Mohon tunggu...
Pujakusuma
Pujakusuma Mohon Tunggu... Mari Berbagi

Ojo Dumeh, Tansah Eling Lan Waspodho...

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Dari Driver Ojol Sampai Tukang Cukur, Ini Anggota Komunitas Gowes Ganjar Pranowo

13 Agustus 2020   10:53 Diperbarui: 13 Agustus 2020   20:11 59 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dari Driver Ojol Sampai Tukang Cukur, Ini Anggota Komunitas Gowes Ganjar Pranowo
img-20200723-wa0044-5f353a34d541df396d35ed62.jpg


Fakta bahwa Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hobi gowes mungkin sudah tersebar luas di khalayak ramai. Hampir setiap hari, pria yang identik dengan rambut putihnya itu memang kerap gowes keliling kampung. Kebiasannya itu sudah ia mulai sejak awal menjadi gubernur Jateng, 2013 lalu.

Tapi tahukah anda, siapa-siapa anggota gowes seorang Ganjar Pranowo?. Mungkin banyak yang berpikir, teman gowes Ganjar pastilah juga orang-orang terhormat. Bisa saja pejabat, atau pengusaha sukses yang bergelimang harta dan kekuasaan.

Yah, seperti pejabat lainnya, mungkin orang menganggap Ganjar akan pilah-pilih teman. Pastinya, tak sembarang orang bisa dekat dengan orang nomor satu di Jawa Tengah itu, apalagi masuk dalam komunitas hobinya.

Kalau anggapan itu yang dipikirkan, saya kasih tahu bahwa itu salah besar. Bukannya pejabat atau pengusaha sukses, teman-teman gowes Ganjar itu mayoritas orang-orang biasa saja. Bahkan, seorang driver ojek online dan tukang cukur juga masuk dalam komunitas gowes politisi PDI Perjuangan itu.

Saya tahu kabar ini karena saya sempat ditugasi meliput kegiatan Ganjar saat sepedaan. Ketika sarapan soto bersama, saya mencoba mengajak ngobrol beberapa teman-teman gowes Ganjar dan menemukan fakta-fakta menarik itu.


Salah satu anggota gowes Ganjar mengatakan kepada saya, bahwa pekerjaan sehari-harinya adalah driver ojek online. Awalnya, saya tidak percaya, masa sih seorang driver ojek online bisa jadi teman Ganjar Pranowo? Setelah ia menunjukkan akun ojek onlinenya melalui handphone, barulah saya percaya.

Awalnya, driver ojek online itu juga tak percaya, bisa sepedaan satu komunitas bareng Ganjar Pranowo. Bahkan, ia didapuk menjadi road captain atau pemimpin rombongan ketika gowes berlangsung.

"Awalnya nggak sengaja gabung, ternyata pak Ganjar orangnya asyik, jauh dari dugaan saya pada seorang pemimpin. Saya dipercaya jadi road captain, karena pak Ganjar percaya saya hafal jalan. Jadi, nggak mungkin tersesat," begitu katanya.

Benar saja, rute sepedaan Ganjar memang tidak biasa. Selama pandemi covid-19 berlangsung, ia rajin blusukan ke kampung-kampung, pelosok-pelosok desa untuk sosialisasi. Tentunya, jalur yang dilewati sudah ditentukan sang driver ojek online itu. Gang-gang sempit yang hanya bisa dilalui sepeda, menjadi rute sehari-hari Ganjar selama pandemi.

Pernah suatu ketika, Ganjar mengajak istrinya, Siti Atikoh sepedaan bersama. Saat melintas di kampung-kampung dan gang sempit, Siti Atikoh gelisah dan meminta balik kanan karena menduga tersesat. Namun dengan guyonan, Ganjar meyakinkan bahwa rute itu adalah jalan yang benar.

"Percaya saja, dia itu driver ojek online, sudah hafal semua jalan termasuk jalan-jalan tikus," begitu kata Ganjar.

Satu lagi cerita menarik datang dari seorang tukang cukur yang menjadi anggota komunitas gowes Ganjar. Bahkan karena dia lebih dulu mengenal sepeda dan menekuni sejak lama, ia dipercaya Ganjar sebagai pelatih gowes. Tanpa ragu, setiap hari ia mendampingi Ganjar gowes dan memberikan tips and trik bersepeda dengan baik dan benar.

"Pak Ganjar sangat menghargai orang, ia tidak pernah menganggap orang ini biasa atau orang ini hebat, baginya semua sama saja. Jadi, seperti tak ada sekat yang memisahkan pertemanan kami," kata tukang cukur itu.

img-20200813-wa0015-5f353a5bd541df3326090152.jpg
img-20200813-wa0015-5f353a5bd541df3326090152.jpg
Itulah Ganjar, sebagai seorang Gubernur, ia bisa saja menyeleksi siapa orang-orang yang ingin diajaknya berteman. Bisa saja pejabat publik, atau pengusaha sukses yang memiliki banyak harta. Dalam setiap kegiatan yang dilakukan bersama, misalnya sepedaan, isinya hanya loby-loby politik atau membahas proyek-proyek besar, dengan keuntungan yang menjanjikan tentunya.

Apalagi, karier politik Ganjar terus mentereng. Banyak orang memprediksikan, ia akan menjadi seorang pemimpin sukses di masa mendatang. Pastinya, tak sulit membuat orang-orang yang punya kepentingan, merapat dekat dengannya.

Tapi itu tidak dilakukan Ganjar. Ia justru sangat terbuka kalau urusan pertemanan. Siapa saja, berprofesi apa saja, asal nyaman diajak berkawan, tentu dipilihnya. Yah, setiap gowes bersama, Ganjar selalu didampingi teman-teman setianya itu. Tak ada rasa canggung, Ganjar sangat nyaman berada di tengah teman-temannya yang hanya 'orang-orang biasa' tersebut.

Komunitas sepedanya juga terbuka untuk masyarakat. Siapapun yang ingin gabung, diberikan karpet merah. Hanya satu syarat yang diberikan Ganjar, jangan pernah bahas pekerjaan, proyek atau loby-loby politik ketika gowes bersama.

Pernah ada satu cerita, ada orang baru yang bergabung dalam komunitas sepedaan Ganjar itu. Ia orang hebat dan punya perusahaan cukup besar. Saat sepedaan, orang baru itu membahas soal proyek dengan Ganjar, harapannya bisa mendapatkan lampu hijau. Alih-alih mendapatkan yang diinginkan, Ganjar langsung memberikan skak mat kepada sang pengusaha.

"Terimakasih pak, besok bapak nggak usah ikut sepedaan bareng saya lagi," katanya waktu itu.

Jadi, masih ragu untuk gabung sepedaan bareng Ganjar Pranowo hanya karena alasan 'orang biasa'? semoga cerita ini memberikan pencerahan.

Yang lagi hobi gowes, langsung saja merapat ya gaes...siapa tahu bisa sepedaan bareng Ganjar. Bisa sarapan bersama dan dapat bonus selfie-selfie ria...

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x