Himam Miladi
Himam Miladi Blogger yang berjualan kopi

Coffee Writer | Blogger | www.warungwisata.com

Selanjutnya

Tutup

Balap Pilihan

Elga Kharisma Novanda, Berpacu Melawan Cedera Demi Medali Emas Asian Games 2018

8 Juli 2018   13:44 Diperbarui: 8 Juli 2018   13:55 567 0 1
Elga Kharisma Novanda, Berpacu Melawan Cedera Demi Medali Emas Asian Games 2018
Elga Kharisma Novanda saat meraih medali emas SEA Games 2017 di Malaysia (kabarnas.com)

Pada event Asian Games XVIII 2018 di Jakarta dan Palembang nanti, warga kota Malang patut berbangga hati karena ada 4 atlet daerahnya yang dipanggil untuk ikut berjuang mengharumkan nama bangsa. Mereka adalah tiga atlet sepeda masing-masing Elga Kharisma Novanda, Popo Ario Sejati dan Crismonita Dwi Putri. Sedangkan dari Atletik ada Atjong Tio Purwanto.

Prestasi keempat atlet tersebut tak perlu diragukan lagi. Masing-masing atlet sudah menyumbangkan medali di berbagai event olahraga internasional, dan selalu menjadi andalan Indonesia pada setiap event SEA Games.

Khusus untuk Elga, atlet putri kelahiran tahun 1993 ini sangat diharapkan PB ISSI bisa menyumbangkan medali emas. Boleh dibilang, saat ini Elga adalah Ratu Balap Sepeda BMX di Indonesia. Dalam tiga kali keikutsertaannya di ajang SEA Games, Elga mencetak hattrick dengan meraih medali emas di tiga SEA Games berturut-turut. 

Yakni pada SEA Games 2011 di Jakarta-Palembang, SEA Games 2013 di Myanmar dan yang terakhir SEA Games 2017 di Malaysia. Pada SEA Games 2015 di Singapura Elga harus memendam keinginannya untuk bisa membela Indonesia karena nomor BMX yang menjadi andalannya tidak dipertandingkan.

Elga lahir dari keluarga yang akrab dengan balap sepeda. Kedua orangtuanya, Bambang Irianto dan Eny Khusnul Chotimah, aktif sebagai official setiap kali ada kejuaraan balap sepeda di Malang. Pamannya Sugeng Trihartono adalah mantan pebalap nasional BMX yang kini menjadi pelatih. Dan satu pamannya lagi, Muhammad Handik juga menjadi pebalap sepeda tingkat nasional.

Tak heran, keinginan Elga untuk berkompetisi di lintasan balap sepeda mendapat dukungan penuh dari keluarganya. Dimulai dari kejuaraan lokal di Malang, karir Elga melesat cepat ke tingkat Provinsi Jawa Timur hingga menjadi pebalap nasional. 

Potensi dan skill bersepeda Elga semakin meningkat ketika dia memperoleh beasiswa UCI (Uni Sepeda Internasional) di Swiss pada awal tahun 2011. Pulang dari Swiss, Elga langsung diterjunkan di ajang SEA Games. Meski ini penampilan perdananya di event olahraga terbesar se-ASEAN, Elga tidak gugup. Kepercayaan itu dijawabnya dengan raihan medali emas. Semenjak itu, Elga selalu menjadi pilihan utama PB ISSI untuk balap sepeda nomor BMX.

Begitu pula di ajang Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang nanti, Elga masuk dalam jajaran atlet pelatnas PB ISSI. Padahal Elga masih dalam proses penyembuhan usai mengalami cedera tulang belakang di bagian pinggang saat menjalani pemusatan latihan menuju Kejuaraan Asian Track pada Februari 2018. Saat seleksi pebalap BMX tingkat nasional di kawasan Pulo Mas, cedera Elga kambuh.

Dengan kondisi seperti ini, Elga khawatir dirinya tidak bisa membela Indonesia pada Asian Games nanti. Meskipun hingga saat ini PB ISSI masih belum mencoret namanya dari daftar atlet pelatnas. Elga hanya bisa berharap sembari terus berpacu dengan waktu melakukan terapi supaya cedera yang dideritanya lekas sembuh.

Selain bakat membalap sepeda BMX, Elga juga punya bakat untuk berbisnis. Sejak tahun 2015 Elga membuka bisnis apparel khusus sepeda dengan merek Elclothes. Modal untuk berbisnis tersebut berasal dari bonus yang diterimanya sebagai peraih medali emas SEA Games. Elga mengaku tertarik menjalani bisnis apparel BMX karena senang desain. Bahkan, kaos yang ia pakai di Sea Games 2017 di Malaysia yang lalu juga merupakan buah karya desain dirinya sendiri.

Sebagai sesama warga kota Malang, tentu saja saya berharap Elga bisa turun, bahkan mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. Menyaksikannya naik di podium, menyanyikan lagu Indonesia Raya tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, baik bagi Elga, warga kota Malang maupun seluruh masyarakat Indonesia. Semoga saja Elga bisa berpacu melawan cederanya sehingga dia bisa kembali mengayuh sepedanya demi medali emas untuk kontingen Indonesia.