Mohon tunggu...
Petrus Kanisius
Petrus Kanisius Mohon Tunggu... Belajar Menulis

Belajar menulis, suka membaca dan jalan-jalan ke hutan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Serba-serbi Cerita dalam Perhelatan Sail Selat Karimata 2016 di Kayong Utara

17 Oktober 2016   17:44 Diperbarui: 17 Oktober 2016   18:05 0 10 6 Mohon Tunggu...
Serba-serbi Cerita dalam Perhelatan Sail Selat Karimata 2016 di Kayong Utara
Kerumunan masyarakat yang ingin melihat dari dekat Presiden dan rombongan. Foto dok. Petrus Kanisius

Ragam cerita seperti tenda pameran yang roboh diterjang angin hingga berebut berfoto bersama dengan orang nomor satu di Negeri ini menjadi sekelumit cerita atau serba-serbi dalam perhelatan Sail Selat Karimata 2016 yang berlangsung di Pantai Pulau Datok, pada 12-15/10/2016, kemarin.

Dalam perhelatan Sail Selat karimata 2016, ada banyak cerita; dimuai dari angin kencang yang menerjang tenda-tenda pameran, lautan manusia berkumpul di tempat kegiatan, ragam tarian dari berbagai etnis seperti melayu, dayak dan munculnya naga (barongsai) dari teman-teman Tionghoa yang menjadi tanda kreasi Kebhinekaan masih terbalut dengan padu serasi untuk meramaikan kegiatan tersebut. Tidak kalah menariknya adalah hadirnya kapal-kapal layar, kapal perang TNI dan Perahu nelayan yang merapat di dekat Pantai Pulau Datok.

Kapal layar, Kapal Perang dan kapal-kapal nelayan yang merapat di Pantai Pulau Datok. Foto dok. Petrus Kanisius
Kapal layar, Kapal Perang dan kapal-kapal nelayan yang merapat di Pantai Pulau Datok. Foto dok. Petrus Kanisius
Tenda-tenda pameran Sail Selat Karimata 2016 yang diterjang angin, termasuk stan Yayasan Palung. Foto dok. Petrus Kanisius
Tenda-tenda pameran Sail Selat Karimata 2016 yang diterjang angin, termasuk stan Yayasan Palung. Foto dok. Petrus Kanisius
Tenda-tenda pameran Sail Selat Karimata 2016 yang diterjang angin. Foto 2, dok. Petrus Kanisius
Tenda-tenda pameran Sail Selat Karimata 2016 yang diterjang angin. Foto 2, dok. Petrus Kanisius
Atraksi Barongsai yang meramaikan kegiatan Sail Selat Karimata. Foto dok. Petrus Kanisius
Atraksi Barongsai yang meramaikan kegiatan Sail Selat Karimata. Foto dok. Petrus Kanisius
Tidak hanya itu hadirnya orang nomor satu di negeri ini (Presiden RI, Bapak Joko Widodo) berserta Para pejabat teras lainnya menjadi magnet tersendiri bagi warga. Selain juga, ragam hiburan, atraksi dari para penerjun payung oleh TNI menjadi suguhan dan pemandangan yang tidak terlupakan.

Wika dan Ranti, dua teman saya yang beruntung diajak oleh bpk Presiden berfoto. Foto dok. YP
Wika dan Ranti, dua teman saya yang beruntung diajak oleh bpk Presiden berfoto. Foto dok. YP
Para penerjun payung dari TNI yang memeriahkan acara Sail Selat Karimata 2016. Foto dok. Yudin
Para penerjun payung dari TNI yang memeriahkan acara Sail Selat Karimata 2016. Foto dok. Yudin
Selama kegiatan berlangsung, pengamanan super ketat dari pihak keamanan dan Paspamres dilakukan demi keamanan, kenyamanan bagi para pengunjung yang hadir dalam rangkaian kegiatan besar tersebut dan suksesnya acara tersebut. Para pengunjung tidak bisa bebas keluar masuk di ring 1 (tempat steril/tempat utama digelarnya kegiatan) pihak keamanan menutup akses jalan-jalan utama yang menuju area kegiatan Sail Selat Karimata.

Pengamanan dari pihak panitia, TNI dan Paspamres demi keamanan bersama. Foto dok. Yudin
Pengamanan dari pihak panitia, TNI dan Paspamres demi keamanan bersama. Foto dok. Yudin
Dalam rangkaian perhelatan (acara) yang berskala Internasional tersebut, YP juga berkesempatan untuk membuka stand pameran dengan menampilkan ragam kegiatan yang yang ditampilkan dalam media foto kegiatan yang Yayasan Palung lakukan di sekitar kawasan Gunung Palung dan di luar kawasan Taman Nasional Gunung Palung. Tidak hanya dari Yayasan Palung yang mengikuti pameran tersebut, tetapi juga diikuti oleh hampir setiap kabupaten dan lembaga ataupun dari pihak-pihak swasta.

Stand Pameran Yayasan Palung. Foto dok. Yayasan Palung
Stand Pameran Yayasan Palung. Foto dok. Yayasan Palung
Adapun yang dipamerkan selain foto-foto kegiatan juga menampilkan beberapa produk anyaman dari para pengrajin dampingan Yayasan Palung. Kreasi produk dari pandan yang dipamerkan antara lain adalah tikar pandan, tas yang dibikin (dibuat) dari pandan dan beberapa aksesoris seperti gantungan kunci dan gelang dan anting. semua bahannya terbuat dari kreasi anyaman tikar pandan.

Secara keseluruhan, rangkaian acara Sail Selat Karimata 2016 berjalan sesuai dengan rencana. Selain itu, dalam acara puncak selesai dilanjutkan malam hiburan dari beberapa artis ibu kota yang menampilkan hiburan musik dangdut dan pop. Akan tetapi sayangnya, lautan sampah sama-sama menyatu dengan para pengunjung yang datang dalam rangkaian acara tersebut, terutama pada saat malam hari. Bahkan pengendara (roda dua dan roda empat) yang mengendarai terlihat padat merayap macet di area berlangsungnya acara tersebut (Sail Selat Karimata) ditambah dengan parkir yang tidak tertib (parkir sembarangan di tepi jalan) oleh para pengunjung membuat ruas jalan menjadi sempit dan sulit dilalui.

Lautan manusia menghampiri dan mengerumuni bapak Presiden Jokowi. Foto dok. Yudin
Lautan manusia menghampiri dan mengerumuni bapak Presiden Jokowi. Foto dok. Yudin
Selama kegiatan berlangsung dari tanggal 12-15 oktober 2016, kemarin jumlah pengunjung begitu ramai atau tumpah ruah tertuju pada perhelatan besar tersebut. Berharap, semoga saja para pengunjung tetap ramai tidak sepi di waktu-waktu lain untuk mengunjungi obyek-obyek wisata yang ada di Kayong Utara seperti Pantai Pulau Datok, Pantai Pasir Mayang, Kampung Bali, Batu Cap, Keindahan Wisata bahari Pulau Maya Karimata dan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP). Sehingga dengan demikian, mudah-mudahan juga perekonomian masyarakat semakin tumbuh dan maju, adat tradisi dan obyek wisata semakin maju dan dikenal di dalam dan di luar negeri. Semoga saja...

By : Petrus Kanisius-Yayasan Palung

 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x