Emanuel Pratomo
Emanuel Pratomo Meneropong

twitter: @prattemm88 mail: prattemm@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Gol Dzyuba, Ini Baru Gol-ku!

16 Juni 2018   09:59 Diperbarui: 16 Juni 2018   10:05 754 1 0
Gol Dzyuba, Ini Baru Gol-ku!
Artem Dzyuba (Foto: Instagram @artemDzyuba)

Partai pembukaan Piala Dunia 2018 telah dimulai, yang mempertemukan tuan rumah Rusia dan Arab Saudi di Stadion Luzhniki Moskwa pada Kamis (14/06/2018) malam hari WIB. Lima gol tanpa balas bagi kemenangan tim Beruang Merah. 

Gol pertama dicetak oleh Yury Gazinskiy (12"), serta gol kelima dicetak oleh Aleksandr Golovin (90"+4). Menariknya ketika tiga gol tambahan lainnya dihasilkan oleh dua pemain pengganti (supersub). 

Denis Cherysev yang kini merupakan gelandang klub Villareal, masuk menggantikan Alan Dzagoev yang mengalami cedera hamstring di menit ke-24. Mantan pemain Chelsea hanya butuh waktu 19 menit saja, akhirnya mencetak di menit ke-43. Sementara gol keduanya di menit ke-90+1, setelah memanfaatkan umpan terukur dari supersub lainnya Artem Dzyuba. 

Rasanya jangan nonton bola tanpa Kacang Garuda. Sambil menikmati Kacang Garuda, sambil pula menikmati kelincahan udara Artem Dzyuba yang bagaikan seekor burung Garuda. 


Dzyuba masuk di menit ke-70, untuk menggantikan Fyodor Smolov.  Hanya membutuhkan waktu sesaat saja, Dzyuba terbang bagaikan seekor burung Garuda. Kemudian berhasil menanduk bola bundar umpan akurat Golovin dari sayap kanan, yang segera meluncur masuk ke pojok kiri gawang Abdullah Al Mayouf pada menit ke-71. 

Sambil mengunyah Kacang Garuda, bergumam dalam hati: "Ini Kacangku!". Ketika melihat aksi supersub yang kini bermain di klub Arsenal Tula, hatiku berteriak: "Ini Baru Gol-ku!". 

Artem Sergeyevich Dzyuba yang kelahiran Moscow (Uni Soviet) pada 22 Agustus1988, berayah asal Ukraina dan beribu asal Moskwa. Memulai karir yunior di klub Spartak Moscow (2006) serta masuk dalam timnas Rusia U-18. Berselang tiga tahun, lebih banyak meniti karir sebagai pemain pinjaman ke klub Tom Tomsk (2009-2011) dan Hansa Rostov (2013-2015). 

Seusai peminjaman di Tomsk, Dzyuba kembali ke Spartak Moscow untuk dua musim berikutnya. Tercatat Dzyuba bermain total 41 pertandingan dengan 11 gol di musim terakhirnya bersama Spartak. Sementara dari total 34 pertandingan bersama Tom Tomsk, 13 gol telah dilesakkan. Sementara dari total 40 pertandingan bersama Rostov, Dzyuba berhasil melesakkan 18 gol.  

Sesuai masa pinjaman berakhir di Rostov hingga 2015, kemudian resmi bergabung dengan Zenith St. Petersburg. Dua musim pertama bersama Zenith, Dzyuba tampil total 55 pertandingan (30 +25) dengan lesakan total 28 gol (15+13).

Hingga pertengahan musim ini di akhir 2017, Dzyuba telah tak terlalu bersinar karir lapangan hijaunya dalam memasuki usia 29 tahun. Hanya mencetak 1 gol dari 15 kali penampilan. Maka dirinya kembali harus menjalani masa peminjaman. Zenith pun meminjamkannya ke klub Arsenal Tula pada awal Januari 2018. 

Justru di Arsenal Tula, performa Dzyuba kembali meningkat. Tampil dari 10 pertandingan, telah mencetak 6 gol. Insting mencetak gol yang kembali terasah ini, tentu saja menarik perhatian pelatih tim nasional Stanislav Cherchesov. 

Bersama Rostov di tahun 2014, Dzyuba turut mengangkat trofi Piala Rusia. Sementara bersama Zenith, Dzyuba mengangkat trofi Piala Rusia 2016 serta dua kali Piala Super Rusia (2016 dan 2017).

Dzyuba sendiri mulai menjalani karir yunior timnas Rusia U-18 di tahun 2006, dengan torehan 8 gol dalam 10 penampilan. Ketika bersama U-19, dapat mencetak 7 gol dalam 12 pertandingan. Dalam tiga tahun bersama U-21, mencetak 4 gol dalam 9 pertandingan. 

Debut Dzyuba bersama timnas senior Rusia, saat pertandingan persahabatan melawan Yunani pada 11 Nopember 2011. Namun gol pertamanya baru terjadi saat melawan Liechtenstein pada 8 September 2014, dimana berakhir empat gol tanpa balas bagi kemenangan Rusia. Dzyuba mempersembahkan total 12 gol dari 24 penampilan bersama timnas senior Rusia.

Gol sebagai supersub hanya kurang dari satu menit saat memasuki lapangan, kini telah membuka peluang karir yang lebih menantang dalam kompetisi paling kompetitif. Tak lama lagi berbagai klub medioker akan segera meminta tanda tangannya, terutama klub di Liga Spanyol maupun Liga Primer Inggris. 

Estimasi nilai pasar menurut transfermarkt[dot]co[uk], kini harga dari seorang Dzyuba diperkirakan 6,30 juta euro. Sudah jauh turun dari nilai tertingginya di tahun 2016 yang mencapai 9 juta euro. 

Inilah keunikan dan misteri dari ajang Piala Dunia, yang dapat mengorbitkan bintang muda maupun mengangkat derajat pemain non-bintang yang telah tergolong memasuki usia senja seorang pesepakbola. 

Kacang Garuda, Ini Kacangku!. Gol Dzyuba, Ini baru Gol-ku!