  sisa dari kekuatan yang tak lagi menunjukkan  keperkasaan.

Aku sebenarnya tak bisa beralasan tentang pekerjaan atas apa yang terjadi sekarang ini. Aku sebenarnya tak harus menyalahkan cuaca atas apa yang terjadi pada diriku. Kalaupun badanku tak enak itu adalah karena tak pandai jaga kondisi. Tidur larut malam, pikiran stres oleh pekerjaan yang bertubi-tubi. Satu target selesai muncul kesibukan berikutnya.

Berulang-ulang itu terjadi. Satu demi satu terlewati, halangan kembali datang dan menghadang. Aku harus kuat, kuat menghadapi situasi ini. 

Ini hamyalah secuil tuntutan yang datang. Tuntutan lain akan segera menghadang. Jadi kuatkan, siapkan dari sekarang.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x